Positif Covid-19 Tembus 100.000, Doni Monardo: Masyarakat Tidak Disiplin
INDEX

BISNIS-27 425.322 (10.8)   |   COMPOSITE 4870.04 (90.25)   |   DBX 940.805 (2.21)   |   I-GRADE 127.855 (4.25)   |   IDX30 401.317 (12.58)   |   IDX80 105.56 (2.86)   |   IDXBUMN20 265.398 (10.69)   |   IDXG30 112.997 (3.35)   |   IDXHIDIV20 357.483 (11.28)   |   IDXQ30 117.699 (3.49)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.33)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.29)   |   IDXV30 100.238 (1.84)   |   INFOBANK15 757.481 (21.83)   |   Investor33 352.266 (9.11)   |   ISSI 143.81 (2.64)   |   JII 518.901 (11.71)   |   JII70 176.231 (4.08)   |   KOMPAS100 949.983 (23.3)   |   LQ45 737.154 (21.53)   |   MBX 1342.99 (27.68)   |   MNC36 264.429 (6.89)   |   PEFINDO25 260.033 (3.82)   |   SMInfra18 229.972 (7.27)   |   SRI-KEHATI 296.897 (8.24)   |  

Positif Covid-19 Tembus 100.000, Doni Monardo: Masyarakat Tidak Disiplin

Senin, 27 Juli 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia menembus angka 100.000 per hari ini, Senin (27/7/2020). Melihat hal itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan masyarakat masih tidak cukup disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam beberapa minggu terakhir angka kasus positif rata-rata 1.000 per hari, bahkan bisa lebih dari 2.000 kasus. Inilah pentingnya kita semua saling mengingatkan kalau kita tidak cukup disiplin sendiri, tanggung jawab kita ajak yang lain disiplin,” kata Doni Monardo seusai rapat terbatas pengarahan Presiden kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) secara virtual di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, dari tiga aturan dalam protokol kesehatan Covid-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, yang paling sulit dilakukan adalah menerapkan jaga jarak. Kalau semua orang mampu mengontrol diri untuk menjaga jarak dalam melakukan aktivitas, maka proses penularan bisa dikurangi bahkan dicegah.

“Beberapa hari terakhir ini, pemerintah terus mengajak seluruh komponen masyarakat, paling tidak mengajak dua orang untuk patuh protokol kesehatan. Yang paling sulit jaga jarak. Kalau bisa mengontrol diri menjaga jarak, satu sama lain jaga jarak dan tidak mendekati ke tempat kerumunan, maka proses penularan bisa dikurangi dan dicegah,” terang Doni Monardo.

Terkait waktu puncak Covid-19 di Indonesia, Doni Monardo mengakui sampai saat ini pihaknya belum tahu kapan puncak Covid-19 akan terjadi. Karena hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Tanah Air masih fluktuatif.

“Kenapa Indonesia belum sampai puncak? Sampai saat ini belum tahu kapan puncaknya, melihat perkembangan, fluktuatif, setiap hari beda-beda,” ujar Doni Monardo.

Namun dengan semakin tingginya kasus positif Covid-19 di Indonesia yang sebenar lagi akan menembus angka 100 ribu kasus, menurutnya sudah menjadi suatu bukti bahwa Covid-19 merupakan ancaman yang nyata.

“Kita harus menyadari bahwa Covid-19 ini adalah ancaman yang nyata. Suatu virus yang membahayakan. Dalam berbagai kesempatan saya sering mengatakan Covid-19 ibarat malaikat pencabut nyawa. Korban di seluruh dunia, sudah lebih dari 600.000 orang. Semua harus sadar ini bukan konspirasi, bukan rekayasa, sejarah Flu Spanyol harus jadi pelajaran,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Tugaskan Satgas Covid-19 Prioritaskan Ubah Perilaku Masyarakat

Satgas Penanganan Covid-19 diminta memrioritaskan untuk mengubah perilaku masyarakat guna mencegah penyebaran virus corona.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Menpora Ajak Unpam Bersinergi untuk Cetak Wirausaha Muda

Menurut Menpora Zainudin Amali, semangat kewirausahaan perlu ditumbuhkan di kalangan pemuda melalui sekolah dan perguruan tinggi.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Jaksa Ragukan Djoko Tjandra Tengah Sakit

Keterangan sakit Djoko Tjandra hanya berdasarkan surat keterangan dokter di Kuala Lumpur, Malaysia tanpa diperkuat keterangan lain seperti rekam medis.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Ratusan Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Mataram

Warga Desa Telagawaru, NTB menjemput paksa jenazah kerabatnya yang berinisial M di RSUD Kota Mataram, Senin (27/7/2020) pagi.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Kempupera Perbaiki Sarana Pendidikan Provinsi Riau Senilai Rp 32 Miliar

Untuk mendukung peningkatan kualitas SDM, Kempupera merehabilitasi fasilitas pendidikan di Provinsi Riau dengan anggaran Rp 32 miliar.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Hakim Diminta Tolak Permintaan Djoko Tjandra Sidang Digelar Daring

Peninjauan Kembali bukan termasuk perkara yang persidangannya dapat digelar secara daring.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Semen Gresik Komitmen Jaga Lingkungan Bersih dan Sehat

“Akhir 2019, Semen Gresik meraih Sertifikat Industri Hijau dari Kementrian Perindustrian. Capaian ini akan terus kita tingkatkan,” jelas Dharma Sunyata.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Kejar Target Uji Covid-19, Jateng Ajukan 20 Tambahan Tenaga Ahli Laboratorium

Sesuai perintah pemerintah pusat, Jawa Tengah ditargetkan dapat melakukan tes PCR sebanyak 4.991 spesimen per harinya.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Pasien Positif Covid-19 Secapa AD Bandung Tersisa 363 Orang

Kali ini, ada sebanyak 126 pasien di Scapa TNI AD Bandung yang dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Antisipasi Pemudik, Ganjar Pranowo Perintahkan Kades Perketat Pengawasan

Seluruh Kepala Desa di Jawa Tengah (Jateng) diinstruksikan mengantisipasi adanya pemudik di libur Iduladha.

NASIONAL | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS