Soal Radikalisme, Gus Yaqut: Tugas Ansor Kini Ringan
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Soal Radikalisme, Gus Yaqut: Tugas Ansor Kini Ringan

Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Penyusunan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin selesai sudah, setelah dilakukannya pelantikan wakil menteri untuk beberapa kementerian. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas memberi apresiasi atas kabinet Jokowi tersebut.

Yaqut memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang memberikan penekanan dan perhatian serius terhadap masalah berkembangnya radikalisme di masyarakat, khususnya di beberapa institusi pemerintah.

“Presiden Jokowi saya lihat serius untuk mengatasi berkembangnya radikalisme atau merebaknya ideologi radikal. Ini terlihat dengan ditugaskannya secara khusus Menko Polhukam, Menhan, Mendagri dan Menag untuk ikut menangani masalah radikalisme di masyarakat, khususnya di lingkup kementerian masing-masing,” kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, Jumat (25/10/2019).

Menurut Gus Yaqut, pihaknya berterima kasih pemerintah terlihat serius menangani masalah radikalisme yang kondisinya sudah sangat mencemaskan. Hal ini, lanjutnya, memang sudah semestinya dilakukan pemerintah.

“Tugas Ansor jadi ringan sekarang karena pemerintah akan serius menangani masalah radikalisme. Jika selama ini Ansor dan Banser ikut terjun menghadapi kelompok radikalis dan intoleran karena merasa negara tidak serius hadir. Karena negara sudah memastikan menangani serius masalah ini, maka tugas kami kini menjadi ringan. Sekarang waktu kami banyak untuk melakukan penguatan internal, melakukan konsolidasi, memperkuat kaderisasi, dan melakukan upaya-upaya kemandirian organisasi,” jelas Gus Yaqut.

Untuk merespons hal itu, kata Gus Yaqut, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang akan dihadiri pimpinan GP Ansor seluruh Indonesia. Rakornas diadakan sebagai langkah konsolidasi, penguatan kaderisasi, dan kemandirian organisasi.

“Saya meminta kini saatnya kembali melakukan konsolidasi, kaderisasi, dan mempercepat kemandirian organisasi. Terkait kemandirian organisasi, misalnya, saya mendorong semua kader Ansor di seluruh Indonesia untuk melakukan berbagai usaha pengembangan ekonomi kader. Pengembangan ekonomi kader ini sesuai dengan visi misi Ansor terkait kemandirian organisasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, NU memiliki tiga pilar, yaitu Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Nasional), Taswirul Afkar (artikulasi pemikiran), dan Nahdlatul Tujjar (kebangkitan saudagar/ekonomi). Terkait dengan Nahdlatul Wathan, kata dia, tanpa harus bicara NKRI Harga Mati, di dalam dada dan kesadaran hal itu sudah ada di seluruh kader. Sedangkan untuk Taswirul Afkar, lanjutnya, keluarga besar NU sudah banyak melahirkan pemikir atau cendikiawan.

“Nah, sayangnya, pilar ketiga yakni Nahdlatul Tujjar yang masih belum digarap serius. NU masih minim pengusaha. Inilah yang tengah serius digarap Ansor. Kita masih berusaha melahirkan pengusaha-pengusaha yang asli dari NU, dalam konteks ini yang lahir dari Ansor,” katanya.

Sebab itulah pihaknya mendorong kader Ansor di seluruh Indonesia mengembangkan diri, berkarya dalam menciptakan peluang-peluang usaha, mencetak pengusaha. Caranya, jelas Gus Yaqut, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Ansor melalui pengembangan program ekonomi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Keberadaan Wakil Menteri Dinilai Positif

Menteri yang mempunyai wamen semakin mudah mengawasi birokrasi.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Jokowi Sebut Angela Pintar Promosi

Jokowi memberi tugas kepada Angela untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Indonesia.

POLITIK | 25 Oktober 2019

PAN Pertanyakan Pengangkatan Wakil Menteri

Apakah ini tidak bertentangan atau kontradiktif dengan gagasan presiden untuk memangkas eselon di pemerintahan.

POLITIK | 25 Oktober 2019

PKS Tunjuk Aboebakar Alhabsyi Jadi Ketua MKD DPR

Kursi pimpinan di AKD, seperti Wakil Ketua Komisi I, akan tetap ditempati Abdul Kharis. Sedangkan, Wakil Ketua Komisi IX dipercayakan kepada Anshori Siregar.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Angela Siap Kerja Cepat, Kreatif, Efisien, dan Berdampak Besar

Meski baru berusia 32 tahun dan menjadi anggota kabinet termuda, Angela memastikan dirinya berkompeten mengisi jabatan tersebut.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Mahfud Minta Masjid Pemerintah Syiar Kedamaian dan Kesejukan

Mahfud menegaskan bahwa masjid dan pengajian di kantor-kantor itu untuk membangun persaudaraan dan kesejukan.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Dasco: Idham Aziz, Sedikit Bicara Kerja Nyata

Sosok Idham Aziz dinilai DPR kompeten menjadi Kapolri. Dia adalah pribadi yang pendiam, tapi menghasilkan kerja yang nyata.

NASIONAL | 25 Oktober 2019

Jokowi Resmi Lantik 12 Wamen untuk 11 Kementerian

Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Sah! Presiden Lantik 12 Wakil Menteri

Keberadaan wakil menteri untuk mendukung tugas menteri.

POLITIK | 25 Oktober 2019

Surya Tjandra Jadi Wamen, PSI: Salah Satu Kader Terbaik, Cerdas, dan Berintegritas

“Melihat rekam jejaknya, Surya adalah paket komplet. Dia punya pengalaman praktis yang kaya namun juga bekal akademis yang memadai,” lanjut Grace.

POLITIK | 25 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS