Satgas Covid: 54 Daerah Tidak Bergerak dari Zona Oranye Selama 10 Minggu
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Satgas Covid: 54 Daerah Tidak Bergerak dari Zona Oranye Selama 10 Minggu

Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:06 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Banyak daerah yang masih sulit untuk mengendalikan penularan atau penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat terdapat 54 kabupaten/kota yang tidak bergerak dari zona oranye atau risiko sedang dalam 10 minggu terakhir atau dua bulan lebih. Satgas mengingatkan daerah tersebut untuk tidak merasa aman, karena zona orange tetaplah berbahaya.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, daerah dengan status zona oranye atau berisiko sedang terus mengalami peningkatan jumlah. Pada 31 Mei, zona oranye baru 166 kabupaten/kota, namun angka ini terus bertambah hingga mencapai 360 per 25 Oktober 2020. Pertambahannya lebih dari dua kali lipat. Targetnya semua kabupaten/kota berada di zona kuning atau hijau.

“Ini yang kami sebut sebagai merasa nyaman tidak berada di zona merah, tapi berada di zona oranye dalam waktu lama,” kata Wiku pada konferensi pers virtual perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (29/10/2020).

Menurut Wiku, Satgas sangat menyayangkan kondisi terjadi mengingat 54 daerah tersebut secara berturut-turut berada di zona orange dalam waktu cukup lama, yaitu 10 hari atau dua bulan lebih. Menurut Wiku, semua daerah harusnya terus belajar dan berupaya meningkatkan penanganan di wilayahnya. Meskipun kondisi pandemi ini berkepanjangan dan mungkin saja melelahkan, namun pemda diminta harus tetap waspada.

Menurut Wiku, 10 minggu bukanlah waktu yang sebentar. Jika selama 10 minggu berturut turut tidak berpindah zona risiko orange, artinya perlu adanya evaluasi yang menyeluruh terhadap penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing. Satgas minta bupati dan walikota yang daerahnya masuk dalam daftar ini dibantu gubernur untuk bisa memperbaiki serta meningkatkan penanganan Covid-19.

“Kerja sama pemda dengan pemerintah pusat sangat penting untuk memperbaiki kondisi ini. Kami menunggu 54 kabupaten dan kota ini untuk berpindah dari zona oranye ke kuning. Mari kita bekerja sama,” kata Wiku.

Adapun 54 kabupaten/kota tersebut, antara lain Aceh Tengah, Banyuasin, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kota Solok, Bintan, Bogor, Demak, Grobogan, Kota Magelang, Purworejo, Sragen, Blitar, Jember, Jombangz, Pandeglang, Bantul, Kota Yogyakarta, Kulunprogo, Lombok Barat, Bulungan, Paser, Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Kota Banjarbaru, Tanah Bambu, Kota Bitung, Kotamobagu, Minahasa Selatan, Gowa, Luwu Utara, Maros, Pangkajene, dan Kepulauan Sinjai, Buton, Buton Tengah, Kota Bau Bau, Mamuju, Gorontalo Utara, Halmahera Utara, Kota Ternate, dan Keerom. Sebelas kebupaten/kota lain berada di Sumatera Utara, yaitu Asuhan, Karo, Pematangsiantar, Labuhanbatu, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Barat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Toba Samosir.

Wiku juga melaporkan, pada hari ini terdapat penambahan kasus baru sebanyak 3565, di mana kasus aktifnya adalah 60.569 atau 14,9%. Kasus aktif di Indonesia lebih rendah dari kasus aktif dunia pada saat ini adalah 24,23%.

Sedangkan jumlah kasus sembuh secara kumulatif sebanyak 329.778 atau 81,6%. Angka kesembuhan di Indonesia lebih tinggi daripada kasus sembuh dunia yang sedikit menurun yaitu 73,12%. Sedangkan kasus meninggal kumulatif adalah 13.701 atau 3,3% atau lebih tinggi dari kasus meninggal di dunia 2,63%.

Wiku meminta pemda untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang berpotensi terjadi selama libur panjang 28 Oktober hingga 1 November. Upaya pengendalian perlu ditingkatkan, di antaranya perlu melakukan identifikasi titik potensi kerumunan. Kemudian melakukan pengawasan terhadap kedisiplininan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat, dan optimalkan peran Satgas Daerah untuk upaya tracing (pelacakan) dan skrining. Selain itu, tingkatkan kapasitas cakupan testing kepada pelaku perjalanan atau masyarakat di daerag masing-masing.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Buka Rakernas, Wapres Minta Muslimat NU Kembangkan UMKM

Wapres meminta agar Muslimat NU untuk mendukung program pemerintah mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Peringatan Sumpah Pemuda, Peradi Pergerakan Terbentuk

Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, Organisasi Advokat Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia yang selanjutnya disebut Peradi Pergerakan terbentuk

NASIONAL | 29 Oktober 2020

DPT 4 Daerah Pilkada Serentak di Banten 3,3 Juta

KPU Provinsi Banten merilis jumlah DPT di empat daerah yang menggelar Pilkada serentak di Provinsi Banten mencapai sebanyak 3.310.563 jiwa.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Tutup YORFest 2020, Jokowi: Jadi Petani Itu Mulia

Menurut Presiden, pertanian organik adalah pertanian masa depan, peluangnya masih sangat besar.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Polisi Bongkar Pembuat Uang Palsu Senilai Rp 600 Juta di Bandung

Uang palsu senilai Rp 600 juta belum sempat diedarkan dan diserahkan ke pemesan, karena pelakunya keburu tertangkap.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Situasi Geopolitik Papua Dipengaruhi Isu Berakhirnya Dana Otsus

Situasi geopolitik di Papua saat ini juga banyak dipengaruhi isu hangat berakhirnya jangka waktu penerimaan dana dalam rangka otonomi khusus.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Pengguna Tol Semarang Jalani Rapid Test Secara Acak

Tes cepat dilakukan di dua titik, yakni di gerbang Tol Kalikangkung dan area istirahat KM 05 Semarang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Sumut Perketat Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Edy Rahmayadi menilai, lokasi wisata berpotensi menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Konflik Bersenjata di Papua Tidak Disebabkan Faktor Tunggal

Terdapat kepentingan praktis di balik meningkatnya eskalasi konflik bersenjata di Papua.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Banten Tak Berikan Sanksi Bagi Warga Tolak Vaksinasi Covid-19

Pemprov Banten belum membuat Perda yang mengatur sanksi bagi warga yang menolak vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS