Sidang Pinangki, Pakar Apresiasi Kinerja Jaksa Agung
INDEX

BISNIS-27 503.122 (0)   |   COMPOSITE 5724.74 (0)   |   DBX 1066.46 (0)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 491.004 (0)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 976.214 (0)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 167.54 (0)   |   JII 607.336 (0)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1162.4 (0)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1587.29 (0)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0)   |   SMInfra18 287.626 (0)   |   SRI-KEHATI 361.444 (0)   |  

Sidang Pinangki, Pakar Apresiasi Kinerja Jaksa Agung

Rabu, 23 September 2020 | 15:37 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Terdakwa kasus suap dan gratifikasi, Pinangki Sirna Malasari memasuki babak baru yakni sidang perdana pembacaan dakwaan atas kasus yang menjerat dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020).

Dalam perkara ini, Pinangki bersama-sama dengan advokat Anita Kolopaking dan pengusaha Andi Irfan Jaya disangkakan membantu buronan terpidana korupsi cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra untuk pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung melalui Kejaksaan Agung agar pidana terhadap Djoko berdasarkan putusan PK nomor 12 tanggal 11 Juni 2009 tidak dieksekusi.

Atas perbuatannya, Pinangki disangkakan pasal berlapis, yaitu Pasal 5 Ayat (2) juncto Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001. Selain itu, Pasal 3 UU No. 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 15 jo. Pasal 13 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 jo. Pasal 88 KUHP.

Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (MAHUPIKI) Yenti Garnasih menyatakan apresiasinya terhadap kinerja Kejaksaan Agung yang telah menuntaskan berkas Pinangki dan membawa kasus tersebut ke meja hijau dengan relatif cepat.

“Menurut saya harus diapresiasi, kinerja Kejagung dalam hal ini terhadap Pinangki harus diapresiasi karena apa, diawal nama Pinangki tidak muncul, yang muncul pengacara Anita dan Djoko Tjandra, tiba-tiba muncul ini (Pinangki),” kata Yenti Garnasih, Rabu (23/9).

Yenti yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor itu menyayangkan cibiran beberapa pihak yang mencurigai penanganan oleh kejaksaan Agung karena sudah bergerak cepat merampungkan berkas perkara Pinangki.

“Jadi begini kalau penanganan perkara lambat dimarahin, kalau cepat disorotin gimana dong, ya jangan begitu, udah kita lihat aja, justru dengan cepatnya Kejaksaan ini harusnya yang di Kepolisian juga cepat,” ungkapnya.

Yenti meminta kepada penegak hukum agar mengusut dan memproses segera siapapun yang terlibat dengan kasus Pinangki. Menurutnya, kasus ini diprediksi melibatkan pelaku yang tidak sedikit, mulai dari oknum Kejaksaan, Kepolisian, Pengacara, dan Pengusaha.

“Kalau di dalam Pidana itu namanya peserta pelakunya itu banyak mulai dari Djoko Tjandra, polisi-polisi, pengacara dan Pinangki, menurut saya sih segera usut seberapapun yang ada kaitanya dengan Pinangki, kita tahu bahwa tidak mungkin dia kerja sendiri, udah jelaskan,” katanya.

Pakar tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini juga meminta pengusutan perkara Pinangki bisa berjalan secara tuntas, transparan dan tidak ada hal yang ditutup-tutupi atau dilindungi. Pengungkapan dan pengembangan kasus ini tidak boleh dipisah-pisah, harus satu rentetan peristiwa, peran para pelaku dan perbuatan-perbuatan dari para pelaku lainnya.

“Kan tidak mungkin juga dipisah-pisah atau ditutup-tutupin, artinya tidak boleh disekat-sekat karena itu adalah rangkain perbuatan juga, tadi kan ada rangkain peran-peran pelaku, dan juga ada rangkaian-rangkaian perbuatan,” kata Yenti.

Kasus Pinangki ini, lanjut Yenti, dapat mencoreng citra Korps Adhyaksa, maka dari itu menjadi tugas yang tidak mudah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan Agung. Ia menyarankan Kejaksaan bekerja dengan profesional, melakukan evaluasi mulai dari proses rekruitmen, pengawasan dan pembinaan kepada para Jaksa.

“Lakukan evaluasi dari mulai rekrutmen, pengawasan, pengawasannya bagaimana, kalau pernah diawasi lalu bagaimana pembinaan, jadi kan Jamwas, Jambin, harusnya mempunyai kontribusi untuk melakukan perbaikan-perbaikan dasar, sehingga nama baik kejaksaan dimata masyarakat,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Isolasi Keluarga Wali Kota Dilanjutkan di Jambi

Isolasi Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, isteri dan anaknya yang dilakukan di rumah sakit swasta Jakarta 10 hari terakhir dilanjutkan di RSUD Abdul Manap, Jambi.

NASIONAL | 23 September 2020

Pemkab Batubara Miliki Mobil PCR

Pemkab Batubara memiliki mobil PCR untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19. Mobil PCR yang pertama ada di Sumut ini akan digunakan untuk tes swab.

NASIONAL | 23 September 2020

Matakin Minta Pemerintah Prioritaskan Penanganan Covid-19

Matakin juga mengajak segenap elemen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 23 September 2020

87 Nakes di Bengkulu Terpapar Covid-19, 2 Meninggal

Sebanyak 87 nakes di Provinsi Bengkulu, terpapar virus corona atau Covid-19. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya meninggal dunia.

NASIONAL | 23 September 2020

KPU Medan Tetapkan Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman Sebagai Paslon di Pilwalkot Medan

Kota Medan akhirnya menetapkan Bobby Nasution-Aulia Rahman dan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi sebagai paslon di Pilwalkot Medan 2020.

NASIONAL | 23 September 2020

Pemkot Denpasar Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Pemkot Denpasar mampu mempertahankan penghargaan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan opini WTP selama delapan kali berturut-turut.

NASIONAL | 23 September 2020

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Pimpin LPS

Mereka diangkat untuk masa jabatan lima tahun, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

NASIONAL | 23 September 2020

Eks Dirut Jiwasraya Jalani Sidang Tuntutan

Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim didakwa melakukan pengelolaan investasi tanpa analisis yang objektif dan profesional,

NASIONAL | 23 September 2020

Pemerintah Kota Yogyakarta Buka Shelter Layani Orang Tanpa Gejala Covid-19

Sultan berharap, pasien juga dapat diberikan ruang untuk bergerak dan menghirup udara segar.

NASIONAL | 23 September 2020

Pendeta Yeremias Tewas Ditembak, Kapolda Papua: Hentikan Tudingan Pelakunya Aparat Keamanan

Waterpauw mengatakan, sangatlah konyol apabila anggotanya yang melakukan tugas pengamanan terotorial melakukan hal itu (menembak pendeta).

NASIONAL | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS