Kyai Ubaidillah: Presiden Jokowi Sangat Taat Hukum
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Kyai Ubaidillah: Presiden Jokowi Sangat Taat Hukum

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:39 WIB
Oleh : Stefi Thenu / YUD

Semarang - Kepada ribuan santri dan pengajar, pengasuh Ponpes Al Itqon KH Ubaidillah Shodaqoh berkisah kali pertama pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo. Waktu itu, Jokowi ingin meminta pertimbangan padanya sebagai ahli hukum Islam (fikih) terkait kebijakan yang bakal dia terapkan.

KH Ubaidillah mengatakan pertemuan itu terjadi tatkala Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Sebagai dasar untuk mengeluarkan kebijakan, Jokowi berkonsultasi dengan PCNU Surakarta yang kemudian mengarahkan kepada KH Ubaidillah Shodaqoh, yang saat itu menjadi kader Syuriah PWNU Jawa Tengah.

"Beliau sangat taat hukum. Meskipun banyak fitnah dan rintangan beliau tetap sabar tekun dan lembut dan kasih sayang terhadap rakyat," katanya.

Hal tersebut diungkapkan KH Ubaidillah Shodaqoh saat menerima kunjungan Presiden Jokowi di Ponpes Al Itqon Bugen Tlogosari Semarang, Sabtu (20/10). Dia didampingi sejumlah menteri kabinet kerja dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Baru kali ini satu-satunya bapak presiden yang berkunjung ke sini. Kenapa beliau ketika kami undang kok mau? Ya Allah jangan kuasakan pada kami pemimpin yang kasar dan kuasakan pada kami pemimpin yang lembut mencintai rakyatnya," katanya.

Menurut KH Ubaidillah, dibalik kesuksesan sosok Jokowi hingga menjadi presiden tidak bisa terlepas dari peran perempuan yang mendampingi. Di belakang lelaki adil itu, kata KH Ubaidillah pasti ada wanita baik.

"Di balik kejujuran dan ketokohan pak Jokowi ada yang berperan, siapa? Bu Iriana. Beliau begitu teguh dan kukuh menjalani seorang presiden, dibaliknya ada doa dan peran ibu. Maka sowan ke ibu Jokowi," katanya.

Tentang Ponpes Al Itqon, KH Ubaidillah mengatakan di pondok ini mengajarkan tafaqquh fiddin, agar tidak menjadikan agama dan tidak dianggap sebagai ajaran-ajaran instan, tekstual dan harfiah. Yang merupakan benih-benih ekstremis.

Sementara itu Presiden Jokowi menitip pesan kepada pengajar dan santri agar terus belajar di pondok dengan telaten dan jangan cepat puas merasa telah menguasai ilmu agama.

"Mari kita bangun SDM yang berkarakter, ponpes ini membangun santri berakhlakul Karimah dan mencintai negara," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

4 Tahun Jokowi-JK, Hary Tanoe Unggah Video Kolaborasi

"Selamat dan sukses atas 4 tahun Pemerintahan Jokowi-JK."

POLITIK | 20 Oktober 2018

Dedi Mulyadi: Dulu Kritik Disampaikan Lewat Demonstrasi, Sekarang Lewat Panggung

Golkar mengadakan lomba komika untuk menjaring suara milenial.

POLITIK | 20 Oktober 2018

Rakyat Perlu Awasi Pemungutan Suara Pemilu 2019

Saksi yang efektif adalah masyarakat yang mencoblos.

POLITIK | 19 Oktober 2018

Maruarar: Anak Muda Harus Disiapkan Hadapi Dunia Nyata

Sekolah juga harus mempersipkan murid-muridnya bagaimana Indonesia bersatu.

POLITIK | 19 Oktober 2018

Hashim Utarakan Alasan Prabowo Subianto Kembali Nyapres

Menurut Hashim Djojohadikusumo alasan Prabowo kembali maju di Pilpres karena kondisi Tanah Air yang tidak membaik.

POLITIK | 19 Oktober 2018

Segera Perjelas Status Guru Honorer K2

Badan Legislasi (Baleg) DPR sepatutnya melakukan penjaringan aspirasi penyusunan Program Legislasi Nasional (Proglegnas) 2019 secara menyeluruh.

POLITIK | 19 Oktober 2018

Formappi: Permintaan Dana Saksi Bentuk Korupsi Berjemaah ‎DPR

"Memaksakan APBN untuk dipakai sebagai dana saksi dengan dasar hukum yang tak jelas sama artinya dengan berupaya melegalkan korupsi."

POLITIK | 19 Oktober 2018

Guru Besar UI: Jangan Anggap Enteng Kekerasan Verbal

Hamdi Muluk mengatakan kekerasan verbal seperti ujaran kebencian terhadap kelompok identitas tidak boleh dianggap enteng.

POLITIK | 19 Oktober 2018

Tim BPN Prabowo-Sandi Kumpulkan Jurnalis Media Asing

"Intinya, mereka mendapatkan informasi yang sangat akurat mengenai Prabowo-Sandi. Langsung dari sumbernya."

POLITIK | 19 Oktober 2018

Bawaslu Minta KPU dan Dukcapil Bahas Data Pemilih

KPU dan Dukcapil memang terus berkoordinasi menyangkut adanya 31 juta penduduk yang belum masuk daftar pemilih tetap.

POLITIK | 19 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS