Kuota Tinggal 116.261, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 30 Juta Orang
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kuota Tinggal 116.261, Pendaftar Kartu Prakerja Capai 30 Juta Orang

Sabtu, 26 September 2020 | 18:51 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sampai 25 September 2020 pukul 09.00 WIB, jumlah pendaftar program Kartu Prakerja melalui situs resmi www.prakerja.go.id mencapai 30.044.167 orang, atau hampir enam kali lipat dibandingkan dengan kuota penerima tahun 2020 sebanyak 5.597.183 orang.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan jumlah pendaftar yang besar dan mencakup semua kabupaten/kota dalam waktu kurang dari tujuh bulan ini tidak hanya mengindikasikan minat dan/atau kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap program, juga akses yang mudah.

“Pendaftaran yang mudah ini sangat penting untuk memberikan akses yang luas bagi masyarakat terhadap aneka pelatihan dalam rangka mendukung cita-cita SDM Unggul, Indonesia Maju,” ujar Airlangga melalui keterangan resmi, Sabtu (26/9/2020).

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10 telah dibuka pada hari ini, 26 September 2020 pukul 12.00 WIB. Program yang secara resmi mulai menerima pendaftaran pada 11 April 2020 saat ini telah menyerap 98% dari total target penerima Kartu Prakerja tahun 2020.

Total penerima Kartu Prakerja setelah ditutupnya pendaftaran gelombang 9 pada 21 September lalu telah mencapai 5.480.918 atau 98% dari total kuota tahun 2020 yang sebesar 5.597.183 orang. Sisa kuota sebesar 116.261 akan diserap melalui pendaftaran gelombang 10 yang dibuka pada hari ini. "Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020,” tutur Airlangga.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 tahun 2020, setiap penerima Kartu Prakerja wajib menggunakan bantuan untuk mengikuti pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak menerima Kartu Prakerja. Apabila tidak melakukan hal ini, maka kepesertaannya akan dicabut.

Hingga hari ini telah ada 189.436 orang yang dicabut kepesertaannya atau setara dengan 3,46% dari total penerima Kartu Prakerja gelombang 1-9 yang berjumlah 5.480.918 orang. Dari pencabutan kepesertaan ini, sejumlah Rp 672.497.800.000 telah dikembalikan ke rekening kas umum negara (RKUN). Komite Cipta Kerja akan memutuskan berapa dan kapan dana yang kembali ke RKUN ini akan dipulihkan dan dialokasikan kepada peserta lainnya.

Sebagai informasi, Program Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan untuk mengembangkan kompetensi, produktivitas, daya saing dan kewirausahaan angkatan kerja Indonesia. Kartu Prakerja tidak menggunakan kartu fisik, tetapi 16 angka unik seperti dalam kartu kredit yang saldonya bisa dipakai untuk membayar pelatihan. Sasaran penerima Kartu Prakerja adalah WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah/kuliah.

Guna merespons dampak pandemi Covid-19, Kartu Prakerja bersifat semi-bansos. Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 2,4 juta. Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu empat bulan dengan besaran Rp 600.000 setiap bulan, serta insentif pasca-survei maksimal sebesar Rp 150.000 untuk 3 survei evaluasi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BKIPM Dorong Kemudahan Ekspor Perikanan ke Jepang dari Manado

BKIPM berupaya menghadirkan terobosan agar produk-produk dalam negeri bisa menjangkau berbagai negara.

NASIONAL | 26 September 2020

Firli: KPK, Polri dan Kejaksaan Sinergi Memberantas Korupsi

Ketua KPK menegaskan pihaknya bersama Polri dan Kejaksaan akan selalu bersinergi untuk pemberantasan korupsi di Indonesia.

NASIONAL | 26 September 2020

KPK Nilai Wajar Puluhan Pegawai Mundur

KPK tak mempersoalkan dengan langkah puluhan pegawai yang memutuskan mengundurkan diri setelah berlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

NASIONAL | 26 September 2020

Tersisa 200.000 Kuota, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Resmi Dibuka

Sejak membuka pendaftaran pada 11 April 2020, ada sekitar 5,4 juta pendaftar yang sudah ditetapkan sebagai peserta Kartu Prakerja.

NASIONAL | 26 September 2020

Dikritik Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro: Orde Baru Sudah Selesai

Menurut Busyro Muqoddas tak adil jika gugatan Bambang ke Sri Mulyani dikaitkan dengan statusnya sebagai putra Presiden ke-2 RI Soeharto.

NASIONAL | 26 September 2020

Erick Thohir: Bantuan Kuota Data Internet Agar Indonesia Tetap Bekerja

Bantuan berupa kuota data internet untuk membantu akses informasi bagi guru, siswa, mahasiswa, dan dosen dalam menjalani Pembelajaran Jarak Jauh.

NASIONAL | 26 September 2020

Busyro Muqoddas Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo

antan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas membenarkan menjadi tim pengacara putra mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo

NASIONAL | 26 September 2020

Pencairan Bantuan Sosial Tunai di Samarinda Masuki Tahap Keenam

Saat pembayaran Pos Indonesia langsung scan dan foto wajah KPM untuk di-upload melalui aplikasi Pos Giro Cash.

NASIONAL | 26 September 2020

Capaian Prolegnas Prioritas 2020: Nafsu Besar, Tenaga Kurang

Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemkumham Benny Riyanto mengatakan, capaian Prolegnas Prioritas 2020 masih jauh dari harapan

NASIONAL | 26 September 2020

Revisi UU Kejaksaan Dinilai Tak Kurangi Kewenangan Penyidikan Polri

Kekhawatiran revisi UU Kejaksaan akan membuat wewenang korps Adhyaksa semakin powerfull dianggap tidak beralasan.

NASIONAL | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS