Sindikat Pemalsu STNK Berhasil Dibekuk Polda Jatim
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Sindikat Pemalsu STNK Berhasil Dibekuk Polda Jatim

Minggu, 9 Agustus 2020 | 19:11 WIB
Oleh : YUD

Surabaya, Beritasatu.com - Tim Jogoboyo Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil membekuk sindikat pemalsu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Sindikat tersebut memalsukan STNK dengan modus memuluskan penjualan kendaraan bermotor bodong atau tanpa surat resmi.

"Ada tiga pelaku yang ditangkap yakni berinisial SK asal Jember, RS asal Gondang Legi, Kabupaten Malang, dan SP asal Kepanjen, Kabupaten Malang," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Minggu (9/8/2020).

Ia mengatakan para pelaku memalsukan STNK sebagai data pendukung mobil yang akan dijual.

"Pelaku memalsukan STNK untuk meningkatkan kepercayaan pembeli jika ada surat-surat kelengkapan kendaraan," ucap perwira menengah Polri tersebut.

Supaya mobil cepat laku, kata dia, pelaku menjualnya dengan harga miring alias di bawah pasaran.

"Mereka juga mengganti huruf atau angka yang ada di STNK mirip seperti aslinya sehingga secara kasat mata pembeli tidak mengetahui bahwa STNK tersebut sudah diubah," katanya.

Namun, Trunoyudo belum membeberkan lebih jauh terkait jumlah mobil yang telah dijual dan STNK palsu yang sudah diproduksi para pelaku, karena kasus ini masih dalam penyidikan.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 263 ayat 1 dan 2 hingga pasal 264 ayat 2 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.



Sumber:ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

24.000 Pekerja DIY Gagal Akses Kartu Prakerja

Disnakertrans DIY memprioritaskan penerima manfaat kartu Prakerja untuk kalangan pekerja yang gagal di tahap sebelumnya.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Mahfud Ungkap Alasan Keterlibatan TNI Tangani Aksi Terorisme

Berbagai aksi terorisme yang terjadi selama ini, banyak terjadi di wilayah yang bukan yuridiksi atau wilayah hukum Polri.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Mahfud: Tanpa TNI dan Polri, Penanganan Covid-19 Sulit Dilakukan

Pelibatan TNI dan Polri dalam pengananan Covid-19 sifatnya untuk kemanusiaan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

16 Agustus, Penerbangan Internasional dari Yogyakarta Kembali Dibuka

Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) akan membuka kembali penerbangan internasional mulai 16 Agustus mendatang.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Pemkot Yogyakarta Wajibkan Mahasiswa dari Luar Daerah Isolasi Mandiri

Mahasiswa yang masuk DIY harus isolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangan dengan menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

SMA/SMK Zona Merah Covid-19 di Bengkulu Tetap Belajar Daring

Sejauh ini, pelaksanaan daring dan KMB tatap muka di kelas tingkat SMA/SMK di Bengkulu, tidak ada masalah yang serius.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Survei: Olly Dondokambey Sulit Dikalahkan di Pilkada Sulut

Publik yang menginginkan petahana menjabat kembali sebagai Gubernur Sulawesi Utara sebesar 69%.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Belajar Tatap Muka di Medan Belum Bisa Diterapkan

Belum bisanya belajar tatap muka diterapkan lantaran Kota Medan masih berada pada zona merah Covid-19.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Warga Humbahas Menolak Pilkada Melawan Kotak Kosong

Masyarakat Humbahas percaya bahwa paslon kepala daerah menggunakan mahar politik atau politik bayar uang ke parpol untuk mendapatkan dukungan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020

Wapres: Ulama dan Pesantren Harus Berperan Jaga Umat di Masa Pandemi Covid-19

Dalam konteks ajaran Islam, kata Wapres, menangkal bahaya seperti pandemi Covid-19 itu adalah fardhu kifayah atau wajib dilakukan namun dapat diwakilkan.

NASIONAL | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS