Polri Kebut Kasus Surat Jalan dan Red Notice Djoko Tjandra

Polri Kebut Kasus Surat Jalan dan Red Notice Djoko Tjandra

Senin, 14 September 2020 | 19:02 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Dit Tipikor dan Dit Tipidum Bareskrim melengkapi petunjuk jaksa terkait berkas penyidikan kasus penggunaan surat jalan asli tapi palsu dan hilangnya red notice dalam kasus Djoko Soegianto Tjandra.

“Untuk berkas surat jalan, salah satunya adalah petunjuk untuk memeriksa saksi yang meringankan tersangka. Lalu pemeriksaan tambahan saksi ahli dan pemeriksaan tanbahan tersangka PU,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (14/9/2020).

Menurut Awi penyidik telah mencoba melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa ini. Sejumlah pihak di atas telah diperiksa pada Jumat dan Sabtu pekan lalu.

“Minggu ini akan dikirim kembali ke jaksa. Sedangkan untuk berkas red notice yang juga dikembalikan, maka penyidik sedang berkoordinasi dengan jaksa terkait kekurangan baik formil maupun material,” lanjutnya.

Seperti diberitakan ada tiga berkas yang sebelumnya dikirimkan penyidik Dit Pidum ke jaksa pada Jumat (4/9/2020).

Yakni berkas perkara Anita Kolopaking setebal 2.025 lembar, berkas Djoko setebal 1.879 lembar, dan berkas Brigjen Prasetijo Utomo setebal 2.080 lembar.

Jika ada yang kurang lengkap maka berkas akan dikembalikan ke penyidik atau P-19. Jika sudah lengkap maka berkas akan dinyatakan P-21 yang artinya tersangka kasus ini akan disidang.

Brigjen Prasetijo disangka dengan tiga pasal berlapis yakni Pasal 263 Ayat 1 dan Ayat 2 juncto Pasal 55 Ayat 1 Kesatuan E KUHP, Pasal 426 Ayat 1 KUHP dan atau Pasal 221 Ayat 1 KUHP.

Sementara Anita disangkakan melanggar Pasal 263 Ayat 2 KUHP berkaitan dengan pembuatan surat palsu. Selain itu, dia juga disangkakan telah melanggar Pasal 223 KUHP, yakni memberi bantuan atau pertolongan terhadap Djoko Tjandra selaku buronan untuk meloloskan diri.

Sedangkan Djoko dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2, Pasal 426, Pasal 221 KUHP. Ancamannya 5 tahun penjara.

Selain nama-nama diatas, Dt Tipikor juga melimpahkan berkas atas nama Irjen Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemparekraf Minta Pelaku Industri Pariwisata Patuhi Protokol Kesehatan

Wishnutama akan terus mendorong penerapan protokol kesehatan sekaligus menyiapkan dan mendampingi para pelaku parekraf untuk bangkit pascapandemi.

NASIONAL | 14 September 2020

Minta Polisi Usut Tuntas, PSI Kutuk Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber

PSI minta kepolisian bekerja secara objektif, serius, dan tuntas dalam mengungkap motif penusukan Syekh Ali Jaber, termasuk mengungkap dalangnya jika ada.

NASIONAL | 14 September 2020

Penusukan Syekh Ali Jaber, Mabes Polri Kirim Tim Periksa Kejiwaan Tersangka

Tersangka AA yang melakukan penusukan kepada Syekh Ali Jaber sudah resmi ditahan di Polresta Bandar Lampung.

NASIONAL | 14 September 2020

Polri Ajukan Anggaran Tambahan Rp 19,6 Triliun untuk Tahun 2021

Tambahan anggaran tersebut dipakai untuk anggaran belanja barang sebesar Rp 4,487 triliun, dan anggaran belanja modal sebesar Rp 15,180 triliun.

NASIONAL | 14 September 2020

Buka Sekolah Lapang, Megawati Harap BMKG Update Peta Rawan Bencana

Megawati mengingatkan pentingnya BMGK memberikan informasi prakiraan cuaca secara dini dan daerah rawan bencana yang dibutuhkan untuk mitigasi bencana.

NASIONAL | 14 September 2020

Kemdagri: 119 Daerah Belum Punya Perkada Protokol Kesehatan

Dari 119 daerah tersebut, ada 68 kabupaten/kota yang belum sama sekali menyusun Perkada tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

NASIONAL | 14 September 2020

Airlangga Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Hentikan PSBB

Pemerintah belum dan tidak pernah menghentikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

NASIONAL | 14 September 2020

Jokowi Minta Tenaga Honorer Diberikan Bantuan

Saat ini, tenaga honorer yang masuk dalam kategori penerima Bantuan langsung Tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta ada sebanyak 2,1 juta pekerja.

NASIONAL | 14 September 2020

Airlangga Sebut Anggaran PEN Sudah Terserap 34,1 Persen

Airlangga menyebutkan, penyerapan anggaran PEN dari bulan ke bulan terus mengalami kenaikan

NASIONAL | 14 September 2020

Airlangga: Insentif Pariwisata Usai Uji Klinis Vaksin Covid-19

Insentif untuk sektor pariwisata akan digelontorkan bila uji klinis vaksin Covid-19 telah selesai dan mulai diproduksi.

NASIONAL | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS