Pakar: Kejaksaan Agung Punya Kapabilitas Menangani Kasus Pinangki
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pakar: Kejaksaan Agung Punya Kapabilitas Menangani Kasus Pinangki

Selasa, 15 September 2020 | 15:08 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji menilai Kejaksaan Agung memiliki kapabilitas untuk mengungkap kasus Pinangki karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak diragukan lagi pengalaman dalam penanganan kasus korupsi.

“Dari levelitas expertise dan pengalaman penanganan kasus korupsi, Kejaksaan memiliki SDM yang dapat dipercaya dan tingkat kualitas kemampuan yang tidak diragukan lagi, karena sejak awal penanganan kasus ini ada pada Polri atau Kejaksaan, kecuali Polri atau Kejaksaan menyerahkan kasus ini kepada KPK karena ada permasalahan kendala teknis projustitia,” kata Indriyanto, Senin (14/8).

Indriyanto yang merupakan mantan pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengapresiasi gelar perkara yang dilakukan Kejaksaan Agung, Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus Jaksa Pinangki. Hal itu menurutnya merupakan kerjasama yang baik antara lembaga penegak hukum.

“KPK sekarang melakukan kordinasi dan supervisi ini merupakan bentuk kontribusi kerja sama yang baik antara penegak hukum untuk gelar perkara adalah sesuatu hal yang rutin dan wajar saja, apabila untuk kasus yang menarik perhatian. Saya tidak melihat ada kendala atau Kejaksaan menangani kasus Pinangki,” ujar Indriyanto.

Menurutnya, KPK cukup melakukan koordinasi supervisi dengan Kejagung, KPK pun dianggap tak perlu mengambil alih kasus tersebut jika kepolisian dan kejaksaan tak menemui hambatan dalam penanganannya.

“KPK cukup lakukan korsup, jadi disini bukan soal berani tidaknya KPK mengambil alih yang jadi otoritasnya, tapi apa ada kebutuhan ambil alih tersebut, saya melihat Kejaksaan memiliki kapabilitas penanganan kasus ini dan sama sekali tidak ada kendala atau hambatan teknis projustitia dari Kejaksaan,” katanya.

Selain itu, Indriyanto meminta agar tidak ada spekulasi yang tidak memiliki dasar dan fakta yang jelas mengenai proses hukum yang sedang berlangsung di Kejaksaan Agung. Seperti pernyataan dari Komisi Kejaksaan (Komjak) yang menganggap adanya "kekuatan" besar di balik kasus Pinangki, yang menurutnya hanya rumor yang tidak pasti dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Indiyanto meminta Komjak fokus bekerja sesuai Tugas dan Fungsi (Tupoksi) dan tidak berspekulasi dengan stigma kriminalisasi yang terkesan adanya pesan politik Komjak

“Kalau memang ada fakta kekuatan yang melindungi. Sebutkan secara tegas dan jelas. Rumor stigma ini sebagai opini yang tidak sehat dan menyesatkan publik atas penanganan kasus Pinangki,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Yayasan Muslim Sinar Mas, BenihBaik.com, dan JNE Ajak Masyarakat Donasikan Alquran

Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, masih menghadapi masalah kurangnya ketersediaan Alquran.

NASIONAL | 15 September 2020

Jenguk Syekh Ali, Moeldoko Tegaskan Kasus Penusukan Diusut Tuntas

Syekh Ali menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan Moeldoko dan menjelaskan saat ini kondisinya telah membaik.

NASIONAL | 15 September 2020

Bupati Serdang Bedagai Soekirman Positif Covid-19

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman mengonfirmasikan dirinya positif terpapar virus "corona" (Covid-19).

NASIONAL | 15 September 2020

BNN Fokuskan Anggaran untuk Pelatihan Konselor Rehabilitasi

BNN juga banyak mengerjakan program capacity building khususnya di wilayah rawan narkoba.

NASIONAL | 15 September 2020

Mantan Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rahman

Mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, HT Milwan, diangkat menjadi Ketua Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilwalkot Medan.

NASIONAL | 15 September 2020

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro Bantah Goreng Saham Hanson International

“Tahun 2016, kalau tidak salah bulan Agustus. Itu stock split, bukan pump and dump,” kata Benny.

NASIONAL | 15 September 2020

Universitas Pancasila Berupaya Wujudkan SDM Berdaya Saing Tinggi

Universitas Pancasila telah menerima sebanyak 2.301 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2020/2021.

NASIONAL | 15 September 2020

Pemprov Sumut Verifikasi 300.000 UKM Penerima BPUM

Pemprov Sumut masih melakukan verifikasi atas 313.768 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

NASIONAL | 15 September 2020

Lagi, Dua Warga Sipil Ditembak KKB di Lany Jaya, Papua

Peristiwa penembakan dua warga sipil ini telah menambah daftar panjang kekerasan yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil, TNI/Polri di Papua.

NASIONAL | 15 September 2020

Presiden Perintahkan Menko Luhut Kawal Ketat Penanganan Pandemi di 9 Provinsi Utama

Presiden perintahkan Luhut tangani kasus covid-19 di sembilan Pronvinsi.

NASIONAL | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS