Situasi Geopolitik Papua Dipengaruhi Isu Berakhirnya Dana Otsus
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Situasi Geopolitik Papua Dipengaruhi Isu Berakhirnya Dana Otsus

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:27 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Konflik bersenjata di Papua belakangan itu terus terjadi dan telah menimbulkan banyak korban. Tidak hanya dari TNI dan Kepolisian, konflik bersenjata yang terjadi di Papua juga telah banyak memakan korban dari masyarakat sipil.

Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati, menjelaskan, konflik bersenjata yang terjadi di Papua hanya terjadi di sejumlah titik rawan. Di sebagian besar wilayah lainnnya, situasi Papua masih kondusif dan terjaga dengan aman dan baik.

"Sesungguhnya tidak semua wilayah di Papua merupakan titik rawan. Masih ada daerah yang aman damai," kata wanita yang akrab disapa Nuning itu, di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya, situasi geopolitik di Papua saat ini juga banyak dipengaruhi isu hangat berakhirnya jangka waktu penerimaan dana dalam rangka otonomi khusus (Otsus) seperti tertulis di UU 21/2001 pasal 34 ayat 6 yang berlaku selama 20 tahun. Kondisi ini dinarasikan oleh kelompok pendukung separatisme Papua sebagai berakhirnya masa berlaku undang-undang Otsus.

"Hal ini menimbulkan pertentangan baru di kalangan masyarakat papua tentang apakah Otsus perlu dilanjutkan atau tidak," ujar Nuning.

Dirinya mengingatkan, dalam hal menjaga keamanan di Papua tentu Pemda harus turut berperan bukan lalu hanya bergantung kepada TNI dan Polri saja. Kiranya keterlibatan Pemda tersebut mampu menghasilkan suatu kebijakan penanganan keamanan dengan tanpa mendorong reproduksi kekerasan di Papua.

"Alangkah baiknya bila ancaman diselesaikan secara damai sesuai aturan dan tanpa kekerasan. Dialog pada setiap wilayah adat dengan model keterwakilan berbasis suku," ujarnya.

Dikatakan Nuning, meski Presiden Jokowi sering ke Papua tetapi masalah akan tetap muncul bila pemahaman Geopolitik dan Etnografi pihak pelaksana lapangan masih sangat kurang.

Belum lagi terkait situasi kondisi menjelang Pemilu Desember 2020, asesmen terhadap isu-isu yang dimainkan oleh para kandidat, khususnya isu ekonomi, isu pengangguran dan PHK yang berpontesi menimbulkan kemarahan sekelompok orang terhadap pemerintah pusat, atau terhadap sistem pemerintahan demokrasi.

"Disamping itu, isu-isu primer seperti langkanya harga pupuk, turunnya harga jual pangan juga perlu dimonitor karena berpotensi dieksploitasi untuk menciptakan instabilitas saat pilkada Desember 2020," ungkapnya.

Saat ini, pemerintah pusat maupun daerah perlu melakukan profiling peta kerawanan daerah yang akan melakukan pilkada pada Desember 2020. Khususnya adalah daerah dengan proyeksi resiko tinggi seperti di daerah-daerah di propinsi Papua dan Papua Barat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengguna Tol Semarang Jalani Rapid Test Secara Acak

Tes cepat dilakukan di dua titik, yakni di gerbang Tol Kalikangkung dan area istirahat KM 05 Semarang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Sumut Perketat Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Edy Rahmayadi menilai, lokasi wisata berpotensi menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Konflik Bersenjata di Papua Tidak Disebabkan Faktor Tunggal

Terdapat kepentingan praktis di balik meningkatnya eskalasi konflik bersenjata di Papua.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Banten Tak Berikan Sanksi Bagi Warga Tolak Vaksinasi Covid-19

Pemprov Banten belum membuat Perda yang mengatur sanksi bagi warga yang menolak vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Samosir Capai 90%

Kawasan Danau Toba ramai dikunjungi wisatawan yang menikmati masa liburan panjang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Terseret Arus, Dua Anggota TNI AU Tewas di Biak

Dua personel TNI AU Lanud Manuhua, Biak Numfor tewas tenggelam setelah terseret arus di Pantai Sawado.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Libur Panjang, Pemkot Semarang Gelar Razia Masker di Lokasi Wisata

Pengunjung lokasi wisata diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Napi Gembong Narkoba Rekrut Polisi Khusus Lapas Jual Sabu

Sugeng merekrut oknum Wandi Polsuspas Lapas Pekanbaru untuk membantu berdagang berbagai jenis narkoba.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Nangkula Park di Desa Kendalbulur Tuai Pujian Mendes PDTT

Mendes PDTT menilai Kendalbulur kreatif dalam memanfaatkan dana desa melalui Nangkula Park sehingga bermanfaat kepada warganya secara luas.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

BMKG: Hujan Ekstrem Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah Bagian Selatan

Hujan lebat hingga ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya.

NASIONAL | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS