Kejaksaan Agung Diminta Optimalkan Sita Aset Koruptor Jiwasraya
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Kejaksaan Agung Diminta Optimalkan Sita Aset Koruptor Jiwasraya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:35 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Garnasih meminta Kejaksaan Agung untuk mengoptimalkan sita aset para terdakwa kasus korupsi Jiwasraya.

Hal itu diungkapkan Yenti menanggapi vonis dua terdakwa kasus korupsi Jiwasraya yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020). Keduanya yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Benny Tjokro dan Heru Hidayat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus Jiwasraya. Keduanya dinyatakan terbukti melakukan korupsi hingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 16,807 triliun serta melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Menurut Yenti, vonis uang pengganti yang harus dikembalikan terdakwa Benny Tjokro dan Heru agar terus dikejar dan diawasi secara maksimal sebaran aset tersebut.

"Menurut saya, karenakan kasus Jiwasraya ada TPPU, yang bersangkutan korupsi dan kemudian hasil korupsinya itu untuk beli ini, beli itu kan ya, apakah tidak ada pihak lain yang menerima, maka harus ditelusuri juga pihak lain yang bersinggungan dengan hasil kejahatan itu, dikhawatirkan ada uang-uang yang sudah pindah ke tempat lain," kata Yenti, Rabu (28/10/2020).

Kejagug, lanjut Yenti, diharapkan tidak hanya berhenti pada pidana para terdakwa dengan hukuman berat berupa kurungan seumur hidup, melainkan juga mengoptimalkan penyitaan aset serta menjelaskan kepada masyarakat hasil sitaan aset tersebut dalam bentuk apa saja, dan secepatnya dirampas, juga dikembalikan ke negara.

"Dipastikan bahwa tidak hanya memidana berat saja tapi juga mengoptimalkan penyitaan aset, makanya penyitaan yang 18 trliun itu bentuknya apa dan bagaimana status nya, kan tadinya statusnya disita. Harusnya yang disita itu dinyatakn juga oleh Hakim, bahwa yang telah disita itu dinyatakan dirampas untuk negara, takutnya hanya disita saja ternyata tidak dirampas, jangan-jangan dikembalikan lagi," paparnya.

Yenti yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Bogor ini juga menekankan pentingnya penyitaan itu juga terkait perlindungan terhadap pembayaran nasabah Jiwasraya yang harus tetap dipenuhi.

“Jadi bagiamanapun juga nasabah Jiwasraya harus dilindungi,” ungkapnya.

Yenti juga menilai vonis terhadap para terdakwa kasus korupsi Jiwasraya membuktikan bahwa Kejagung mampu membalikan persepsi buruk, menjadi sebuah prestasi.

Menurutnya, kasus korupsi sebesar Jiwasraya mampu diselesaikan Kejagung dengan hanya hitungan bulan dan menghadirkan putusan yang fantastis.

"Suatu angin segar terhadap keseriusan penanganan korupsi dan terutama korupsi yang terjadinya sekian tahun lalu, baru terungkap sekrang ini kan suatu prestasi, ini adalah suatu prestasi, suatu success story gitu kan," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPK Apresiasi Putusan MK soal Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitutisi (MK) terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT).

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Resmikan TVRI Papua Barat, Jokowi: Semangat Sumpah Pemuda Harus Terus Menyala

Semangat Sumpah Pemuda 92 tahun silam, harus tetap ada pada saat ini untuk menghadapi dunia yang berubah dengan cepat.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Puncak Festival Dongeng 2020 Angkat Kearifan Lokal

Sebanyak 150 peserta mendapatkan pelatihan tentang teknik dan keterampilan mendongeng yang mengangkat kearifan lokal dan nilai-nilai budaya.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Talaud Dipersoalkan

"Kami masyarakat perbatasan ingin keadilan ditegakkan,” kata Merdianto,

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Manfaatkan Limbah Dapur, Tanah Menjadi Subur

Di saat semua kegiatan harus dikerjakan dari rumah karena pandemi, terjadi keterbatasan ruang gerak untuk melakukan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Peringati Sumpah Pemuda, Bandara YIA Jadi Tempat Konser Virtual

Bandara YIA dipilih karena Yogyakarta merepresentasikan keragaman budaya di Indonesia.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Gubernur Banten Tegaskan Ekonomi Harus Tetap Jalan di Tengah Pandemi Covid-19

APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2021 diproyeksi mencapai Rp 15,55 triliun.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

DPN Peradi Umumkan Susunan Pengurus Pusat

DPN Peradi di bawah kepemimpinan Otto Hasibuan menunjuk sejumlah nama yang menjabat pucuk pimpinan di kepengurusan pusat.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Korupsi Dinilai Harus Dijadikan Musuh Bersama

Korupsi merupakan musuh bersama yang dapat menghancurkan segala sendi kehidupan dan tatanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Pelabuhan Merak Siap Layani Penumpang Saat Libur Panjang

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan pihaknya menyiagakan 55 kapal dari total 72 roll on roll off (roro).

NASIONAL | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS