Kasus Maria Pauline, Polisi Periksa Tiga Bank Swasta
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kasus Maria Pauline, Polisi Periksa Tiga Bank Swasta

Selasa, 28 Juli 2020 | 18:57 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Polisi akan memeriksa tiga bank swasta terkait aliaran dana milik tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa (MPL).

“Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga bank swasta terkait dengan aliran dana dengan L/C fiktif tersebut,” kata Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Selasa (28/7/2020).

Dari hasil penyidikan sementara, saksi Richard Kountol yang merupakan direktur PT Metranta (MT) menandatangani sejumlah dokumen untuk Maria.

Pada tahun 2003, kata Awi, PT MT mencairkan L/C sebesar 4,83 juta euro yang kemudian dikonversi ke dollar Amerika Serikat. Richard telah divonis 8 tahun penjara.

“Maria selaku pemilik perusahaan memerintahkan untuk mentransferkan nominal tersebut ke dua perusahaan, yaitu PT APB dan PT OMI,” lanjut Awi.

Penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Richard terkait dengan penunjukkan dirinya sebagai direktur PT MT, kemudian mengkonfirmasi surat pernyataan serta memperdalam peran tersangka.

Seperti diberitakan kasus Maria berawal saat pemilik PT Gramarindo Group itu mendapat mendapat pinjaman BNI cabang Kebayoran Baru pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.

Bank pelat merah ini mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro - atau setara Rp 1,7 triliun dengan kurs saat ini - kepada mereka. Aksi PT Gramarindo Group bisa berjalan dengan mulus karena dibantu orang dalam bank.

Pada 2003 BNI pusat mengendus sesuatu yang tidak beres dalam transaksi keuangan PT Gramarindo Group. Mereka menggunakan L/C fiktif untuk mendapatkan kredit.

Kasus L/C fiktif inilah yang kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Rekan Maria bernama Adrian, oknum polisi, dan oknum internal BNI pun ditangkap dan telah di vonis sementara Maria kabur tak lama saat kasus ini disidik.

Maria licin bagai belut termasuk kini jadi warga negara Belanda sebelum kini akhirnya ia pun terpleset dan tertangkap di Serbia. Kini Maria disidik kembali oleh Bareskrim.

WN Belanda itu dijerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dengan ancaman pidana seumur hidup dan Pasal 3 Ayat 1 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Iduladha, MUI Imbau Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan

Ini sangat penting untuk mencegah potensi penularan Covid-19 demi menjaga keselamatan bersama.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Panglima Mutasi Ratusan Perwira Tinggi, Termasuk Wakasal dan Pangkostrad

Mutasi jabatan tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kemsos Gelar Workshop Bagi Penyuluh Sosial untuk Hadapi New Normal

Kemsos menggelar workshop untuk meningkatan kapasitas pejabat fungsional penyuluh sosial dalam menghadapi era new normal.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Mafia Tanah Berkelindan dengan Mafia Peradilan

Selain oknum hakim yang bermain dalam masalah tanah, ada juga oknum jaksa dan polisi.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Jokowi: Masalah Tata Kelola Pemerintahan karena Banyak Aturan

Padahal sebenarnya tata kelola pemerintah dapat dilakukan secara langsung dan cepat.

NASIONAL | 28 Juli 2020

TNI-Polri Siap Kawal Pembangunan Nasional

Pembangunan SDM unggul merupakan tugas bersama dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Gerakan Berbagi Ponsel untuk Pelajar Tidak Mampu

Syarat donasi ponsel sederhana. Ponsel yang diberikan harus dalam keadaan menyala dan mampu menjalankan aplikasi Zoom ataupun media belajar lainnya.

NASIONAL | 28 Juli 2020

NSLIC Dukung Penguatan Kebijakan Ketahanan Pangan

NSLIC memfasilitasi konsultasi publik terkait kebijakan konversi lahan dan stok daging nasional.

NASIONAL | 28 Juli 2020

BPK Serahkan LHP kepada Kemkeu dan Bappenas

BPK meminta Kementerian Keuangan maupun Bappenas untuk segera menindaklanjuti temuan agar opini WTP yang diperoleh dapat dipertahankan.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Banjir Rendam Ribuah Rumah di 38 Desa di Aceh Barat

Tingginya curah hujan di Kabupaten Aceh Barat sejak Senin (27/7/2020) membuat ribuan rumah yang tersebar di tujuh kecamatan terendam banjir.

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS