BRI Salurkan Banpres Produktif ke Hampir 1,6 Juta Pelaku Usaha Mikro
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

BRI Salurkan Banpres Produktif ke Hampir 1,6 Juta Pelaku Usaha Mikro

Jumat, 4 September 2020 | 19:19 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam pelaksanaan program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro, Bank BRI memiliki peran sebagai pengusul calon penerima manfaat program, dan juga sebagai penyalur bantuan. Hingga saat ini BRI sudah membantu menyalurkan Banpres Produktif kepada hampir 1,6 juta pelaku usaha mikro.

Program yang menyasar 9,1 juta pelaku usaha mikro ini dianggarkan Rp 22 triliun, di mana masing-masing penerima manfaat mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta.

Direktur Bisnis Mikro Bank BRI Supari menyampaikan, dalam perannya sebagai pengusul, Bank BRI mengusulkan calon penerima Banpres Produktif Usaha Mikro sesuai kriteria Permenkop, dengan tanggung jawab pada validasi identitas dan usaha.

“Sebagai pengusul, bank mitra termasuk BRI menggunakan data-data yang sudah ada di bank, yaitu penabung yang saldonya tidak lebih dari Rp 2 juta. Kemudian di bank juga ada data lanjutannya, yaitu pekerjaannya adalah pedagang atau wiraswasta. Dari situ ada indikasi, kurang lebih BRI punya 4,3 juta (nasabah). Ini yang oleh petugas bank di lapangan divalidasi lagi dengan benar-benar di lihat di lapangan apakah dia betul pelaku usaha mikro atau bukan,” kata Supari dalam acara diskusi Forum Merdeka Barat 9, Jumat (4/9/2020).

Setelah data tersebut dinyatakan valid, lanjut Supari, data tersebut kemudian dikirim ke kantor pusat BRI untuk kembali divalidasi sesuai aturan yang berlaku, di mana pelaku usaha tersebut syaratnya tidak sedang menerima pembiayaan dari lembaga pembiayaan formal atau perbankan.

“Begitu bersih, maka langsung kami usulkan kepada Kemkop UKM untuk dilanjutkan dan dilakukan proses sedemikian rupa dan bisa dibayarkan,” terang Supari.

Tugas BRI selanjutnya adalah mendistribusikan Banpres Produktif Usaha Mikro ke rekening masing-masing penerima dengan nominal yang sama tanpa dikenakan biaya apapun. BRI juga berperan membuatkan rekening tabungan khusus bagi penerima bantuan program ini.

“Sampai dengan hari ini, kami sudah bisa membantu hampir 1,6 juta (penerima). Saat ini juga sedang berproses sekitar 500.00 lagi, dan di belakang sana sudah ada tiga juta yang berproses untuk kami validasi bekerja sama dengan tim dari Kemkop UKM,” jelas Supari.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gugat Pres-T, Rizal Ramli Gunakan Argumentasi Ekonomi

Ekonom senior Rizal Ramli mengajukan uji materi Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu

NASIONAL | 4 September 2020

Ibas Harap Implementasi BLT untuk UMKM Tepat Waktu dan Sasaran

Menurut Ibas Keberhasilan menunaikan target-target di tahun 2020, akan sangat menentukan bagi keberhasilan pemulihan di tahun 2021.

NASIONAL | 4 September 2020

Kasus Baru Meningkat, Satgas Covid-19: Terapkan Protokol Kesehatan dengan Disiplin

Peningkatan drastis kasus baru Covid-19 dapat menjadi pelajaran berharga untuk menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

NASIONAL | 4 September 2020

Pilkada Serentak, Bareskrim Tunda Proses Hukum Calon Kepala Daerah

Penundaan dilakukan guna menghindari konflik kepentingan, serta menghindari pemanfaatan kepentingan politik oleh kelompok tertentu selama Pilkada.

NASIONAL | 4 September 2020

Enam Provinsi Masih Tinggi Buta Aksara, Ini Daftarnya

Kemdikbud menyebut terdapat enam provinsi dengan angka buta aksara yang tinggi berdasarkan hasil Susenas BPS 2019.

NASIONAL | 4 September 2020

Bobby Nasution- Aulia Rahman Bergaya Milenial Saat Daftar ke KPU Medan

Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rahman berpakaian dengan bergaya milenial saat mendaftar ke KPU Kota Medan.

NASIONAL | 4 September 2020

InMind Inisiasi Gagasan Moderasi Beragama dan Berbangsa

InMind menginisiasi gagasan moderasi ditumbuhkembangkan di lingkaran akademisi dan pegiat toleransi di tanah air.

NASIONAL | 4 September 2020

Andre-Gapul Resmi Daftar ke KPU Mabar

Pasangan Adrianus Garu-Anggalinus Gapul mendaftar ke KPU Manggarai Barat sebagai langkah awal mengikuti pilkada serentak pada Desember 2020.

NASIONAL | 4 September 2020

No Timbal, Gas poll dengan Pertamax…

Mardiyanto mengaku menjadi pelanggan setia Pertamax.

NASIONAL | 4 September 2020

Pemkab Pandeglang Hentikan Belajar Tatap Muka

Pemkab Pandeglang menghentikan sistem belajar tatap muka dan kembali ke belajar secara online atau daring (dalam jaringan).

NASIONAL | 4 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS