80 Persen Pelaku Usaha di Jawa Barat Terdampak Covid-19
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-1.88)   |   COMPOSITE 4879.1 (-3.1)   |   DBX 933.193 (4.62)   |   I-GRADE 128.434 (-0.03)   |   IDX30 404.523 (-2.08)   |   IDX80 106.174 (-0.32)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.11)   |   IDXG30 113.341 (0.12)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-2.9)   |   IDXQ30 118.527 (-0.51)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.26)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.79)   |   IDXV30 100.803 (-0.54)   |   INFOBANK15 767.134 (-6.78)   |   Investor33 355.071 (-2.01)   |   ISSI 143.565 (0.43)   |   JII 517.566 (2.4)   |   JII70 175.828 (0.83)   |   KOMPAS100 953.068 (-0.95)   |   LQ45 742.375 (-3.01)   |   MBX 1347.52 (-1.77)   |   MNC36 265.633 (-0.69)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (0.1)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-1.71)   |  

80 Persen Pelaku Usaha di Jawa Barat Terdampak Covid-19

Rabu, 12 Agustus 2020 | 21:56 WIB
Oleh : Mikael Niman / YUD

Bekasi, Beritasatu.com – Sekitar 80% pelaku usaha di Jawa Barat terdampak pandemi Covid-19. Total, ada 3.000 pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat. Sekitar 2.400 pelaku usaha diantaranya dalam posisi yang kesulitan keuangan perusahaan karena terdampak pandemi Covid-19.

Dengan begitu, pertumbuhan industri juga menurun karena permintaan yang cenderung menurun dan bahan baku yang masih impor, terkena pembatasan masuk dari negara asalnya.

Bahkan, Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi penyumbang angka ekspor industri tertinggi, setelah masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan produksi secara drastis.

“Hampir seluruh sektor industri mengalami gangguan atau penurunan produksi. Kondisi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat lebih buruk daripada kondisi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Jawa Barat -5,6 persen dan nasional -5,3 persen dan dikhawatirkan pada kuartal tiga masih terjadi minus pertumbuhan ekonominya akan terjadi resesi, sehingga perlu ada sinergi yang dilakukan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, pemangku kebijakan,” ujar Ketua Umum HIPMI Jawa Barat, Surya Batara Kartika, di Aston Imperial Hotel, Bekasi Selatan, Rabu (12/8/2020).

Dia mengatakan, Jawa Barat memiliki kekuatan pada industri olahan dan industri kreatif karena sumber daya manusia yang cukup mumpuni, letak geografis yang dekat dengan DKI yang mendukung kebutuhan konsumsi di ibukota.

“Industri yang perlu untuk didorong atau difokuskan di era pandemi ini adalah industri pangan karena menyangkut ketahanan pangan masyarakat. Di dalamnya terdapat intensifikasi dan industrialisasi pertanian. Saat ini, kita jauh tertinggal,” bebernya.

Kemudian, industri yang perlu yang dikembangkan adalah industri farmasi dan industri pertahanan, yang masih tergantung produk impor.

“Di tiga industri ini, dengan adanya pandemi Covid-19 sebagai hikmah, kita bisa menumbuhkan dan mendorong penguatan hingga kita bisa menekan angka impor dan berharap bisa menjadi ekspor,” imbuhnya.

Para pelaku usaha, kata dia, telah membuat kebijakan-kebijakan untuk memperpanjang masa survival pelaku industri dengan membuat kebijakan yang berujung efisiensi misalnya sif kerja, mengganti core bisnis atau berfokus pada mengecilkan pengeluaran dan perbanyak pemasukan.

“Ini yang sudah kami lakukan selama lima bulan ke belakang, selama masa pandemi Covid-19 ini. Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kebijakan-kebijakan yang pada akhirnya memberikan sejumlah stimulus dan keringan-keringan yang bisa dinikmati para pelaku usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kodrat Wibowo, mengatakan selama masa pandemi Covid-19, pihaknya menjamin roda perekonomian berjalan dengan baik tanpa ada monopoli dari satu pelaku usaha.

“Sejauh ini, KPPU tidak melihat ada masalah bagi penegakan hukum yang sifatnya layak masuk perkara. Kami lebih mengedepankan pendekatan pencegahan melalui advokasi untuk menghindari adanya monopoli oleh satu pelaku usaha di masa pandemi Covid-19,” kata Kodrat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pakar UGM: Vaksin Jadi Kebutuhan Mutlak untuk Atasi Pandemi

Uji klinis mesti dilakukan dan karena dunia medis sudah menerapkan standar yang amat ketat kepada relawan, maka isu menjadi kelinci percobaan tidak benar.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Selain Beri Subsidi Gaji, Pemerintah Diharap Stimulasi Produksi

Menurut Bamsoet selain melalui pemberian subsidi gaji, pemerintah perlu mendorong pendapatan melalui produksi.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

BNPB Alokasikan Rp 83,59 M untuk Asupan Gizi Nakes

Pemerintah memberikan bantuan berupa bahan pangan tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh para tenaga kesehatan dan non-tenaga kesehatan di 34 provinsi.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Indosat Bantu Pelajar RI Kuliah di Nexford University AS

Indosat Ooredoo berkomitmen mendukung perkembangan masyarakat Indonesia di era digital lifestyle dengan memberikan kemudahan akses internet.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Kominfo Tekankan Pentingnya Peran Orangtua Dampingi Belajar Anak

Kondisi belajar dari rumah lewat online mengharuskan para orangtua dan keluarga untuk menyesuaikan cara pengasuhan anak.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Nasdem Dukung Penuh RUU Cipta Kerja

Nasdem menilai Omnibus Law dapat menyehatkan iklim investasi yang ada di Indonesia dan menjadi solusi untuk menghadapi krisis global pasca pandemi Covid-19.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Diusung 3 Parpol, Cabup Petahana Hidayatullah Maju di Pilbup Kepahiang

Syarat partai bisa mengusung paslon di pilbup Kepahiang hanya 5 kursi atau 20 persen, sementara Hidayatullah-Zurdinata telah mengantongi 11 kursi.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Banjir di Tol Padaleunyi Km 130, Lalu lintas Menuju Cileunyi Dialihkan

Banjir di Jalan Tol Purbaleunyi km 130 yang terjadi akibat hujan deras di wilayah Bandung Raya.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Jaksa Pinangki Ditahan, Bagaimana Status Bhayangkarinya?

Status Bhayangkari Pinangki tidak hilang dan tidak bisa dicabut karena status itu otomatis diberikan karena ia bersuamikan anggota polisi.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

KPK Cecar Dirut PT PAL Soal Aliran Dana Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Dirut PT PAL diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia tahun 2007-2017.

NASIONAL | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS