Dilimpahkan, John Kei Segera Jalani Sidang
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-9.35)   |   COMPOSITE 5783.33 (-76.79)   |   DBX 1064.04 (3.55)   |   I-GRADE 168.858 (-3.6)   |   IDX30 499.932 (-11.4)   |   IDX80 131.904 (-2.74)   |   IDXBUMN20 373.781 (-10.16)   |   IDXG30 136.463 (-2.36)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-9.17)   |   IDXQ30 146.101 (-3.1)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-1.16)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-3.76)   |   IDXV30 127.988 (-2.92)   |   INFOBANK15 983.467 (-16.37)   |   Investor33 429.105 (-8.52)   |   ISSI 169.797 (-2.23)   |   JII 620.069 (-13.02)   |   JII70 213.196 (-3.7)   |   KOMPAS100 1177.3 (-20.81)   |   LQ45 920.112 (-19.2)   |   MBX 1606.46 (-25.01)   |   MNC36 321.125 (-6.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-2.51)   |   SMInfra18 295.49 (-7.02)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-7.34)   |  

Dilimpahkan, John Kei Segera Jalani Sidang

Senin, 19 Oktober 2020 | 19:28 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, melakukan pelimpahan tahap dua tersangka John Kei (JK) beserta barang bukti terkait kasus pembunuhan berencana serta penganiayaan, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Selain John Kei, enam tersangka lain juga turut dilimpahkan.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pelimpahan tahap dua ini terkait kasus pembunuhan berencana dan penganiayan sehingga mengakibatkan korban Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin meninggal dunia dan Angki mengalami luka-luka yang diduga dilakukan John Kei dan kawan-kawan, di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Kasus ini berkaitan juga dengan penyerangan di kediaman Nus Kei, di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

"Secara keseluruhan hari ini kami melaksanakan penyerahan tujuh tersangka beserta barang buktinya. Kami jelaskan penyerahan tujuh tersangka dan barang bukti adalah fokusnya di TKP pertama yaitu, di Duri Kosambi, dengan korban inisial EW. Tersangka yang diserahkan ke kejaksaan beserta barang bukti hari ini itu meliputi lima eksekutor pembunuhan yang dilaksanakan di Jalan Kosambi dan dua di diantaranya adalah mastermind pertama JK itu sendiri dan kedua tersangka DF (Daniel Farfar)," ujar Calvijn, di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2020).

Dikatakan Calvijn, sebelumnya Polda Metro Jaya telah menyerahkan 29 tersangka terkait kasus penyerangan kediaman Nus Kei di Green Lake, Cipondoh, Tangerang, ke Kejaksaan Negeri Tangerang. Sementara hari ini, ada tujuh tersangka yang dilimpahkan terkait kasus penganiayaan dan pembunuhan berencana di Duri Kosambi, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

"Total keseluruhan tersangka sebanyak 37 orang. Masih ada satu tersangka berinisial FR yang berkasnya masih dalam proses penelitian jaksa. Jadi di situ secara terang benderang kami jelaskan terkait dengan TKP kedua di Green Lake itu sudah dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka beberapa waktu lalu. Kemudian di TKP ketiga di perumahan Tytian Indah itu juga sudah dilakukan tahap dua beberapa waktu lalu, dan tambahan-tambahan pengembangan kasusnya, termasuk ada senpi, softgun, begitu juga sajam itu sudah dilakukan penyerahan beberapa waktu lalu," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan, pihak kejaksaan telah menerima pelimpahan tujuh tersangka dan barang bukti yang terangkum dalam empat berkas perkara.

"Pasal yang diterapkan adalah mulai dari Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), Pasal 338 KUHP, Pasal 170, dan kepemilikan senjata Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951," jelasnya.

Nirwan menuturkan, kejaksaan memperpanjangan penahanan selama 20 hari ke depan kepada tersangka John Kei dan kawan-kawan. Setelah syarat formil dan materil lengkap, mereka akan segera disidangkan.

"Selanjutnya kita telah menerima tersangka dan barang bukti untuk 20 hari ke depan dilakukan penahanan, perpanjangan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Polda Metro Jaya. Ada masa selama 20 hari untuk jaksa menyusun dakwaan, selanjutnya apabila memang sudah dianggap memenuhi syarat formil dan materil perkara tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Legislator: PSBB Bisa Dipelonggar Asalkan Protokol Kesehatan Diperketat

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pelonggaran PSBB bisa dilakukan dengan syarat pelaksanaan protokol kesehatan diperketat.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kejagung Periksa 11 Saksi Kasus Jiwasraya

Jampidsus kembali melakukan pemeriksaan 11 (sebelas) orang saksi terkait kasus Jiwasraya.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Libur Panjang, Warga Jateng Diminta Tidak Mudik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warga Jawa Tengah agar tidak berbondong-bondong mudik saat libur panjang akhir pekan depan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kebakaran Kejagung, Polri: Doakan Saja Minggu Ini Tuntas

Meski tidak ada kendala dalam pengusutan kasus kebakaran Gedung Kejagung, namum polisi tak kunjung menetapkan siapa sebagai tersangkanya.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Mendes: Bonus Demografi Jadi Kesempatan Akselerasi Pembangunan

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meyakini bonus demografi bisa menjadi kesempatan untuk mengakselerasi pembangunan desa.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Demo UU Cipta Kerja, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Organisasi

Mabes Polri mengatakan bahwa pada ini baru menemukan keterlibatan 8 aktivis KAMI di Medan dan Jakarta terkait demo UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Cegah Klaster Liburan, Mendagri Minta Kepala Daerah Jaga Wilayahnya dari Covid-19

Warga yang datang dari luar harus dipastikan sudah melakukan tes Covid-19 dan hasilnya negatif, sehingga tidak menjadi penular Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Skandal Djoko Tjandra, Komjak Bakal Panggil Kajari Jaksel

Komjak memastikan bakal memanggil dan meminta keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Anang Supriatna.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Lebih dari 78% Santri di Sleman Sembuh dari Covid-19

Dari total 135 santri yang terpapar, hingga Senin (19/10/2020), 106 sudah dinyatakan sembuh.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

KPK Pastikan Usut Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia

KPK) memastikan sedang mengusut dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran produk PT Dirgantara Indonesia.

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS