Jurnalis Jadi Korban Demo Cipta Kerja, Ini Kata Polri
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Jurnalis Jadi Korban Demo Cipta Kerja, Ini Kata Polri

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:58 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sedikitnya tujuh jurnalis menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat meliput jalannya aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja di Jakarta pada Kamis (8/10/2020).

“Memang kita seharusnya menjunjung dan melindungi wartawan, tapi karena situasinya chaos dan anarkis, anggota juga melindungi dirinya sendiri,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri Jumat (9/10/2020).

Menurut Argo harusnya polisi dan wartawan saling kerja sama saja di lapangan. Kalau ketemu anggota jurnalis bisa menunjukan identitas yang jelas.

“Beritau teman-teman mencari berita, disampaikan saja bahwa saya seorang wartawan sedang meliput, nanti di belakang dan akan dilindungi,” klaim Argo.

Saat ditanya mengenai insiden di mana jurnalis yang menunjukan identitas, memakai atribut lengkap, tetapi tetap diintimidasi sampai ditangkap, berikut jawaban Argo.

“Nanti kita akan kroscek dulu kejadiannya seperti apa, tapi setiap pengamanan kami sudah memberi imbauan dan mengingatkan semua agar tidak terjadi salah paham,” jawab Argo.

Salah satu yang jadi korban adalah jurnalis CNNIndonesia.com, Tohirin, ia mengaku kepalanya dipukul dan ponselnya dihancurkan polisi ketika ia meliput demonstran yang ditangkap kemudian terkena pukulan di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Ketika itu dirinya tak memotret atau merekam perlakuan tersebut. Polisi tak percaya kesaksiannya, lantas merampas dan memeriksa galeri ponsel Tohirin.

Polisi marah ketika melihat ada foto aparat memiting demonstran. Akibatnya, gawai yang ia gunakan sebagai alat liputan itu dibanting hingga hancur, maka seluruh data liputannya turut rusak.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua Relawan Covid-19: Semua Pihak pada Aksi Demo Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Massa aksi maupun aparat keamanan diminta terus mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 tidak melonjak tajam.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Aktor Utama Demo Rusuh, Ini Pernyataan Polri

Polri masih terus melakukan pemeriksaan terhadap hampir 4.000 orang yang ditangkap terkait demo rusuh menuntut pembatalan UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Pemkot Jambi Upayakan Fasilitas Uji Swab Mandiri

Pengadaan fasilitas uji usap mandiri dinilai penting untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Kota Jambi.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Pengamat: Lima Hal Penting terkait UU Cipta Kerja

Wakil Dekan FH UKSW menyebutkan ada lima hal penting yang harus diperhatikan terkait maraknya aksi pro kontra pengesahan UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

KSPI Akan Ajukan Gugatan UU Cipta Kerja ke MK

Menurut Said Iqbal, KSPI akan melanjutkan gerakan aksi secara konstitusional dengan mengajukan gugatan terhadap UU Cipta Kerja ke MK.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki KKB

Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat aksi pengadangan serta penembakan tersebut.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD

Gubernur Sumut meminta kalangan tenaga medis untuk melaporkan kekurangan alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

50 Tenaga Kesehatan di RSUD Madina Terpapar Covid-19

Dokter yang bertugas tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Hari Ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin Bahas UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin maupun pihak Istana terkait pembahasan UU Cipta Kerja dalam rapat intern tersebut

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gedung DPRD Sumut Dijaga Ketat

Pengamanan ekstra ketat dilakukan polisi guna mengantisipasi aksi demo susulan dalam menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS