Presiden Siapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.028 (0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (1.97)   |   DBX 964.111 (2.04)   |   I-GRADE 139.821 (0.07)   |   IDX30 426.948 (1.13)   |   IDX80 113.317 (0.26)   |   IDXBUMN20 291.67 (2.94)   |   IDXG30 118.931 (0.13)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.71)   |   IDXQ30 124.715 (0.17)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.37)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (1.88)   |   IDXV30 106.644 (0.69)   |   INFOBANK15 836.821 (-2.31)   |   Investor33 373.706 (-0.05)   |   ISSI 150.561 (0.49)   |   JII 547.285 (2.47)   |   JII70 187.054 (0.82)   |   KOMPAS100 1020.57 (0.6)   |   LQ45 786.439 (1.99)   |   MBX 1410.93 (0.2)   |   MNC36 280.006 (0.2)   |   PEFINDO25 280.13 (0.96)   |   SMInfra18 241.99 (0.64)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.59)   |  

Presiden Siapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 | 19:02 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo tengah menyiapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19.

"Yang kita siapkan bukan pembatasan (wilayah) tapi akan ada sanksi karena yang kita hadapi sekarang ini protokol kesehatan yang tidak dilakukan secara disiplin," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (13/7/2020).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan sejumlah media.

"Misalnya di sebuah provinsi saat kita survei hanya 30 persen yang pakai masker , yang 70 persen enggak pakai, bagaimana tingkat positifnya gak tinggi? Yang kita siapkan regulasi untuk memberikan sanksi baik dalam bentuk denda atau bentuk kerja sosial atau tipiring (tindak pidana ringan)," tambah Presiden.

Namun pembahasan mengenai landasan hukum sanksi pelanggar protokol kesehatan itu masih dalam pembahasan.

"Memang kalau diberikan (sanksi) itu menurut kita semua akan berbeda," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi juga mengaku sempat terkejut saat mendapat laporan dari Gugus Tugas pada 19 Juni 2020 mencatatkan rekor baru mencapai 2.657 kasus namun berasal dari satu klaster yaitu Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Jawa Barat.

"Ya memang faktanya saat saya di Palangkaraya angka yang saya terima tinggi sekali, saya kaget juga setelah rapat saya dikasih tau ternyata 1.200-an dari klaster di Secapa saya agak tenang tapi apapun angka di atas 1000 angka yang harus kita bekerja lebih keras lagi," ungkap Presiden.

Menurut Presiden jumlah kasus Covid-19 di Indonesia memang belum terlalu membaik tapi tidak terlalu buruk.

"Intinya kita harus pakai masker, kita tidak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin protokol kesehatan yang ketat, hindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker gitu saja, apalagi?" pungkas Presiden.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima TNI: Kesiapan Operasional Jadi Kunci Keberhasilan Tugas PPRC TNI

Di tengah situasi pandemi global, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi.

NASIONAL | 13 Juli 2020

58 Orang Positif Covid-19, Gugus Tugas Lakukan Tracing Tiga Media di Surabaya

Tiga media di Surabaya yang dilakukan penelusuran adalah RRI, TVRI dan Metro TV.

NASIONAL | 13 Juli 2020

ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat

Tjahjo Kumolo menegaskan aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti terlibat ideologi khilafah akan diberhentikan tidak hormat.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Doni Monardo: Rencana Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Masih Dikaji

Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah masih mengkaji untuk pembukaan sekolah di daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 13 Juli 2020

DIY Belum Berani Buka Bioskop di Akhir Juli Mendatang

Meski sudah mendapat izin, DIY belum berani membuka bioskop pada akhir Juli mendatang.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Polda Kepri Tangkap WNA Penyiksa ABK WNI

Polda Kepri menetapkan tersangka dalam kasus penemuan jenazah Hasan Afriandi yang ditemukan di lemari es kapal berbendera Tiongkok, Lu Huang Yuan Yu 118.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Mendikbud Tegaskan Tidak Berencana Permanenkan Pendidikan Jarak Jauh

Pembelajaran tatap muka akan semakin diperkuat dengan kombinasi pemanfaatan teknologi yang sudah diterapkan secara masif pada masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Bank Sampah Budi Luhur Jadi Referensi Studi Banding KKN Mahasiswa IPB

Mahasiswa KKN IPB mendatangi bank sampah Budi Luhur dalam rangka studi banding “Proses Pendirian Bank Sampah”.yang dil

NASIONAL | 13 Juli 2020

Menko PMK Minta Istilah New Normal Tak Perlu Diributkan

Menurut Muhadjir, semua pihak tidak perlu ribut dengan istilah new normal.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Tangani Zona Merah, Pemerintah Terapkan Karantina Lingkungan

Pemerintah fokus melakukan karantina lingkungan untuk mengendalikan virus corona atau Covid-19 di daerah zona merah.

NASIONAL | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS