Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Partai Emas Hadirkan Sekolah Daring
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Partai Emas Hadirkan Sekolah Daring

Jumat, 7 Agustus 2020 | 19:50 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com- Partai politik besutan Hasnaeni, Partai Emas, berencana menghadirkan program yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Melalui partainya, "Wanita Emas" sapaan populer Hasnaeni, akan mendirikan sekolah online melalui program Emas Pintar.

"Kita akan memasukkan satu program Partai Emas yaitu sekolah online. Kita akan membuat sekolah online untuk seluruh Indonesia, dengan biaya cukup murah," kata Hasnaeni, Jumat (7/8/2020).

Hasnaeni membuat program ini, lantaran miris dengan kondisi masyarakat Indonesia yang masih ada terbelakang di bidang pendidikan. Padahal, pada 17 Agustus 2020 mendatang, Indonesia genap merdeka 75 tahun. Di sisi lain, kata dia banyak pula masyarakat yang kesulitan mengenyam pendidikan akibat kurang beruntung dari segi ekonomi.

"Saya miris dengan kondisi Indonesia yang sudah merdeka 75 tahun tapi masih ada orang yang tidak bisa membaca. Itu yang menggerakkan hati saya untuk menarik masyarakat belajar online," ujarnya.

Seperti sekolah pada umumnya, sekolah daring buatan Partai Emas juga menghasilkan ijazah bagi siswa yang telah lulus. Ijazah yang dikeluarkan diakui oleh lembaga terkait dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sekolah ini, nantinya diperuntukkan dari siswa tingkat playgroup,TK, hingga level SMA.

Bagi masyarakat yang berminat mengenyam pendidikan sekolah ini, cukup membayar uang pendaftaran sebesar Rp 10.000. "Untuk SPP-nya Rp 100.000 per bulan," ucapnya.

Hasnaeni memastikan kualitas pembelajaran yang diberikan sekolah online-nya. Karena meski berbiaya murah, para siswa nantinya akan diajarkan berbahasa asing. "Yang kedua, kita akan memperkenalkan bahasa asing yakni bahasa Inggris," kata dia.

Kemampuan bahasa internasional ini dinilai penting, guna meningkatkan kapasitas lulusan sekolah, sehingga mereka memiliki standar global. Dengan kemampuan lulusan yang baik, kata Hasnaeni alumni sekolah program Emas Pintar diharapkan bisa lebih mudah diserap perusahaan pencari tenaga kerja.

Sehingga ujungnya mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Rencananya, sekolah melalui platform bernama Emas ini akan diluncurkan mulai bulan depan.

"Ketika kita belajar hingga menjadi pintar, tentunya bisa membantu mengurangi angka kemiskinan di republik ini," tandas perempuan yang pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta itu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Makin Banyak Daerah Ajukan Dana Pinjaman PEN

Minat pemerintah daerah (pemda) untuk mengajukan dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak wabah Covid-19 mulai cukup banyak.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Mahfud: Masyarakat Belum Taat Protokol Kesehatan

Mahfud berharap tidak sampai pada tahap menerapkan sanksi pidana terkait pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

2,1 Juta Pekerja Terdampak Covid-19 Diprioritaskan dalam Program Kartu Prakerja

Dalam aturan baru ini, program Kartu Prakerja mengalami "refocusing" menjadi program semi-bansos.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Jadi Sorotan, Djoko Tjandra Dipindahkan ke Salemba

Djoko Tjandra diserahkan kembali kepada pihak Ditjen PAS Kemkumham oleh Bareskrim dengan alasan pemeriksaan sementara sudah selesai.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

511 Pejabat Dilantik Virtual, Ganjar Ingatkan Soal Jogo Kerjo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik 511 pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Jateng, Jumat (7/8/2020).

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Nadiem Beberkan Hambatan Pembelajaran Jarak Jauh

Ada juga orangtua yang kesulitan memotivasi anak-anaknya untuk belajar.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Pemerintah Resmi Buka Sekolah di Zona Kuning

Pemerintah pusat telah memutuskan untuk membuka sekolah di zona kuning.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Kasus Jaksa Pinangki, Komjak Kirimkan Rekomendasi ke Presiden

Komjak tetap akan mengirimkan rekomendasi kasus Jaksa Pinangki Malasari ke Presiden Joko Widodo kendati Kejagung belum mengirimkan laporan hasil pemeriksaan.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Presiden Arahkan Pelonggaran Sekolah, tetapi Tetap Waspada

Kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung tersebut diperbolehkan untuk daerah yang termasuk dalam kategori zona hijau dan zona kuning.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Terkait Skandal Joko Tjandra, ICW Dorong Kejagung Reformasi Besar-besaran

ICW mendesak Kejaksaan Agung untuk tidak hanya merotasi sejumlah pejabat, tetapi melakukan reformasi besar-besaran di lembaga itu.

NASIONAL | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS