KPK Cecar Bupati Blora Soal Aliran Dana di PT Dirgantara Indonesia
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

KPK Cecar Bupati Blora Soal Aliran Dana di PT Dirgantara Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2020 | 20:07 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Bupati Blora Djoko Nugroho mengenai aliran uang terkait dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia tahun 2007-2017. Djoko yang merupakan pensiunan TNI pada hari ini, Kamis (6/8/2020) diperiksa sebagai saksi kasus rasuah tersebut untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Budi Santoso.

Selain Djoko, aliran dana terkait korupsi di PT DI juga didalami tim penyidik saat memeriksa Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Badan SAR Nasional (Basarnas) Suhardi. KPK menduga ada kickback atau imbal balik berupa aliran uang kepada pihak-pihak di kementerian atau lembaga terkait yang menggunakan produk PT Dirgantara Indonesia.

"Saksi Suhardi dan Letkol Inf. (Purn) Djoko Nugroho diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Budi Santoso). Penyidik mendalami keterangan para saksi tersebut antara lain terkait adanya pengetahuan saksi perihal dugaan penerimaan uang sebagai kickback dari PT DI kepada pihak-pihak end user/pemilik proyek pekerjaan pengadaan barang di kementrian/lembaga terkait," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/8/2020).

Usai diperiksa, Djoko mengaku dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik KPK. Salah satunya mengenai aliran uang terkait PT DI.

"Dikonfirmasi soal aliran dana ke saya. Jumlahnya berapa saya kurang tahu, cuma saya merasa tidak tahu-menahu tentang masalah ini," kata Djoko usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Djoko mengklaim tidak tahu menahu masalah aliran uang yang dipertanyakan tersebut. Selain aliran dana, Djoko juga dicecar seputar pengetahuannya mengenai sejumlah perusahaan yang menjadi mitra PT DI dan hubungannya dengan sejumlah petinggi PT DI yang kini telah berstatus tersangka.

"(Ditanya) kenal nggak sama pejabat-pejabat PT DI. Kenal nggak sama PT-PT sebagai mitra mereka. (Dikonfirmasi) Dirutnya, semuanya. Pejabat-pejabat utama," katanya.

Diketahui, KPK menetapkan mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia bidang Bisnis Pemerintah Irzal Rizaldi Zailani sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia. Keduanya diduga melakukan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa fiktif terkait penjualan dan pemasaran produk PT DI seperti pesawat terbang, helikopter dan lainnya.

Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah pihak lain diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp 330 miliar yang merupakan nilai yang telah dibayarkan PT Dirgantara Indonesia (persero) kepada enam perusahaan mitra/agen dalam kurun tahun 2011 hingga 2018.

Padahal keenam perusahaan mitra, yakni PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha tidak pernah melaksanakan kewajibannya sesuai dengan perjanjian. Dari nilai tersebut, KPK menduga Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah direksi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran dana sekitar Rp 96 miliar.

Selain Budi dan Irzal, direksi PT Dirgantara Indonesia lainnya yang disebut turut kecipratan aliran dana yakni, mantan Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia dan mantan Direktur Aerostructure yang kini menjabat Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh serta mantan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan, Arie Wibowo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pentingnya Model Pendidikan Partisipatif dan Memerdekakan Siswa

Program Organisasi Penggerak dan Program Guru Penggerak mendukung adanya gotong royong dalam memajukan pendidikan nasional.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Ganja di Tol Tangerang-Merak

Penyelundupan ganja tersebut berhasil dihentikan di Tol Tangerang-Merak di mana barang haram tersebut disembunyikan di dalam mobil truk pengangkut gula.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Kasad Pimpin Sertijab Tujuh Jabatan Strategis di TNI AD

Jabatan Pangkostrad diserahterimakan dari Letjen TNI Besar Harto Karyawan kepada Mayjen TNI Eko Margiyono.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

MAKI Serahkan Bukti Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki ke Kejagung

MAKI telah menyerahkan dokumen yang diduga merupakan penerimaan gratifikasi Jaksa Pinangki Sirna Malasari kepada Jampidsus Kejagung), Kamis (6/8/2020).

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Istana Gelar Lomba Tebak Busana Adat Jokowi dan Iriana di HUT ke-75 RI

Lima pemenang pertama yang menyebutkan dengan tepat busana adat yang dikenakan Presiden Jokowi dan Ibu Negara akan diberikan hadiah.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Ini Rangkaian Acara Peringatan HUT Ke-75 RI

Rangkaian acara peringatan HUT ke-75 RI akan dimulai dari tanggal 13 Agustus hingga 17 Agustus 2020.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Istana Ingatkan Masyarakat Sikap Sempurna pada 17 Agustus 2020, Pukul 10.17 WIB

Istana mengingatkan masyarakat untuk mengambil sikap sempurna dan berdiri tegak pada pukul 10.17 di tanggal 17 Agustus 2020.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Pekan Depan, Polisi Panggil Hadi Pranoto dan Anji

Proses laporan kasus dugaan penyebaran berita bohong ini sudah berjalan dan statusnya telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polisi Tangkap 3 Perampok Toko Emas di Blora, Jateng

SFK ditangkap di Subah, Batang, Jateng. Sedangkan ATR dan MAE disergap di sebuah rumah kawasan Kota Surabaya, Jatim.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Ditemukan 3 Kasus Baru Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Cilegon Dihentikan

Setelah ditemukan tiga kasus baru positif Covid-19 di Kota Cilegon, pelaksanaan uji coba belajar tatap muka terpaksa ditutup kembali.

NASIONAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS