Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Terapkan 3M
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.34)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.96)   |   DBX 1076.27 (11.92)   |   I-GRADE 169.305 (0.55)   |   IDX30 499.8 (-0.92)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.01)   |   IDXG30 135.455 (0.05)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.98)   |   IDXQ30 146.053 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.27)   |   IDXV30 131.098 (-0.19)   |   INFOBANK15 988.482 (5.02)   |   Investor33 429.242 (-0.7)   |   ISSI 170.543 (-0.37)   |   JII 620.021 (-3.74)   |   JII70 214.017 (-1.07)   |   KOMPAS100 1185.8 (-0.19)   |   LQ45 922.358 (-1.18)   |   MBX 1613.53 (0.24)   |   MNC36 321.576 (-0.73)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.97)   |   SMInfra18 295.407 (1.45)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.28)   |  

Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Terapkan 3M

Minggu, 25 Oktober 2020 | 22:20 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat diingatkan untuk tidak lengah saat libur panjang tiba dengan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Protokol kesehatan 3M ini yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Bahkan menurut Satuan Tugas Penanganan Covid-19 3M kini menjadi 3W yakni wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dan wajib menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Oleh karena itulah, Satgas mengkampanye Ingat Pesan Ibu untuk menyadarkan masyarakat pentingnya 3M.

Ketua Bidang Koordinator Relawan Satgas Covid-19 Andre Rahadian mengatakan, menjelang libur panjang banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengisi liburan di tengah pandemi.

Kegiatan yang dilakukan pun harus tetap melakukan protokol kesehatan.

"Ingat saat Idul Fitri di awal berhasil kita cegah orang bepergian, menjalankan protokol kesehatan, tapi beberapa bulan ke belakang dan Agustus ada beberapa libur panjang tingkat penyebaran Covid-19 meningkat," katanya di Jakarta, Minggu (25/10).

Andre mengingatkan, liburan panjang kali ini bisa diisi dengan liburan aman selama menjalankan protokol kesehatan.

"Jangan sampai liburan ini menurunkan kewaspadaan kita, jadi berkerumun," ucapnya.

Ketika berkumpul dengan sanak saudara, tetap menjaga protokol kesehatan, jangan terlalu lama dalam satu ruangan.

Kegiatan lain di masa libur panjang juga bisa diisi dengan membersihkan lingkungan sekitar seiiring masuknya musim hujan ditambah dampak La Nina yang meningkatkan intensitas curah hujan.

Untuk mengantisipasi kluster baru selama libur panjang lanjutnya, Satgas sudah berkoordinas dengan Satgas di daerah dan pemerintah kabupaten kota yang memiliki lokasi wisata dengan potensi banyak dikunjungi masyarakat sehingga menimbulkan kerumunan.

Terhadap objek wisata tersebut, Satgas minta pemenuhan protokol kesehatan, menjaga kapasitas pengunjung dan membuat konsep wisata aman tanpa kerumunan.

"Lebih disarankan untuk mengisi kegiatan libur di rumah saja tanpa berpergian jauh atau melakukan kegiatan yang menimbulkan potensi terkena Covid-19," paparnya.

Satgas juga melibatkan TNI,Polri dan relawan untuk membantu pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di tempat wisata. Bahkan jika ada tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan sanksi siap diberikan.

Sanksi tegas hingga pencabutan ijin bisa diganjarkan, dan sudah ada tempat usaha yang diberikan sanksi serupa karena melanggar protokol kesehatan.

Menurutnya, sanksi adalah pilihan terakhir. Ketegasan dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sangat penting bukan sekedar untuk mengubah perilaku tetapi juga melindungi diri dan keluarga dari penularan Covid-19.

Menjaga diri dan keluarga dengan protokol 3M dalam libur panjang adalah bagian dari pencegahan penularan Covid-19. Hal ini akan membantu meringankan tugas berat dokter, tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan.

Ingat Pesan Ibu

Dikatakannya, kampanye Ingat Pesan Ibu punya makna dalam agar masyarakat bisa mengikuti dengan displin 3M layaknya mengingat dan menerapkan pesan seorang ibu.

"Ibu yang kita harapkan berperan lebih dalam ingatkan anggota keluarga jaga jarak. Di banyak agama posisi ibu sangat penting jadi kita harapkan saat ibu berikan pesan atau anggota keluarga atau anak bisa cepat menangkap atau mendengarkan," paparnya.

Sosialisasi 3M juga dilakukan dengan banyak cara seperti melibatkan media dan tokoh kunci di masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal. Sejak Agustus 2020 pun Satgas aktif melakukan pelatihan relawan untuk menjangkau kampanye 3M hingga level keluarga.

"Kita lihat di Agustus 2020, berdasarkan riset BPS ada sekitar 17 persen masyarakat yang yakin tidak akan terkena Covid atau tidak percaya penyebaraan Covid. Kalau dihitung 270 juta masyarakat maka ada 45 juta orang yang masih belum percaya," jelasnya.

Satgas kemudian mencoba menerapkan terus perubahan perilaku di masyarakat. Saat ini kepatuhann memakai masker sudah meningkat 85 persen. Menjaga jarak 80 persen.

Apa yang coba dilakukan adalah perubahan perilaku yang tidak menimbulkan ketidaknyamanan. Namun semuanya punya tujuan penting untuk menghilangkan penyebaran virus Covid-19.

"Kita harus memyampaikan dan mempertimbangkan kearifan lokal. Kita tahu banyak daerah yang masih melihat siapa yang menyampaikan selain pesan jadi kita undang banyak key opinion leader di daerah," paparnya.

Contohnya di Surabaya dilakukan pada awal Agustus kemarin menggandeng bonek untuk menggelorakan pentingnya 3M.

Masyarakat diberi pemahaman virus bisa menular melalui droplet. Bagi masyarakat lansia dan punya penyakit bawaan juga harus waspada karena rentan tertular dan risikonya lebih tinggi. Apalagi di masyarakat ada orang tanpa gejala yang bisa menularkan virus meski tanpa gejala.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PJJ Berdampak Negatif bagi Psikis dan Kehidupan Sosial Anak

Dengan pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, terdapat beberapa masalah yang muncul termasuk persoalan psikologis orangtua dan murid.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Survei Indikator: 50,2% Masyarakat Inginkan Pilkada Ditunda

Hal itu karena penyebaran virus corona atau Covid-19 masih tinggi dan belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gempa Selatan Jawa Barat Miliki Guncangan Luas dan Kuat

Gempa tersebut memiliki guncangan luas hingga Semarang, Yogyakarta dan Tegal karena tergolong gempa dalam lempeng.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Direktur Merial Institute Ajak Pemuda Berkontribusi untuk Bangsa

Dibutuhkan pemuda yang berkarakter, cinta tanah air, dan berjiwa nasionalisme untuk bahu-membahu dan bergotong royong menangani masalah Covid-19.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gunung Sinabung Luncurkan Awan Panas Setinggi 1.500 meter

Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara meluncurkan awan panas setinggi 1.500 meter, Minggu (25/10/2020).

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Pedagang Positif Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Ditutup

Penutupan selama dua hari.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Menko PMK Minta Patriotisme Pemuda Harus Terus Ditingkatkan

Keberhasilan pembangunan pemuda, menjadi salah satu kunci sukses dalam memanfaatkan bonus demografi yang dialami Indonesia.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Kompolnas: Perlu Hukuman Tegas bagi Oknum Polisi yang Terlibat Narkoba

Diperlukan hukuman yang tegas agar ada efek jera.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Lawan Covid-19, Kempora Ajak Kaum Muda Bangkit dan Bersatu

Dalam rangka Sumpah Pemuda, Kempora mengajak kaum pemuda bangkit bersama di era pandemi ini dan bersatu padu melawan Covid-19 sekaligus mencegah penularannya.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Kempora Umumkan Pemenang Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) mengumumkan pemenang Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif dan Berprestasi Tahun 2020.

NASIONAL | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS