SMRC: Isu PKI Didominasi Kalangan Elite
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

SMRC: Isu PKI Didominasi Kalangan Elite

Rabu, 30 September 2020 | 17:05 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas mengemukakan bahwa pembicaraan tentang isu PKI lebih banyak beredar di kalangan elite. Di kalangan masyarakat bawah, isu itu tidak dibahas, bahkan tidak diketahui.

Hal itu disampaikan Sirojudin Abbas dalam paparan hasil "Sikap Publik atas Isu Kebangkitan PKI" di Jakarta, Rabu (30/9/2020. Ia menyebut survei dilakukan tanggal 23-26 September 2020 lewat sambungan telepon. Survei melibatkan 1.203 responden yang terpilih secara random dengan tingkat kesalahan (margin of error) diperkirakan 2,9 persen.

Ia menjelaskan salah satu temuan survei adalah perbedaan antar tingkat pendidikan. Terdapat 62 persen warga yang berpendidikan tinggi mengetahui isu kebangkitan PKI, sementara 18 persen warga berpendidikan SD yang mengetahuinya.

Dari segi pendapatan, ada 32 persen warga berpenghasilan di bawah Rp 1 juta per bulan yang mengetahui adanya isu kebangkitan PKI. Sementara 40 persen warga berpenghasilan di atas Rp 4 juta mengetahuinya.

"Jelas bahwa dari angka-angka itu, isu PKI hanya bergilir di kalangan elite," tegas Abbas.

Hasil survei juga menunjukkan penyebaran informasi tentang kebangkitan PKI juga berhubungan pula dengan pembelahan masyarakat terkait Pemilihan Presiden 2019. Isu kebangkitan PKI lebih banyak diketahui kalangan pendukung Prabowo dibandingkan di kalangan pendukung Jokowi.

"Ada 48 persen pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 mengetahui isu kebangkitan PKI, sementara hanya 29 persen pemilih Jokowi yang mengetahuinya. Demikian pula, 56 persen pemilih Prabowo yang tahu isu kebangkitan PKI menyatakan percaya bahwa memang ada kebangkitan PKI, sementara hanya 29 persen pemilih Jokowi yang berpendapat begitu," jelas Abbas.

Hasil survei, lanjut Abbas, memperlihatkan persentase pria yang tahu adanya isu kebangkitan PKI mencapai 45 persen. Sementara hanya 27 persen perempuan yang menyatakan tahu isu kebangkitan PKI. Kemudian 40 persen aarga kota yang menyatakan tahu isu kebangkitan PKI, sementara 32 persen warga desa yang mengetahui isu tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SMRC: 14 Persen Masyarakat Percaya Kebangkitan PKI

Hanya sebanyak 14 persen warga Indonesia yang percaya ada kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia saat ini.

NASIONAL | 30 September 2020

Ditanya Jokowi Apa itu Covid-19, Pedagang: Iblis, Setan

Jawaban pedagang itu sempat membuat Jokowi tertegun sejenak.

NASIONAL | 30 September 2020

Proses Mediasi Rampung, AFI Penuhi Anjuran Regulator

AFI menyatakan telah menerima dan tengah menjalankan seluruh anjuran dalam proses mediasi perselisihan hubungan industrial.

NASIONAL | 30 September 2020

Ketua BPK Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Madya

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna telah melantik enam pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan BPK.

NASIONAL | 30 September 2020

Komisi I Setujui Kerja Sama Pertahanan RI dengan Swedia

Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Komisi I DPR yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam membahas RUU itu.

NASIONAL | 30 September 2020

Kapolri Tegaskan Komitmen di Garda Terdepan Perang Melawan Covid-19

Kapolri mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan maklumat agar klaster pilkada tidak terjadi selama proses tahapan berlangsung.

NASIONAL | 30 September 2020

KPK Belum Terima Salinan Putusan 22 Koruptor yang Hukumannya Dipotong MA

Selain 22 koruptor yang telah dikurangi hukumannya, saat ini setidaknya terdapat 38 koruptor yang perkaranya ditangani KPK sedang mengajukan PK ke MA.

NASIONAL | 30 September 2020

Jelang Pilkada, Bobby Nasution Ajak Warga Medan Tetap Rukun

"Kami tidak menginginkan politik identitas digunakan saat kampanye," ujar Bobby Nasution, Rabu (30/9/2020).

NASIONAL | 30 September 2020

Blusukan Terbatas Jadi Model Kampanye Cakada di Bengkulu

Kampanye blusukan dengan jumlah peserta terbatas maksimal 50 orang dan sesuai protokol kesehatan.

NASIONAL | 30 September 2020

BI Perluas Program Beasiswa ke 39 Perguruan Tinggi

Total penerima beasiswa BI sejak program Dedikasi untuk Negeri mulai bergulir pada 2011 mencapai 25.000 mahasiswa dari 175 Perguruan Tinggi.

NASIONAL | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS