BTP Cabut Laporan Pencemaran Nama Baik
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

BTP Cabut Laporan Pencemaran Nama Baik

Senin, 28 September 2020 | 16:52 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP), melalui kuasa hukumnya mencabut laporan kasus dugaan pencemaran nama baik setelah memaafkan dua orang tersangka yang telah ditangkap Polda Metro Jaya.

"Hari ini, kita secara resmi telah mencabut laporan polisi yang saya buat (mewakili Basuki) tanggal 17 Mei 2020, dan sudah saya tanda tangan surat pencabutan secara resminya," ujar Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Basuki, Senin (28/9/2020).

Dikatakan Ramzy, kliennya mempertimbangkan untuk mencabut laporan karena kedua tersangka sudah mengakui, menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Terus yang tersangka ini juga perempuan dan ada yang sudah lanjut usia, makanya pertimbangannya pak Basuki untuk mencabut laporan ini," ungkapnya.

Ramzy menyampaikan, kedua tersangka berinisial KS (67) dan EJ (47) telah bertemu dengan Basuki, kemudian meminta maaf secara langsung.

"Betul kedua tersangka sudah saya jembatani, mereka minta bertemu dengan pak Basuki, saya pertemukan kedua tersangka di rumahnya pak Basuki. Ya terkait mereka meminta maaf, menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi bahwa mereka terbawa dengan berita-berita atau komentar-komentar di medsos sehingga mereka menuliskan kalimat-kalimat yang mencemarkan nama baik pak Basuki," katanya.

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya menangkap dua orang perempuan paruh baya berinisial KS dan EJ terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias BTP, dan keluarganya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Basuki, tentang kasus pencemaran nama baik yang dilakukan dua akun Instagram @ito.kurnia milik KS dan @an7a_s679 punya EJ. Aduan Basuki, tercatat dengan nomor laporan polisi LP/2885/V/YAN.2.5/2020/SPKT, tertanggal 17 Mei 2020 yang lalu.

Setelah memeriksa pelapor, saksi serta ahli, penyidik melakukan gelar perkara dan hasilnya kasus dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan setelah dinilai memenuhi unsur Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP, pada tanggal 17 Juli.

Sejurus kemudian, penyidik menelusuri provider dua akun itu dan mendapati akun @ito@kurnia berada di Denpasar, Bali. Tanggal 20 Juli 2020 tim berangkat ke sana, kemudian mengamankan tersangka KS.

Sejurus kemudian, penyidik melacak akun Instagram @an7a_s679 dan terdeteksi berada di Medan, Sumatera Utara. Penyidik Subdit Kejahatan Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara dan melakukan penangkapan terhadap tersangka EJ.

Salah satu contoh pencemaran nama baik yang dilakukan tersangka KS adalah menyandingkan foto Puput Nastiti Devi -istri Basuki- dan anaknya dengan gambar binatang, kemudian ditulis dengan kata-kata tidak pantas. Sementara, tersangka EJ memposting foto keluarga Basuki, istri, anak, dan ibunya dengan ditambah kalimat mencaci-maki.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lima Dokter di RSHD Kota Bengkulu Terpapar Covid-19

Pelayanan di RSHD Kota Bengkulu dipastikan berjalan seperti biasa.

NASIONAL | 28 September 2020

Langgar Protokol Kesehatan, 86 Tempat Usaha Ditutup Paksa

Sanksi lebih keras akan diberikan jika terjaring kembali melanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 28 September 2020

Ketua KPID Sumut Meninggal Akibat Covid-19

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara Parulian Tampubolon meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama seminggu.

NASIONAL | 28 September 2020

Tidak Dapat Izin, Deklarasi KAMI di Surabaya Dihentikan Polisi

Polisi menghentikan deklarasi KAMI di Surabaya, Senin (28/9/2020) karena tidak memiliki izin.

NASIONAL | 28 September 2020

Gain dan JP2GI Terus Gaungkan Kesadaran Kurangi Limbah Makanan

GAIN dan JP2GI juga mendorong perbaikan sektor UMKM pangan dan perikanan yang belakangan terimbas akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 28 September 2020

Ini Alasan Busyro Muqoddas Mau Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo

Perkara yang menimpa Bambang Trihatmodjo bukan perkara dugaan korupsi melainkan kasus administrasi.

NASIONAL | 28 September 2020

Jaksa Agung Buka Rapat Kerja Teknis Bidang Intelijen

Rakernis Bidang Intelijen Tahun 2020 yang diselenggarakan secara virtual di seluruh Indonesia selama dua hari.

NASIONAL | 28 September 2020

Jakarta Masih Tertinggi, Ini Sebaran Kasus Baru Covid-19

DKI Jakarta mencatatkan kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir sampai Senin (28/9/2020) sebanyak 898.

NASIONAL | 28 September 2020

Selangkah Lagi Djoko Tjandra Cs Disidang

Djoko Soegianto Tjandra cs akan disidang dalam kasus penggunaan surat jalan asli tapi palsu.

NASIONAL | 28 September 2020

Proposal Pinangki untuk Fatwa MA Bebaskan Djoko Tjandra Dinilai Tidak Rasional

Pinangki Sirna Malasari diduga mencatut nama pejabat Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung (MA) dalam upaya mengurus fatwa di MA untuk Djoko Tjandra.

NASIONAL | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS