Besok, Soenarko Dipanggil Polisi Sebagai Tersangka
INDEX

BISNIS-27 510.733 (0.16)   |   COMPOSITE 5813.99 (20.01)   |   DBX 1076.27 (6.37)   |   I-GRADE 169.305 (0.44)   |   IDX30 499.8 (0.69)   |   IDX80 132.38 (0.22)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.75)   |   IDXG30 135.455 (0.01)   |   IDXHIDIV20 450.5 (0.72)   |   IDXQ30 146.053 (0.06)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.26)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (1.56)   |   IDXV30 131.098 (1.1)   |   INFOBANK15 988.482 (3.83)   |   Investor33 429.242 (0.48)   |   ISSI 170.543 (0.21)   |   JII 620.021 (0.07)   |   JII70 214.017 (0.2)   |   KOMPAS100 1185.8 (3.91)   |   LQ45 922.358 (1.42)   |   MBX 1613.53 (4.97)   |   MNC36 321.576 (0.67)   |   PEFINDO25 321.335 (-1.62)   |   SMInfra18 295.407 (1.2)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.9)   |  

Besok, Soenarko Dipanggil Polisi Sebagai Tersangka

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:10 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Dit Tipidum Bareskrim akan memeriksa Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata ilegal, Selasa (20/10/2020) besok.

“Tadi saya sudah tanya ke penyidik, agendanya besok. Untuk jam, seperti biasa pukul 09.00 WIB, normatifnya begitu," kata Kato Penmas Polri Brigien Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (19/10/2020).

Seperti diberitakan setelah sekian lama tak terdengar kabarnya, Dit Pidum Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan terhadap Soenarko pada Jumat (16/10/2020) dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Namun Soenarko meminta penjadwalan ulang.

Kasus Soenarko awalnya diungkap oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan saat itu, Wiranto, dalam jumpa pers di kantornya pada 21 Mei 2019. Wiranto mengatakan, Soenarko jadi tersangka terkait kepemilikan senjata api ilegal yang diduga akan digunakan dalam kerusuhan 22 Mei 2019.

Saat itu pecah bentrok antara massa dengan aparat di sejumlah titik sekitar Sarinah, Tanah Abang, dan Sabang. Ini bermula dari aksi unjuk rasa para pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno di depan kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Sarinah, Jakarta Pusat. Pasangan tersebut kalah dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Saat itu Soenarko pun sempat ditahan. Namun, polisi mengabulkan penangguhan penahanan Soenarko yang diajukan dengan penjamin Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Namun kini Soenarko dipanggil untuk kembali diperiksa.

Dalam kasus ini sebenarnya bukan hanya Soenarko yang jadi tersangka. Tapi juga ada Kivlan Zein, Habil Marati, dan Komjen (pur) Sofyan Jacob.

Hanya Kivlan dan Habil yang sudah disidang, sementara Soenarko dan Sofyan belum disidang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Telusuri CCTV untuk Identifikasi Penabrak Mobil Hanafi Rais

Polisi sudah mengetahui identitas kendaraan yang diduga menabrak mobil yang ditumpangi Ahmad Hanafi Rais Wiryosudarmo.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Lima Nama "Tuhan" Masuk DPT Pilkada Jember

Nama "Tuhan" tersebut sudah masuk dalam DPT pemilu sebelumnya, yakni pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019, sehingga nama tersebut benar-benar ada dan bukan rekayasa

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Puan Maharani Salurkan Bansos untuk Warga Bali

Ketua DPR RI Puan Mahari menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga Bali yang terdampak Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Perketat Pintu Masuk Lokasi Wisata

Satgas Covid-19 Sumut akan melakukan penyekatan di setiap pintu masuk di kabupaten maupun kota yang ramai dikunjungi saat liburan panjang di daerah wisata.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Drainase Vertikal Juga Menjamin Cadangan Air Tanah

Menabung air hujan maka meminimalisasi genangan dan memiliki cadangan air.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Cegah Banjir Jakarta dengan Menabung Air Hujan

Air hujan cukup untuk memenuhi kebutuhan 20 juta penduduk Jakarta

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Masuk Destinasi Wisata KSPN, Konektivitas Pulau Morotai Ditingkatkan

Untuk meningkatkan konektivitas antardestinasi wisata di Pulau Morotai, Kempupera membangun berbagai sarana dan prasarana.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Penyidik Kejati Geledah Kanwil ATR/BPN NTT

Aset tanah milik pemerintah yang diduga telah dialihkan kepada pihak ketiga itu memiliki luas 30 hektare berlokasi di Kecamatan Komodo.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

UU Ciptaker, Pemerintah Diminta Siapkan Peta Posisi Lahan

Pejabat pusat maupun daerah dilarang mengeluarkan izin aktivitas-aktivitas yang potensial apalagi secara nyata membahayakan kehidupan umat manusia.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Menag Pastikan Kenaikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren Segera Cair

Dana BOS bisa digunakan untuk pembelian atau sewa sarana/perlengkapan/peralatan, atau pelaksanaan kegiatan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS