Tersangka Lenyapnya Red Notice Djoko Tjandra Akan Diungkap
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Tersangka Lenyapnya Red Notice Djoko Tjandra Akan Diungkap

Jumat, 7 Agustus 2020 | 20:52 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penghapusan red notice Djoko Soegianto Tjandra.

“Minggu depan kami akan melaksanakan gelar (perkara) dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus Tipikornya,” kata Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim, Jumat (7/8/2020).

Listyo mengatakan, pihaknya akan mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghadiri gelar perkara tersebut.

“Dengan mengundang rekan-rekan dari KPK untuk ikut langsung dalam proses pelaksanaan gelar perkara penetapan tersangka,” tambahnya.

Seperti diberitakan hilangnya nama Djoko Tjandra dari red notice ternyata tidak terjadi semata karena by system sebagaimana yang telah dilansir Mabes Polri sebelumnya.

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim menemukan dugaan suap dan gratifikasi terkait hilangnya nama Djoko dari daftar buron Interpol itu. Indikasi adanya duit pelicin ini didapatkan setelah penyidik meminta keterangan 15 orang saksi. Namun belum dirinci siapa saja saksi dan calon tersangka yang dibidik dalam kasus ini.

Yang jelas aliran duit ini didapatkan penyidik setelah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Konstruksi hukum terhadap tindak pidana yang dipersangkakan yaitu dugaan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara terkait pengurusan penghapusan red notice yang terjadi sekitar bulan Mei 2020-Juni 2020.

Ini sesuai Pasal 5 Ayat 1 dan Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP.

Dalam kasus hilangnya red notice ini—yang awalnya diklaim otomatis hilang by system pada 2014 - telah ada dua jenderal yang terkena getahnya dan akhirnya dicopot. Mereka adalah mantan Kadiv Hubinter Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Slamet Wibowo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Empat Fokus Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional

Menurut Budi, anggaran Rp 695,19 triliun tersebut, dibagi menjadi enam fokus program anggaran.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Covid-19 Makin Masif, Polri Keluarkan Aturan Baru

Mabes Polri kembali membuat aturan internal terbaru menyusul masih maraknya anggota Polri baik polisi maupun PNS yang positif Covid-19.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Klaster Perkantoran Masih Jadi Ancaman

Cegah penularan Covid-19 di kantor, rapat di kantor jangan lama-lama.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Wisatawan Terseret Gelombang Pantai Bantul, Lima Belum Ditemukan

Pencarian lima orang terseret ombak di Pantai Goa Cemara Bantul terus dilanjutkan hingga Jumat (7/8/2020).

NASIONAL | 7 Agustus 2020

13,8 Juta Tenaga Kerja Formal Diberikan Subsidi Rp 600.000 per Bulan

Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melaksanakan subsidi gaji tenaga kerja kepada 13,8 juta tenaga kerja.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Partai Emas Hadirkan Sekolah Daring

Melalui program Emas Pintar, Partai Emas menghadirkan sekolah daring dengan biaya yang terjangkau masyarakat.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Makin Banyak Daerah Ajukan Dana Pinjaman PEN

Minat pemerintah daerah (pemda) untuk mengajukan dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak wabah Covid-19 mulai cukup banyak.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Mahfud: Masyarakat Belum Taat Protokol Kesehatan

Mahfud berharap tidak sampai pada tahap menerapkan sanksi pidana terkait pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

2,1 Juta Pekerja Terdampak Covid-19 Diprioritaskan dalam Program Kartu Prakerja

Dalam aturan baru ini, program Kartu Prakerja mengalami "refocusing" menjadi program semi-bansos.

NASIONAL | 7 Agustus 2020

Jadi Sorotan, Djoko Tjandra Dipindahkan ke Salemba

Djoko Tjandra diserahkan kembali kepada pihak Ditjen PAS Kemkumham oleh Bareskrim dengan alasan pemeriksaan sementara sudah selesai.

NASIONAL | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS