Prabowo-Sandi Diminta Berkaca dari Partai Liverpool vs Barcelona
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Prabowo-Sandi Diminta Berkaca dari Partai Liverpool vs Barcelona

Rabu, 8 Mei 2019 | 15:57 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kubu Prabowo-Sandi diminta berkaca pada kemenangan Liverpool atas Barcelona dalam leg kedua final Piala Champions, Rabu (8/5/2019) pagi yang berakhir dengan skor 4-0. Secara agregat, Barcelona kalah 3-4 dan harus merelakan tiket final Piala Champions diraih Liverpool.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bukan karena Liverpool berseragam merah seperti partainya maka dia mengambil laga itu sebagai contoh bahan refleksi buat perpolitikan nasional. Menurut dia, Liverpool bisa membalik keadaan dengan kerja keras dan determinasi yang tinggi. Cederanya pemain andalan Mohammed Salah tak menyurutkan semangat Liverpool yang harus bisa menang minimal 4 gol tanpa balas.

"Bukan karena Liverpool berbaju merah, tapi kami apresiasi kemenangan 4-0 atas Barcelona karena menunjukkan sebuah semangat juang dan kebersamaan di atas lapangan, kekuatan satu tim," kata Hasto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Nah, bagusnya, baik Liverpool maupun Barcelona sama-sama menunjukkan sportivitas yang tinggi. Ketika kalah 0-3 di leg pertama, Liverpool tak menyalahkan wasit atau hal lainnya. Yang dilakukan adalah bertanding dengan lebih baik di leg kedua dan akhirnya berhasil.

"Mari belajar dari sportivitas olahraga. Jangan karena kalah, lalu menyalahkan wasit dan panitia. Barcelona tak menghasut penonton hanya karena kalah untuk melakukan perlawanan terbuka. Walau tersingkir, Barcelona bisa menerima dengan baik karena ada nilai sportivitas itu," beber Hasto.

Pernyataannya itu tampaknya merupakan sindiran keras terhadap kubu Prabowo-Sandi. Sebab walau sejumlah lembaga survei kredibel dan independen menyebut hasil quick count menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf, namun Prabowo-Sandi terus mengklaim menang. Bukan itu saja, KPU sebagai 'wasit' juga dituduh curang. KPU pun diminta untuk mendiskualifikasi Jokowi-Ma'ruf yang diprediksi sebagai pemenang. Belakangan ada seruan people power menyangkut hasil pemilu.

Padahal, pihaknya menilai penyelenggaraan pemilu kali ini nilai jauh lebih baik. Berbagai kekurangan tetap ada, namun penyelenggara lebih responsif dalam menanggapi masalah yang ada. Untuk itu, pihaknya bahkan mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan seluruh aparat yang terlibat memastikan pemilu Jurdil di tengah sistem pemilihan Indonesia yang dianggap paling kompleks di dunia.

"Kami serukan kontestan pemilu agar hati-hati menyampaikan tuduhan curang termasuk ke penyelenggara pemilu dan siapapun. Tuduhan demikian bisa mengkhianati kesepakatan kita mengedepankan supremasi hukum," ujar Hasto.

Dan yang jelas, pihaknya berharap kubu Prabowo-Sandi mengevaluasi pemilu 2019 secara obyektif. Sangat ironi bila mereka tak bisa menerima hasil pilpres, namun di sisi lain bisa menerima hasil pemilu legislatif yang menunjukkan potensi kenaikan kursi parpol pengusungnya.

Kata Hasto, hasil rekapitulasi pihaknya, potensi PKS dan Gerindra memperoleh kenaikan kursi di DPR memang kuat.

"Jadi evaluasi pemilu presiden dan pemilu legislatif itu jangan dipisah. Kenaikan kursi PKS dan Gerindra ini menunjukkan bahkan parpol yang oposisi Jokowi saja dapat kursi yang baik. Ini sebagai bukti pemilu ini memang demokratis," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua Fraksi Golkar‎ Ingin Pileg dan Pilpres Dipisah

Pileg dan Pilpres harus dipisah mengingat begitu banyak problem yang terjadi dalam Pemilu Serentak tahun ini.

POLITIK | 8 Mei 2019

Pertemuan Prabowo-PKS Dihadiri Pakar TI

PKS menerima kedatangan tamu yang ingin silaturahmi kepada kami yang dipimpin oleh Prof Sugiarto.

POLITIK | 8 Mei 2019

PKS Klaim Ada Kesalahan Situng KPU yang Serius

Kendati mengklaim terjadi kesalahan hitung, PKS tidak bisa memberikan data mengenai kesalahan serius yang telah dilakukan KPU.

POLITIK | 8 Mei 2019

Simulasi Pemilu Tak Optimal Dinilai Salah Satu Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Effendi Gazali mengungkap, pengecekan kesehatan setiap petugas KPPS oleh puskesmas, ada yang dimanipulasi.

POLITIK | 8 Mei 2019

Isu Reshuffle Mencuat, Kemungkinan Setelah Lebaran

Presiden disebut berpeluang melakukan reshuffle kabinet seusai Hari Raya Idul Fitri.

POLITIK | 8 Mei 2019

Pembebasan PBB Guru Investasi Politik Anies

Pembebasan PBB untuk guru merupakan investasi Anies Baswedan untuk periode selanjutnya di DKI bahkan membidik posisi capres/cawapres.

POLITIK | 8 Mei 2019

Besok, KPU Targetkan Rekapitulasi Pemilu Luar Negeri Selesai

Apalagi, lanjut Viryan, KPU telah mengesahkan hasil rekapitulasi pemilu di kota-kota luar negeri yang jumlah pemilihnya banyak.

POLITIK | 8 Mei 2019

Pertemuan Tertutup Prabowo di Kantor DPP PKS Dihadiri Amien Rais

di Kantor DPP PKS tampak hadir Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.

POLITIK | 8 Mei 2019

Ace Hasan Sydzily Sepakat Evaluasi Pemilu Serentak 2019

Politisi Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily sepakat segera evaluasi pemilu serentak 2019 karena terbukti tidak efektif menghemat anggaran.

POLITIK | 8 Mei 2019

Golkar‎ Usulkan Pileg dan Pilpres "Dicerai"

Politisi Golkar Melkias Marcus Mekeng mengusulkan supaya pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden dipisah. Tidak serentak seperti 2019.

POLITIK | 8 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS