Ini Alasan Polisi Tahan Penghina Moeldoko
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Ini Alasan Polisi Tahan Penghina Moeldoko

Senin, 19 Oktober 2020 | 17:26 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri membantah jika pihaknya berlebihan dengan tanggap menahan pemilik akun Facebook Muhammad Basmi yang diduga menghina Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

"Kami bukan fokus di kasus Pak Moeldoko-nya. Tapi yang bersangkutan ditangkap terkait dengan ujaran kebenciannya," kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (19/10/2020).

Seperti diberitakan saat ini Basri sudah resmi ditahan. Yang bersangkutan terancam 6 tahun pidana penjara. Basmi sebelumnya ditangkap di sebuah indekos yang ada kawasan Jalan H. Murtado, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Penangkapan itu berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/A/590/X/2020/BARESKRIM, tertanggal 17 Oktober 2020.

Polisi masih mendalami motif pelaku yang mengaku ingin memperbaiki bangsa Indonesia dan menuangkan ide-ide pikirannya ke media sosial.

Polisi menyita barang bukti di antaranya satu unit telepon genggam beserta sim card, dan akun Facebook.

Tersangka dijerat Pasal 28 Ayat (2) UU ITE, dan atau penghinaan sesuai Pasal 207 KUHP terkait dugaan ujaran kebencian berbau SARA.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jelang Libur Panjang, Pengelola Wisata Diingatkan Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Komite kebijakan tidak akan segan-segan memberi sanksi bagi pengelola tempat wisata yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Gubernur Sumut Minta Kepala Daerah Aktif Kampanyekan 3M

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menilai protokol kesehatan merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai prnyebaran virus corona.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Menjamu 2 Jenderal Tersangka Skandal Djoko Tjandra, Kajari Jaksel Diminta Dievaluasi

Anang Supriatna memberikan perlakuan berbeda seperti jamuan makan kepada Napoleon Bonaparte dan Prasetijo Utomo.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Siap Jalani Sidang, John Kei Tegaskan Tidak Lakukan Penyerangan

John Kei menyatakan dirinya sama sekali tidak menyuruh melakukan penyerangan atau pembunuhan, hanya meminta untuk menagih utang.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Curah Hujan Tinggi, Kepala Desa Diminta Antisipasi Bencana

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar telah menginstruksikan pemerintah desa untuk mengantisipasi potensi bencana angin, banjir, dan longsor.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Mendagri Imbau Warga ke Luar Kota saat Libur Panjang Lakukan Tes PCR

Dengan melakukan tes PCR sebelum pergi liburan ke luar kota, maka sudah dapat dipastikan warga bepergian dalam keadaan sehat.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

MAKI: Skandal Jiwasraya Catatkan Rekor Baru Vonis Seumur Hidup Bagi Koruptor

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis empat terdakwa kasus korupsi Jiwasraya divonis hukuman penjara seumur hidup.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Besok, Soenarko Dipanggil Polisi Sebagai Tersangka

Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko akan dipanggil sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata ilegal, Selasa (20/10/2020).

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Polisi Telusuri CCTV untuk Identifikasi Penabrak Mobil Hanafi Rais

Polisi sudah mengetahui identitas kendaraan yang diduga menabrak mobil yang ditumpangi Ahmad Hanafi Rais Wiryosudarmo.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Lima Nama "Tuhan" Masuk DPT Pilkada Jember

Nama "Tuhan" tersebut sudah masuk dalam DPT pemilu sebelumnya, yakni pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019, sehingga nama tersebut benar-benar ada dan bukan rekayasa

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS