4 Anggota DPRD DIY Positif Covid-19, Gedung Disterilisasi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

4 Anggota DPRD DIY Positif Covid-19, Gedung Disterilisasi

Rabu, 16 September 2020 | 17:29 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Empat orang anggota DPRD DIY dinyatakan positif Covid-19, hingga selama tiga hari ke depan terhitung Kamis (17/9/2020) gedung DPRD DIY disterilisasi. Beberapa agenda dan pembahasan rapat rutin, digelar secara online.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana dalam jumpa pers di gedung utama DPRD DIY, Rabu (16/09/2020) mengatakan, selain perubahan agenda, pihak legislatif juga tidak menerima tamu kunjungan baik itu berupa audiensi maupun tamu kelembagaan.

Saat ini ke empat anggota dewan tersebut sedang menjalani isolasi mandiri dan upaya tracing untuk melacak adanya kontak erat, dilakukan sepenuhnya oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY.

“Seluruh ruangan akan kami sterilkan. Artinya semua kompleks DPRD DIY akan disterilisasi selama tiga hari untuk memastikan aman ke depannya," tegas Huda.

Dikatakan, agenda terpenting para legislatif saat ini yakni pembahasan terkait perubahan anggaran pemerintah DIY.

Skrining Massal

Sementara itu, Dinas Kesehatan DIY telah melaksanakan skrining massal dengan rapid test untuk seluruh pegawai di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY, yang dilakukan sejak awal September 2020.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, skrining dilakukan untuk mengetahui seberapa patuh pegawai Pemda DIY dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Pembajun menambahkan, saat ini banyak terjadi penularan di area perkantoran, baik swasta maupun pemerintah. "Memang kita lakukan skrining dulu. Bukan ada yang positif dulu. Kita lakukan skrining untuk antisipasi," terangnya.

Terpisah, Juru Bicara Pemda DIY, Berty Murtiningsih melaporkan, dari 848 sampel yang diperiksa (696 orang), terkonfirmasi positif pada Rabu (16/09/ 2020), 48 kasus, sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 1.943 kasus.

Distribusi kasus berdasarkan domisili, Kota Yogya (14 kasus), Bantul (15 kasus), Kulonprogo (8 kasus), Gunungkidul (1 kasus), dan Sleman (10 kasus). Sedang berdasarkan riwayat tiga (3) kasus merupakan hasil dari skrining karyawan kesehatan, skrining kehamilan (2 kasus), tracing kontak kasus (26 kasus), perjalanan luar daerah (5 kasus), kontak dengan keluarga dari luar wilayah (4 kasus) dan delapan (8) kasus masih dalam penelusuran.

Kasus sembuh di DIY dilaporkan sebanyak 50 kasus, sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 1.420 kasus.

Dikatakan Berty, saat ini ketersediaan ruang perawatan pasien Covid-19 di DIY masih mencukupi.

Ketersediaan ruang kritical di seluruh DIY mencapai 48 dan digunakan 19. Sedang ruang non kritical mencapai 404 dan sudah digunakan 239.

Malioboro

Hingga saat ini, 11 orang dinyatakan positif Covid-19 bersumber dari kasus yang muncul di kawasan Malioboro.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, berujar saat ini pihaknya masih berupaya melakukan tracing, sekaligus mencari kontak erat untuk memastikan sumber penularannya.

"Ya, saat ini ada 11 positif totalnya, dengan pedagang awal. Kita masih lanjut tracing. Ada banyak, karena selain kontak erat, ada sample swab juga," jelasnya.

Namun sejauh ini, Pemkot Yogyakarta belum bisa memastikan, dari mana sumber penularan Covid-19 PKL tersebut.

Sehingga, ia belum mengetahui apakah PKL yang bersangkutan terpapar dari kasus PKL pertama yang dinyatakan meninggal dunia dengan status Covid-19 beberapa waktu silam, atau dari sumber penularan lainnya.

Selain itu, Heroe pun belum bisa memaparkan di mana titik atau lokasi kios milik PKL yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini.

Akan tetapi, Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut mengatakan lapak dua PKL ini tidak saling berdeketan.

"Kalau zonanya, kita belum tahu pastinya, namun itu tidak berdekatan. Yang jelas, sekarang masih dalam penelusuran dan tracing, apakah kasus baru yang tidak berkaitan, atau bukan," ungkapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Densus Turun Tangan, Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Direkonstruksi

Densus 88/Antiteror mendampingi Polresta Bandar Lampung mendalami AA (24) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung.

NASIONAL | 16 September 2020

Tertibkan GBK, Kemayoran dan Taman Mini, KPK Koordinasi dengan Setneg

Pemanfaatan aset-aset GBK, Kemayoran, dan TMII, belum secara optimal menyumbang pemasukan keuangan negara.

NASIONAL | 16 September 2020

Deltomed Sumbang 300.000 Kaplet Imugard kepada Satgas Covid-19

Deltomed Laboratories menyerahkan donasi berupa 300.000 kaplet obat Herbal Imugard senilai Rp 1.050.000.000 kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Belum Diatur, KPU Harus Revisi Aturan

Revisi harus memuat jenis sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Pimpinan DPR Dukung Pemerintah Awasi Kualitas dan Harga Tes PCR

Sufmi Dasco Ahmad mendukung langkah Pemerintah terkait pelaksanaan tes PCR Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Positif Covid-19, Dino Patti Djalal Dirawat di RSPAD

Karena kondisi kesehatannya yang semakin buruk, Dino Patti Djalal dibawa ke RSPAD pada Selasa (5/9/2020) kemarin.

NASIONAL | 16 September 2020

Teknisi RAC Kompeten Berkontribusi Minimalisir Risiko Penipisan Ozon

Teknisi kompeten akan melakukan servis peralatan RAC dengan benar sehingga menghindari terlepasnya refrigeran ke udara dan mengurangi penipisan lapisan ozon.

NASIONAL | 16 September 2020

Para Santri Diajak Jadikan Pakai Masker Sebagai Gaya Hidup

Dengan menggunakan masker, santri telah turut bergotong-royong melawan Covid-19 serta melindungi dirinya dan orang lain.

NASIONAL | 16 September 2020

Cegah Perusakan Ozon, KLHK dan BNSP Sepakati Skema Sertifkasi Teknisi RAC

Indonesia memerlukan kira-kira 100.000 teknisi RAC untuk mengurus unit-unit pendingin ruangan yang ada di seluruh Tanah Air.

NASIONAL | 16 September 2020

Empat Puskesmas di Kota Bengkulu Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Sebanyak empat puskesmas di Kota Bengkulu, disiapkan oleh pemerintah kota setempat sebagai rumah singgah atau tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS