Mahfud MD: Kampanye Lebih Banyak Secara Daring
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.19)   |   COMPOSITE 5091.82 (13.52)   |   DBX 966.643 (5.06)   |   I-GRADE 139.941 (-0.12)   |   IDX30 428.154 (0.01)   |   IDX80 113.358 (0.32)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.89)   |   IDXG30 119.599 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.26)   |   IDXQ30 124.629 (0.07)   |   IDXSMC-COM 218.961 (0.95)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.15)   |   IDXV30 107.251 (0.1)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.85)   |   Investor33 373.408 (0.31)   |   ISSI 150.953 (-0.07)   |   JII 549.986 (-0.89)   |   JII70 187.543 (0.03)   |   KOMPAS100 1019.5 (1.86)   |   LQ45 788.563 (0.64)   |   MBX 1407.83 (3.19)   |   MNC36 279.661 (0.44)   |   PEFINDO25 277.129 (5.53)   |   SMInfra18 242.149 (-0.7)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.03)   |  

Mahfud MD: Kampanye Lebih Banyak Secara Daring

Selasa, 22 September 2020 | 18:01 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan pelaksanaan kampanye tatap muka atau pengerahan massa pada Pilkada Serentak 2020 dibatasi. Hal itu karena pelaksanaan Pilkada dilakukan di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kampanye akan lebih banyak secara daring,” kata Mahfud dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tentang pelaksanaan Pilkada di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Rakor dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian, Pelaksana Tugas Harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra, Ketua Bawaslu Abhan, para Sekjen Partai Politik serta para instansi terkait.

Ia menjelaskan KPU sedang merevisi aturan yang membatasi pelaksanaan kampanye. Berbagai kebiasaan seperti arak-arakan, konvoi, rapat umum yang menimbulkan kerumunan massa akan dilarang.

“Untuk memastikan penegakan protokol kesehatan akan dilakukan perubahan PKPU Nomor 10 tahun 2020. Antara lain akan mempertimbangkan pelarangan arak-arakan, kerumunan, rapat umum yang langsung yang melebihi jumlah tertentu,” jelas Mahfud.

Dia meminta para Sekjen Parpol agar bisa mensosialisasikan masalah pembatasan kampanye tersebut. Para Sekjen Parpol juga bisa mengingatkan para kadernya, terutama yang maju di Pilkada 2020 agar ketat menjalankan protokol kesehatan. Diantaranya harus disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, gunakan hand sanitizer ketika sedang bepergian, menjaga jarak dan sebagainya.

“Ini tanggung jawab kita semua, tanggung jawab kontestan, tanggung jawab yang punya partai yang memimpin partai dan pemerintah,” tegas Mahfud.

Dia menyebut Kapolri Idham Azis telah mengeluarkan maklumat tentang penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan. Penindakan bisa dikenakan sanksi pidana yang terbukti melanggar.

“Polri didukung TNI, Satpol PP dan Pemda akan melakukan penegakan disiplin dan hukum sesuai dengan maklumat Kapolri No 3 Tahun 2020 yang baru dikeluarkan kemarin. Disitu, ada perintah penegakan hukum pidana kalau terpaksa dilakukan. Dasar hukum pidananya banyak ada undang-undang, kitab undang-undang hukum pidana, undang-undang karantina kesehatan, undang-undang wabah penyakit menular, dan sebagainya. Dengan catatan, penegakan hukum pidana itu bersifat ultimum remedium, artinya tindakan terakhir jika langkah-langkah persuasif sudah tidak bisa lagi dilakukan karena selalu dilanggar,” tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Pemerasan dan Pelecehan di Bandara, Oknum Petugas Medis Tersangka

Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menetapkan oknum petugas medis rapid test berinisial EFY sebagai tersangka.

NASIONAL | 22 September 2020

Pembangunan Berkelanjutan Penting Guna Perkuat Daya Saing

Pemerintah nasional selaku pembuat kebijakan, sektor usaha, para profesional, maupun publik yang lebih luas, turut memperhatikan prinsip keberlanjutan.

NASIONAL | 22 September 2020

Ideologi Salafi Jihadis Masih Akan Jadi Ancaman Serius

Ancaman teroris di Indonesia pada waktu-waktu mendatang masih cukup serius dan karena itu patut diwaspadai, terutama dari penganut ideologi salafi jihadis.

NASIONAL | 22 September 2020

Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Dinilai Sudah Tepat

Sinergitas TNI dan Polri sesuai amanat UU harus menjalin kerja sama dengan semua instansi dalam dan luar negeri.

NASIONAL | 22 September 2020

Pelibatan TNI Atasi Aksi Terorisme Harus Sesuai UU

Di hampir semua negara, pelibatan TNI di dalam menanggulangi aksi terorisme sudah lazim dilakukan.

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Djoko Tjandra Dinilai Tidak Perlu Diambil Alih KPK

Penanganan kasus Djoko Tjandra dan Pinangki Sirna Malasari dianggap sudah berjalan sebagaimana mestinya.

NASIONAL | 22 September 2020

Masuki 2 Minggu, Simulasi Sekolah Tatap Muka di Jateng Dievaluasi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, evaluasi simulasi sekolah tatap muka selama 2 pekan terakhirn hingga hari ini seluruhnya berjalan baik.

NASIONAL | 22 September 2020

Kearifan Lokal Pedesaan Penting Dikembangkan untuk Tingkatkan Pariwisata

Hari Pariwisata Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE.

NASIONAL | 22 September 2020

Pakar Hematologi Undip Prof Soemantri Berpulang

Penasehat ahli dan ikut merintis Yayasan Onkologi Indonesia di Jakarta.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemdikbud Tekankan Pentingnya Orangtua Jadi Guru dan Pendamping Anak Belajar

Orangtua turut dituntut untuk bisa menjadi guru sehingga keberlangsungan proses belajar mengajar anak-anak berjalan dengan baik.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS