Picu Keributan di Pesawat, Mumtaz Rais Dikecam
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Picu Keributan di Pesawat, Mumtaz Rais Dikecam

Jumat, 14 Agustus 2020 | 20:33 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Perilaku Ahmad Rais, putra dari Amien Rais yang memicu keributan di pesawat Garuda Indonesia dinilai memalukan. Sebagai putra dari tokoh nasional, Mumtaz Rais seharusnya bisa menjadi panutan publik.

"Memalukan sekali apalagi putera seorang tokoh nasional yg seharusnya menjadi panutan publik," kata Guru Besar Hukum Pidana dari Universitas Krisnadwipayana, Indriyanto Seno Adji kepada SP, Jumat (14/8/2020).

Diketahui, Mumtaz Rais terlibat keributan dengan kru pesawat dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Pamolango Nawawi, di pesawat Garuda Indonesia GS 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Kamis (13/8/2020) kemarin. Keributan ini dipicu sikap Mumtaz Raiz yang duduk di kelas bisnis menggunakan ponsel ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan pada saat pesawat sedang refueling saat sedang transit di Makassar.

Awak kabin kemudian mengingatkan Mumtaz sebanyak tiga kali. Namun, Mumtaz tidak mengindahkan peringatan dan justru menegur awak kabin. Kemudian, Nawawi yang juga berada di kelas bisnis turut menegur Mumtaz sehingga terjadi adu mulut atau pertengkaran.

Indriyanto mengaku prihatin dengan sikap arogan dan high profile yang ditunjukkan Mumtaz. Menurutnya, perilaku tersebut tak mencerminkan sikap seorang yang pernah menduduki jabatan sebagai anggota DPR. Apalagi, sikap arogan tersebut ditunjukkan di ruang publik, meski terbatas di dalam pesawat.

"Pola perilaku seperti ini yang sering menciptakan stigma kelembagaan perwakilan rakyat," katanya.

Mumtaz Rais sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PAN mewakili dapil Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Pada Pileg 2019, Mumtaz yang merupakan menantu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kembali maju sebagai calon anggota DPR RI dapil Jawa Tengah VI yang mencakup Kabupaten Temanggung, Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan Kota Magelang. Namun, Mumtaz gagal kembali melenggang ke Senayan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Serius Berantas Korupsi, Sikap Jokowi Harus Dijalankan Aparat Negara

Berantas korupsi tanpa pandang bulu sulit dijalankan aparat penegak hukum.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Korupsi Proyek Fiktif, KPK Periksa Direktur Waskita Beton Precast

Munib Lusianto bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Kawasan Cagar Alam Wae Wu'ul Gundul Terbakar

Kawasan wisata cagar alam Wae Wu'ul di Labuan Bajo,dilalap si jago merah pada Kamis (13/8/2020) malam hingga Jumat dini hari.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Hendri Tewas Saat Ditangkap, Polri Masih Tunggu Hasil Autopsi

Hendri Alfreet Bakari meregang nyawa tak lama setelah ditangkap Satnarkoba Polresta Barelang Batam, Kepri, Sabtu (8/8/2020) lalu.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Dompet Dhuafa Gelar Panen Perdana di Lahan 50 Hektare

Dompet Dhuafa melalui Social Trust Fund (STF) bersama OK Oce dan Pondok Pesantren Alam (PPA) Al Muhtadin Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (14/8) melakukan panen padi perdana dari program ketahanan pangan dan harmoni kebaikan berbasis masyarakat pesantren

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Imbauan Jangan Merasa Paling Agamis, Sangat Tepat Disampaikan Saat Sidang Tahunan MPR

Presiden Jokowi menginginkan seluruh komponen bangsa tidak terjebak pada fanatisme sempit tentang agama dan Pancasila.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Djoko Tjandra Jadi Tersangka Kasus Surat Jalan Palsu

Bareskrim Mabes Polri menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus surat jalan palsu.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Melakukan Tindakan Asusila, Seorang Dosen di Palembang Ditangkap

Polri masih mendalami berapa orang anak yang telah menjadi korban tindakan asusila dosen tersebut

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Cikal Hibahkan Merek "Merdeka Belajar" kepada Kemdikbud

Ke depannya baik Cikal maupun pihak lain tetap bisa menggunakan Merdeka Belajar tanpa kompensasi selama untuk kepentingan pendidikan dan sesuai ketentuan.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Selamat, 167.653 Peserta Lulus SBMPTN 2020

Ketua Tim Pelaksana LTMPT, Mohammad Nasih mengatakan, dari 702.420 pendaftar tahun ini, sebanyak 23,87% atau 167.653 orang dinyatakan lulus.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS