Muncul Klaster Baru di Jawa Barat, Warga Diminta Tidak Panik
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Muncul Klaster Baru di Jawa Barat, Warga Diminta Tidak Panik

Kamis, 9 Juli 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Pemerintah Indonesia mencatat penambahan kasus positif Covid-19 pada hari ini, Kamis (9/7/2020) sebanyak 2.657. Penambahan terbanyak berasal dari klaster baru di Provinsi Jawa Barat sebanyak 962 orang. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, meminta masyarakat agar tidak panik karena pemerintah memastikan penanganannya dilakukan secara profesional dan maksimal.

Yurianto mengatakan, kasus di Jawa Barat tersebut didapatkan dari klaster baru Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat yang didapatkan dari hasil penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 Juni 2020 berturut-turut hingga hari ini.

“Ini didapatkan dari klaster yang sudah selesai kita lakukan penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 kemarin, berturut-turut,” kata Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Adapun dari hasil penyelidikan epidemiologi tersebut didapatkan sebanyak 1.262 kasus positif terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih yang ada di sana. Dari total keseluruhan, ada 17 orang yang sudah dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit (RS) Dustira Cimahi dengan keluhan ringan seperti demam, batuk dan sedikit sesak nafas.

Di luar 17 orang itu, dilaporkan tanpa keluhan dan kondisi mereka sekarang sudah dikarantina secara ketat di kompleks wilayah pendidikan Secapa, Bandung.

“Seluruh komplek pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat di Bandung kita lakukan isolasi. Kita lakukan karantina. Kemudian kita larang untuk adanya pergerakan orang baik masuk ke dalam komplek ataupun keluar dari komplek,” kata Yurianto.

Menurutnya, pelaksanaan karantina wilayah dan isolasi para peserta didik dan tenaga pelatih yang terkonfirmasi positif tersebut diawasi secara ketat dengan pantauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung. Juga diawasi secara khusus oleh unsur kesehatan Kodam 3 Siliwangi setiap hari.

Yurianto mengatakan, Kodam 3 Siliwangi memastikan tidak akan terjadi penularan hingga keluar komplek. Oleh karena itu, masyarakat sekitar diimbau untuk tidak panik dan khawatir, khususnya bagi keluarga dari para peserta karantina. Sebab penanganan terhadap klaster baru ini dilakukan secara profesional dan sesuai standar dunia.

“Kami memastikan tidak akan terjadi penularan keluar komplek, karena kita menjaga dengan ketat agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan bisa dijalankan secara maksima. Kemudian kami menjamin sepenuhnya bahwa evaluasi terhadap peserta karantina dijalankan dengan maksimal,” kata Yurianto.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini juga meminta agar keluarga peserta didik dapat memahami dan memaklumi kondisi yang sedang terjadi. Meskipun dalam proses karantina dan isolasi, pihak keluarga masih dapat melakukan komunikasi menggunakan gawai maupun perangkat komunikasi elektronik lainnya.

Yurianto juga melaporkan, dengan penambahan kasus positif hari ini 2.657, sehingga total menjadi 70.736. Sedangkan total kasus sembuh sebanyak 32.651 setelah ada penambahan hari ini 1.066 orang. Untuk kasus meninggal menjadi 3.417 setelah ada penambahan 58 orang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Danone SN Indonesia dan LIPI Jajaki Kolaborasi Riset dan Inovasi Pangan

Danone SN Indonesia dan LIPI sama-sama menaruh perhatian pada status gizi dan kesehatan anak di Indonesia terutama terhadap permasalahan stunting.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Targetkan Kawasan Lumbung Pangan Nasional Bertambah 148.000 Hektar

Presiden menargetkan menambah kawasan Lumbung Pangan Nasional di Kabupaten Pulau Pisang dan Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah seluas 148.000 hektare.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Rekor Penambahan Positif Covid-19, Presiden: Ini Sudah Lampu Merah

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa penambahan kasus positif Covid-19 pada saat ini telah menunjukkan pertanda lampu merah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

KPU Usulkan Tata Ulang Hukum Pidana Pemilu

Selama ini, efektivitas pelaksanaan hukum pidana pemilu dalam menindak berbagai pelanggaran pemilu tidak berjalan.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Mahasiswa FTUI Juara Ajang Kapal Hemat Energi Tingkat Dunia

Sebanyak 12 mahasiswa FTUI yang tergabung dalam Tim Hydros UI berhasil meraih gelar Juara 1 "Prix Coup De Coeur" di kompetisi Solar & Energy Boat Challenge 2020

NASIONAL | 9 Juli 2020

Apkasi-MPR Teken MoU untuk Sosialisasikan Empat Pilar

MPR RI dan Apkasi telah menandatangani MoU untuk memperluas sosialisasi empat pilar khususnya bagi kalangan milenial di daerah-daerah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Soal Larangan Paham Khilafah di Indonesia, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Soal islami atau tidak, Ma'ruf Amin menjelaskan bahwa yang islami bukan hanya khilafah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Masih Jet Lag, Maria Pauline Belum Diperiksa

Penyidik masih memberi kesempatan pada perempuan berusia 62 tahun ini untuk beriistirahat setelah menjalani perjalanan panjang dari Serbia.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jubir Gugus Tugas Ungkap Penyebab Naiknya Kasus Positif Covid-19

Menurut Achmad Yurianto ketidaksiplinan mengenakan masker menjadi penyebab penambahan kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Polisi Hentikan Kasus THR Rektor UNJ, KPK Pasrah

KPK seakan pasrah dengan langkah Polda Metro Jaya menghentikan kasus dugaan pemberian THR yang melibatkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS