Survei KedaiKOPI: Publik Yakin Vaksin Merah Putih Akhiri Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Survei KedaiKOPI: Publik Yakin Vaksin Merah Putih Akhiri Pandemi Covid-19

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 21:58 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia) meminta pekerja di DKI Jakarta untuk menilai tingkat optimisme terhadap Vaksin Merah Putih yang kini sedang dikembangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi RI. Sebanyak 70,7% responden menyatakan bahwa mereka optimis bahwa Vaksin Merah Putih akan menyelesaikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Tingkat optimisme yang tinggi menunjukkan apresiasi publik terhadap pemerintah yang sedang mengembangkan Vaksin Merah Putih, serta merupakan representasi harapan masyarakat bahwa Vaksin ini dapat menyelesaikan pandemi Covid-19,” kata Manajer Riset Lembaga Survei KedaiKOPI, Justito Adiprasetio, Sabtu (17/10/2020).

Survei ini juga mengungkapkan bahwa ada kenaikan persepsi ancaman Covid-19 di mata publik dibandingkan 6 bulan lalu. Hal tersebut dapat terlihat dari 64,7% responden yang menjawab bahwa Covid-19 sebagai sebuah ancaman. Hal tersebut berbanding lurus dengan sedikitnya jumlah responden yang percaya bahwa orang Indonesia kebal terhadap Covid-19 yaitu sebesar 26,5%. Jumlah tersebut menurun 5,3% dari survei sebelumnya yang dilakukan pada awal September 2020 lalu.

“Meningkatnya persepsi ancaman Covid-19 dan semakin menurunnya tingkat kepercayaan bahwa orang Indonesia kebal terhadap Covid-19 merupakan sebuah penanda bahwa tingkat kesadaran publik akan bahaya dari virus itu meningkat, imbuh Justito.”

Sementara itu menurut Ketua Umum PB IDI, dr. Daeng M Faqih, mengatakan bahwa pengembangan serta penemuan vaksin dan obat Covid-19 sama-sama penting. Namun, jika ditanya mana yang lebih didahulukan, Daeng menyebut vaksin yang sebaiknya ditemukan bagi masyarakat umum yang sehat.

"Jadi kalau kita mau menghentikan Covid-19, penularan harus dipotong, maka otomatis bisa reda. Dengan cara apa? Masyarakat yang tertular ditemukan dan diobati. Jauh lebih penting pencegahan, yang sehat tidak tertular dari yang sakit. Secara umum dengan 3M, secara spesifik dengan vaksinasi," kata Daeng, dalam acara virtual tersebut.

Tingkat kesadaran yang tinggi juga berdampak pada perilaku yang ditunjukkan publik selama Pandemi Covid-19 ini. Hal tersebut dapat terlihat dari seberapa sering publik melakukan tindakan pencegahan Covid-19 dalam seminggu dengan skor 0 untuk tidak pernah dan nilai 7 untuk melakukannya setiap hari. Penggunaan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak mendapatkan nilai tertinggi dengan nilai masing-masing 6,5; 6,4; dan 6,0. Sedangkan penggunaan hand sanitizer mendapatkan skor 5,8, konsumsi multi-vitamin sebanyak 4,5, dan penyemprotan disinfektan sebanyak skor 3,6.

Survei ini juga memperlihatkan terbaginya persepsi responden terhadap efektifitas dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang kedua oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 49,8% menyatakan PSBB kedua ini efektif, berbanding tipis dengan yang menyatakan bahwa PSBB kedua ini tidak efektif sebanyak 48,7%. Selain itu, jumlah responden yang bekerja dari rumah sebanyak 30,5%, sedangkan yang masih masuk ke kantor sebanyak 36,1%. Sisanya, sebanyak 33,4% menyatakan bahwa mereka mendapatkan shift masuk bergiliran.

Selanjutnya, survei ini juga menunjukkan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 sudah menjangkiti lingkungan terdekat. Sebanyak 26,5% responden menjawab bahwa ada orang dari lingkungan terdekat mereka yang terkena kasus positif Covid-19. Rata-rata jumlah orang yang positif Covid-19 dari lingkungan terdekat tersebut sebanyak 3 hingga 4 orang. Selebihnya, sebanyak 35% menjawab tidak dan 38,5% lainnya menjawab tidak tahu.

“Jalan menuju akhir dari pandemi ini masih panjang, namun tingginya rasa optimisme publik terhadap Vaksin Merah Putih untuk mengatasi pandemi ini, juga didukung oleh meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya pandemi Covid-19 ini akan memuluskan langkah kita dalam menyelesaikan pandemi ini.” kata Justito.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri Rahayu mendukung penuh upaya pemerintah mendapatkan vaksin Covid-19. "Kita support upaya mendapatkan vaksin ini. Salah satu kelemahan kita selama ini adalah kita kekurangan anggaran untuk mendukung risetnya. Kesadaran masyarakat kita termasuk yang tinggal di perkotaan masih belum terlalu tinggi seperti kebiasaan mengenakan masker dan menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan. Apapun alasannya, kenyataannya Covid-19 ini ada dan membahayakan nyawa," kata Sri.

“Survei Opini Publik Pengembangan Vaksin Merah Putih” diselenggarakan oleh Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) pada 8 - 10 Oktober 2020 dengan menggunakan telepon (telesurvei) kepada 803 responden yang merupakan pekerja/karyawan kantor di DKI Jakarta.

Pemilihan kriteria pekerja kantor dilandaskan pada alasan bahwa mereka memiliki pengetahuan yang relatif sedang sampai tinggi tentang isu nasional dan perekonomian nasional. Responden survei berasal dari panel survei Lembaga Survei KedaiKOPI dari Agustus 2018 – Agustus 2020 yang berjumlah 5.426 orang, dengan kriteria pekerja kantor di Jakarta dan berusia ≥ 17 tahun. Dengan demikian tingkat respons (response rate) telesurvei adalah sebesar 14,8%.

Hasil lengkap “Survei Opini Publik Pengembangan Vaksin Merah Putih” dapat diunduh di www.kedaikopi.co.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jenazah Cai Changpan Diautopsi di RS Polri

Cai Changpan ditemukan tewas tergantung di kawasan pabrik pembakaran ban di Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2020) pagi.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Tenaga Medis Perlu Jaga Spirit Tangani Covid-19

Segenap tenaga medis harus tetap menjaga spirit atau semangat kerja dalam menangani pandemi Covid-19.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Sudirman Dilantik Jadi Sekda Pemprov Jambi

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjungabung Timur, Sudirman resmi memangku jabatan Sekda Pemprov Jambi.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Cai Changpan Mati Bunuh Diri, Ini Sikap Kanwil Kumham Banten

Kanwil Kumham Banten terus mencermati perkembangan terkait penemuan narapidana Cai Changpan yang ditemukan tewas gantung diri di Jasinga.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Program Padat Karya Ditjen Hubdat Bantu Warga Terdampak Covid-19

Program padat karya Ditjen Hubdat Kemhub ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Tambah 63, Kasus Positif Covid-19 di Garut Jadi 414

Dari total 414 kasus Covid-19 di Garut, rinciannya 150 orang menjalani perawatan medis, 250 orang dinyatakan sembuh dan 14 orang meninggal dunia.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Autopsi Jenazah Cai Changpan

Autopsi terhadap Cai Changpan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Gerakan Khilafah Tak Pernah Mati, Pemerintah Diminta Waspadai Kebangkitan HTI

HTI dianggap hanya bersalin rupa dan terus eksis di bawah tanah.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Moeldoko: UU Cipta Kerja Sederhanakan Regulasi

Moeldoko menegaskan bahwa Undang-undang Cipta Kerja merupakan penyederhanaan regulasi yang dibutuhkan masyarakat dan semua pemangku kepentingan.

NASIONAL | 17 Oktober 2020

Apeksi Bentuk Tim Khusus Kaji RUU Cipta Kerja

Apeksi menyepakati seluruh anggota di berbagai daerah agar membuka ruang dialog dan menyerap aspirasi.

NASIONAL | 17 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS