Dikti Janjikan Internet Murah Bagi Mahasiswa
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Dikti Janjikan Internet Murah Bagi Mahasiswa

Senin, 3 Agustus 2020 | 19:10 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com -Kuota internet masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa. Setditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud, Paristiyanti Nurwardani mengatakan, untuk membantu mahasiswa, Direktorat Dikti melakukan sejumlah negosiasi dengan beberapa provider, diantaranya Telkomsel dan Indosat untuk memastikan agar kedua provider ini memberi potongan kuota internet murah bagi mahasiswa.

Menurut Paris, untuk mengikuti PJJ dalam jaringan (daring), masing-masing mahasiswa membutuhkan kuota internet sebanyak 10 hingga 20 GB. Perhitungan ini berdasarkan hasil diskusi pihak Direktorat Dikti dengan perwakilan mahasiswa. Untuk itu, Paris menyebutkan, pihaknya sedang berusaha agar para provider bersedia membuka jam kuota murah bagi mahasiswa, yakni pada pukul 07.00-14.00 WIB.

“Kita sedang perjuangkan kuota untuk mahasiswa. Kita rayu provider karena ini tanggung jawab kita semua dan kelihatan Indosat sudah mau. Mas Menteri(Mendikbud) juga sudah diskusi dengan Telkomsel dan mendapatkan hasil Rp 1000 untuk 1gb (giga byte,red) bagi mahasiswa. Ini sedang kita perjuangkan,”ujar Paris usai Peluncuran #TemanKIP, di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Sementara untuk mahasiswa yang berada di remote area. Paris menyebutkan, berdasarkan definisi dari Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri) untuk daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Pihaknya memperoleh data ada enam persen perguruan tinggi(PT) yang berada di daerah tersebut. Artinya ada 284 perguruan tinggi yang harus dibantu agar mahasiswa tetap belajar.

Dalam hal ini, kata Paris, Direktorat Dikti sedang menyiapkan local area network(LAN) untuk dipasang di masing-masing perguruan tinggi. Pasalnya, selama empat bulan PJJ ini, para mahasiswa tidak dapat mengakses pendidikan. “Kami akan membuat modeling local area network ini. Jadi kami pasang pemancar, nanti mahasiswa dapat men-download materi belajar dari pemancar dengan radius 100 dari kampus,”ujarnya.

Paris menyebutkan, modul yang diunduh mahasiswa ini merupakan bahan ajar dari aplikasi Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia atau pun dari Universitas Terbuka (UT). Selanjutnya, untuk kendala mahasiswa tidak memiliki perangkat komputer atau pun gawai. Saat ini pihaknya sedang mendorong beberapa perguruan tinggi untuk membuat komputer tablet murah khusus untuk belajar.

“Kalau komputer tablet ini berhasil mudah-mudahan kita bisa melakukan berbagai macam inovasi baru agar kita punya tablet Dikti, tablet Dikbud supaya seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, ada produk dari dalam negeri. Mudah-mudahan dengan modeling tahun ini bisa dimasifkan produksi untuk tahun depan,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Konsumsi BBM di Tol Trans Jawa Meningkat saat Libur Iduladha

Adanya masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik menjadi salah satu faktor peningkatan konsumsi BBM di Tol Trans Jawa.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Tingkatkan Layanan, Rupbasan Pangkalpinang Terus Benahi Fasilitas

Fasilitas untuk golongan prioritas seperti ibu menyusui, penyandang disabilitas, lansia dan anak-anak tahap demi tahap dilengkapi oleh Rupbasan Pangkalpinang.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Diperiksa Besok, Pengacara Djoko Bakal Dicecar Aliran Dana

Anita Kolopaking akan dicecar soal aliran dana yang diduga menjadi motif skandal Djoko Tjandra.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Tugas Kejaksaan Eksekusi Djoko Tjandra Sudah Selesai

Saat ini penempatan terpidana menjalani pidananya adalah menjadi kewenangan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Terima Suap, Mantan Komisioner KPU Dituntut 8 Tahun Penjara

Wahyu Setiawan dituntut hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 400 juta oleh Jaksa KPK.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

BPS: Indeks Demokrasi Indonesia Meningkat Jadi 74,92

BPS merilis hasil Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2019.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jateng Sudah Lakukan 138.500 Tes Covid-19

Untuk wilayah Jateng, hingga saat ini penyebaran Covid-19 di wilayah Pantura Timur masih tinggi, ketimbang wilayah Pantai Selatan.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Menhub Targetkan Dua Pelabuhan di Bali Rampung 2021

Menurut Menhub, pembangunan kedua pelabuhan tersebut untuk mendukung pariwisata di Bali.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Ini Alasan Pemkot Bandung Belum Izinkan Pembukaan Tempat Hiburan

Tempat hiburan belum dibuka kembali karena potensi penyebaran Covid-19 yang tinggi di tempat-tempat tersebut.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Status Djoko Tjandra Belum Tersangka

Djoko Tjandra yang ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7/2020) belum ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS