Mahfud Sebut Tiga Tugas Menjaga Perbatasan
INDEX

BISNIS-27 447.461 (0.25)   |   COMPOSITE 5059.22 (10.65)   |   DBX 933.73 (1.67)   |   I-GRADE 135.366 (0.21)   |   IDX30 427.201 (-0.41)   |   IDX80 111.513 (-0.08)   |   IDXBUMN20 284.629 (0.24)   |   IDXG30 118.405 (-0.12)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-0.33)   |   IDXQ30 125.347 (-0.25)   |   IDXSMC-COM 215.54 (0.32)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-0.09)   |   IDXV30 105.043 (0.25)   |   INFOBANK15 803.622 (4.64)   |   Investor33 371.182 (0.72)   |   ISSI 148.056 (0.03)   |   JII 539.107 (-2.06)   |   JII70 182.679 (-0.45)   |   KOMPAS100 996.599 (1.25)   |   LQ45 780.316 (-0.24)   |   MBX 1404.61 (2.89)   |   MNC36 278.843 (0.67)   |   PEFINDO25 265.576 (-1.77)   |   SMInfra18 242.356 (-0.64)   |   SRI-KEHATI 313.434 (0.96)   |  

Mahfud Sebut Tiga Tugas Menjaga Perbatasan

Kamis, 17 September 2020 | 16:28 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Menko Polhukam Mahfud MD menyebut tiga tugas utama negara menjaga perbatasan. Tugas itu sudah dimuat dalam Pembukaan UUD 1945, alinea keempat yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

“Itu melindungi segenap bangsa di perbatasan. Diartikan sebagai menjaga keutuhan bangsa dan negara republik Indonesia yang ditekankan terhadap beberapa fungsi pokok,” kata Mahfud dalam webinar bertema “Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju” di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Kamis, (17/9/2020).

Mahfud menyebut fungsi pokok pertama adalah menjaga teritorial. Artinya tidak ada boleh sejengkal tanah pun dari bagian negara republik Indonesia ini yang hilang atau diduduki secara tidak sah dan diambil secara tidak bermartabat oleh bangsa lain.

Tugas kedua, lanjut Mahfud, adalah menjaga keutuhan hidup dalam batas teritorial yang dijaga. Tugas itu dalam rangka menjaga kekuatan ideologi dan dasar negara yaitu Pancasila.

Ketiga, dalam konteks yang lebih spesifik adalah membangun kesejahteraan masyarakat. Tugas itu artinya tidak hanya berpacu membangun batas-batas yang kokoh secara fisik di perbatasan seperti membangun tembok pembatas, tapi semua akan bermanfaat jika membangun kesejahteraan sosial masyarakat di daerah perbatasan.

“Itulah sebabnya Presiden Jokowi pada tanggal 17 Maret 2017, Presiden Jokowi memberi arahan ketika resmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas. Beliau mengatakan fungsi kegiatan dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) tidak hanya untuk pengurusan administrasi dan birokrasi dan politis semata tapi juga harus dimanfaatkan menjadi titik baru di dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas Mahfud.

Dia menyebut arahan Jokowi juga dipertegas lagi pada rapat kabinet tanggal 13 Mei 2020. Saat itu, Jokowi mengingatkan semua pihak untuk melakukan percepatan dan menjadikan Aruk (Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat), Motaain (Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur), dan Skouw (Distrik Muara Tami, Kota Jayapura) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan dan melakukan peningkatan perdagangan luar negeri, khususnya ekspor, melalui PLBN.

“Kebijakan percepatan pembangunan ekonomi di tiga kawasan PLBN tersebut perlu dikawal dan diselaraskan antar program kementerian dan lembaga. Itu pesan presiden,” tutup Mahfud. SP/R-14



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Warga yang ke Nias Bakal Diisolasi di Gedung Sekolah Selama Tiga Hari

Proses isolasi terhadap warga yang baru datang ke Nias dilakukan selama 3 hari.

NASIONAL | 17 September 2020

Pergub Covid-19 Diberlakukan di Jambi, Razia Masker Diintensifkan

Para pelanggar protokoler kesehatan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk dari tenaga pendidik dan aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 17 September 2020

20 Nakes Terpapar Covid-19, Nias Membutuhkan Alat Pelindung Diri

Sokhiatulo menyebutkan, pihaknya juga mengalami kendala dalam melakukan tes swab di tengah masyarakat.

NASIONAL | 17 September 2020

Ganjar Tolak Ide KPU Soal Konser Musik Saat Pilkada

"Konser musik boleh, asal virtual," tegas Ganjar.

NASIONAL | 17 September 2020

Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga Meningkat di Jambi

Meningkatnya kasus Covid-19 klaster keluarga di Jambi dipengaruhi kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dan kurang disiplin melaksanakan protokol kesehatan

NASIONAL | 17 September 2020

Bantu Pelayanan Warga, Pemkot Semarang Pesan Sebemot dan Sebevimot Robot Karya Undip

Robot menggantikan kehadiran wisudawan karena pandemi.

NASIONAL | 17 September 2020

Bobby Nasution: Pluralisme Dasar Kekuatan Percepatan Pembangunan

Bakal calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, pluralisme menjadi dasar kekuatan dalam mempercepat program pembangunan di Medan.

NASIONAL | 17 September 2020

Sejak Awal Tahun, Tim Tabur Kejagung Ringkus 72 Buronan Berbagai Kasus

Menurut Kapuspenkum Kejagung jika diakumulasi, Kejagung berhasil menyelamatkan ratusan miliar uang negara diselewengkan oleh para buronan tersebut.

NASIONAL | 17 September 2020

Hadapi Covid-19, Indonesia Butuh Manajemen Keamanan Nasional

Pandemi Covid-19 yang semula mengancam kesehatan, kini telah meluas menjadi ancaman lain. Tidak hanya ekonomi, Covid-19 juga telah mengancam keamanan nasional.

NASIONAL | 17 September 2020

Aturan Pakai Masker di Mobil Pribadi Perlu Disosialisasikan

Dengan sosialisasi yang baik, masyarakat akan memahami isi kebijakan itu.

NASIONAL | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS