Vonis Wawan Tidak TPPU, KPK Hormati Putusan Hakim
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Vonis Wawan Tidak TPPU, KPK Hormati Putusan Hakim

Kamis, 16 Juli 2020 | 20:22 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap Komisaris Utama PT Bali Pasific Pragama (BPP) Tubagus Chaeri Wardana Chasan. Meskipun, dalam putusannya, Hakim menyatakan Wawan tidak terbukti melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada periode 2005-2012, sebagaimana dakwaan komulatif kedua dan ketiga.

"Kita semua tentu harus hormati putusan Majelis Hakim," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman empat tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan terhadap Tubagus Chaeri Wardana Chasan atau yang akrab disapa Wawan. Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan terhadap Wawan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 58,025 miliar subsider satu tahun penjara.

Majelis Hakim menyatakan Wawan terbukti bersalah melakukan korupsi terkait pengadaan Alkes RS Rujukan Pemerintah Provinsi Banten pada Dinkes Provinsi Banten 2012 dan pengadaan alkes kedokteran umum Puskesmas Kota Tangsel APBD-P 2012.

Namun, Majelis Hakim menyatakan Wawan tidak terbukti melakukan TPPU pada periode 2005-2012. Majelis Hakim menyebut Jaksa Penuntut KPK tidak bisa membuktikan dugaan TPPU yang dilakukan Wawan. Menurut Majelis Hakim, Jaksa Penuntut hanya menyimpulkan nilai dakwaan tersebut secara global dari proyek-proyek yang diperoleh Wawan dalam kurun tahun 2005 sampai tahun 2012. Akan tetapi, Jaksa tidak menguraikan kerugian negara terkait proyek-proyek tersebut.

Terkait hal ini, Ali menyatakan, sejak awal KPK yakin dengan bukti-bukti pencucian uang yang dilakukan Wawan. Bukti-bukti tersebut telah dibeberkan Jaksa KPK selama proses persidangan.

"Khusus dakwaan TPPU, dari awal KPK yakin atas bukti-bukti yang dimiliki dan sudah kami perlihatkan secara jelas dan lengkap di dalam persidangan ini," katanya.

Untuk itu, Ali mengatakan, KPK akan memanfaatkan waktu tujuh hari ini untuk menganalisis dan mempelajari putusan Majelis Hakim. Dari analisis itu, KPK memutuskan langkah hukum berikutnya atas putusan hakim. Tak tertutup kemungkinan, KPK bakal melakukan upaya banding.

"Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jumlah Korban Jiwa Banjir Luwu Utara Jadi 30 Orang

Hingga Kamis (16/7/2020), sebanyak 30 jiwa menjadi korban banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Memberantas Korupsi di Indonesia Merupakan Perjuangan yang Panjang

Birokrasi digoda oleh swasta, swasta menggoda birokrasi, atau birokrasi minta digoda swasta.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Ahli Pembangun Integritas di Indonesia Masih Minim

Ahli pembangun integritas memiliki peran penting dalam upaya pencegahan korupsi di sektor swasta.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dihukum 4 Tahun Penjara, Wawan Tidak Terbukti Cuci Uang

Majelis Hakim menyatakan Wawan tidak terbukti melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada periode 2005-2012.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Panglima TNI Lantik 208 Perwira Prajurit Karier

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melantik dan mengambil sumpah 208 Perwira Prajurit Karier TNI Tahun 2020.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Anggota DPR Soroti Temuan BPK di Tiga Kementerian

Kempupera, Kemhub dan Kemdes PDTT diminta untuk segera menindaklanjuti temuan BPK.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Fokusptn Ajak Peserta Berlatih Sekaligus Berdonasi ke Panti Asuhan

Pada gelaran tryout yang terakhir SBMPTN.id melalui laman fokusptn.com diberikan juga kesempatan uji kemampuan secara gratis terhadap 10.000 peserta.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Alexander Marwata Tak Persoalkan Tim Pemburu Koruptor

Alex meyakini kerja tim pemburu koruptor tidak akan tumpang tindih dengan KPK.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Menhub: Tiongkok Komitmen Jalankan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menhub mengatakan Indonesia menghargai komitmen dari Tiongkok tersebut dalam proyek kolaborasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pabrik Gula Proyek Barata Indonesia Masuki Tahap Commisioning

Pabrik gula yang telah menjalani tahap commissioning adalah PG Asembagus Situbondo, Jawa Timur, yang melaksanakan revitalisasi untuk kapasitas 6.000 TCD.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS