Cegah Klaster Baru,Ini Strategi Ganjar Pranowo
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Cegah Klaster Baru,Ini Strategi Ganjar Pranowo

Senin, 14 September 2020 | 23:06 WIB
Oleh : Stefy Thenu / YUD

Semarang, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memerintahkan patroli rutin untuk mencegah adanya pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan. Patroli harus gencar dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di warung, restoran, tempat pariwisata, dan perkantoran.

"Saya minta semua dinas melakukan review terkait ini. Warung Bu Fat di Semarang jadi klaster, artinya ada potensi warung lain juga terjadi seperti itu. Maka haris diantisipasi, dilakukan tindakan di destinasi wisata, kuliner, pasar, perkantoran, sekolah dan lainnya. Saya minta semuanya di-review dengan ketat," tegas Ganjar saat menggelar rapat dengan seluruh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Jawa Tengah, Senin (14/9/2020).

Rapat yang digelar secara virtual itu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan penegakan hukum terkait protokol kesehatan di Jawa Tengah.

Terkait hukuman pada pelanggar disiplin, Ganjar mengatakan masukan dari Satpol PP dalam evaluasi ini akan menjadi catatan.

"Karena ini sudah berjalan, jadi kami evaluasi. Apakah ada efek jeranya atau tidak. Biro Hukum saya minta evaluasi, mengajak ahli pidana untuk membahas itu. Kami berharap, hukuman nantinya bisa dilaksanakan dengan baik dan benar-benar memberikan efek jera," tegasnya.

Ganjar menegaskan, evaluasi penegakan hukum di Jateng memang perlu dilakukan.

"Tapi intinya, saya minta seluruh Satpol PP se Jateng secara intens tetap melakukan penegakan hukum. Sambil kita evaluasi, apa saja yang kurang saat mereka melakukan penegakan hukum, apakah sarana prasana, kelengkapan APD dan lainnya. Intinya, semuanya harus dilengkapi, jangan sampai membahayakan Satpol PP dalam bertugas," katanya.

Satpol PP se-Jateng diminta membuat jadwal penanganan dan melihat momentum atau event yang terjadi sampai akhir tahun. Misalnya, akan ada berapa banyak hari besar agama, ada berapa event yang akan digelar dan ada berapa tren yang meningkat dalam masyarakat. Semuanya harus terdata dan dilakukan antisipasi-antisipasi.

"Saya contohkan, akhir-akhir ini marak lomba lari liar di Jalan Pahlawan Semarang. Ternyata, ini tren nasional, saya lihat di daerah lain misalnya Bekasi juga sama. Jadi ini harus dilakukan pencegahan," ujarnya.

Dalam rapat itu, Ganjar mendapat laporan bahwa pelaksanaan penegakan hukum sudah dilaksanakan serentak di Jawa Tengah sejak awal September lalu. Sampai saat ini, tercatat ada 25.669 orang yang terjaring operasi protokol kesehatan itu.

"Mereka dihukum dengan ketentuan masing-masing daerah. Ada yang diminta kerja sosial dengan membersihkan lingkungan, penyitaan KTP dan hukuman lain," kata Kasatpol PP Provinsi Jateng, Budiyanto.

Budiyanto menerangkan, operasi penegakan hukum akan terus dilakukan. Bahkan pihaknya sedang menyusun rencana, untuk pelaksanaan operasi serentak kembali dilakukan pada Oktober bulan depan.

"Ada 175 operasi yang kami rencanakan secara serentak di bulan Oktober nanti. Tiap-tiap daerah, minimal ada lima titik operasi," jelasnya.

Dari evaluasi pelaksanaan operasi penegakan hukum selama ini, Budiyanto menerangkan bahwa masih banyak masyarakat yang ngeyel. Selain itu, pemenuhan sarana prasarana bagi petugas Satpol PP juga harus dipenuhi.

Hal senada disampaikan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. Kepada Ganjar, Fajar mengeluhkan terkait hukuman protokol kesehatan yang kurang memberikan efek jera.

"Ada warga yang dihukum nyapu jalan atau push up, mereka malah senyum dan selfie ria. Ada yang nekat minta difotokan petugas Satpol. Jadi, menurut kami, hukuman ini harus benar-benar yang memberikan efek jera," tegas Fajar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tembus 30.540 0rang

Hingga 13 September 2020, pasien sembuh di Jawa Timur tembus 30.540 orang atau 80,18 persen.

NASIONAL | 14 September 2020

Dua Pasang Bakal Calon di Pandeglang Lolos Tes Kesehatan

Dua pasangan bakal calon peserta Pilkada Kabupaten Pandeglang dinyatakan lolos tes kesehatan, Senin (14/9/2020).

NASIONAL | 14 September 2020

Ketua Bamusi Desak Polisi Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber

Bamusi berharap masyarakat, khususnya umat Islam, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan kasus penusukan Syekh Ali Jaber.

NASIONAL | 14 September 2020

Kejaksaan Agung Kembali Periksa Djoko Tjandra dan Pinangki

Keduanya diperiksa dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pemberian atau janji kepada pegawai negeri.

NASIONAL | 14 September 2020

PWI Pusat Imbau Kantor Media Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Rutin

Penyemprotan dilakukan sebagai bentuk kesadaran diri untuk menjaga kesehatan staf, maupun para tamu yang hadir di kantor Sekretariat PWI.

NASIONAL | 14 September 2020

KPK Diminta Telusuri Dugaan Korupsi di BNSP

KPK harus responsif soal dugaan korupsi di Kemnaker.

NASIONAL | 14 September 2020

Luncurkan Logo Kampus Merdeka, Dirjen Dikti Ajak Mahasiswa Melihat Masa Depan Secara Berbeda

Logo ini memiliki tiga pesan kunci yakni semangat gotong-royong, semangat belajar yang kreatif dan inovatif, dan semangat menghasilkan generasi emas.

NASIONAL | 14 September 2020

LPSK Tawarkan Perlindungan kepada Syekh Ali Jaber

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan komunikasi telah dijalin dengan Syekh Ali Jaber.

NASIONAL | 14 September 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Polisi dan TNI Gelar Operasi Yustisi

Polda Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan TNI dan pemerintah kabupaten/kota, menggelar operasi yustisi untuk menekan penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 14 September 2020

Ridwan Kamil Minta Warga DKI Tidak Berwisata ke Jawa Barat

Kang Emil mengimbau kepada warga Provinsi DKI Jakarta agar jangan dulu bepergian atau berwisata ke Provinsi Jabar selama PSBB.

NASIONAL | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS