Presiden Hingga Ahli Obat Akan Hadiri Rakernas PDIP
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Presiden Hingga Ahli Obat Akan Hadiri Rakernas PDIP

Sabtu, 14 Desember 2019 | 11:16 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan peringatan HUT ke 47 dan sekaligus rapat kerja nasional (Rakernas) I akan melibatkan seluruh stakeholders yang memiliki semangat mewujudkan Indonesia Berdikari. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), para menteri, hingga sejumlah ahli akan menghadiri Rakernas PDIP.

"Rakernas I PDI Perjuangan akan menjadi Rakernas terbesar, yang dihadiri dari Presiden, menteri, struktur Partai, legislatif dan eksekutif Partai, hingga para sejarawan, arkeolog, ahli gizi, ahli obat-obatan tradisional dan para budayawan," kata Hasto Kristiyanto, Sabtu (14/12/2019).

Rakernas PDIP tersebut akan membahas salah satunya isu Haluan Negara yang akan menjadi fokus amandemen terbatas UUD 1945 di MPR.

Soal Haluan Negara ini sendiri, Hasto menjelaskan pihaknya ingin semangat berdikari menjadi dasar penyusunannya. Haluan negara adalah jalan kebudayaan, jalan kemakmuran yang berdiri kokoh di atas sumber daya nasional bangsa.

"Dalam hal pangan, rempah, obat-obatan, bumbu-bumbuan, dengan keanekaragaman flora-fauna paling lengkap sedunia, selama dikelola dari hulu ke hilir, dengan menerapkan riset dan inovasi serta melalui sistem produksi yang tepat, maka jalan kemakmuran Indonesia Raya akan tercipta. Semangat inilah yang kami digelorakan," ulas pria asal Yogyakarta itu.

PDI Perjuangan memberi contoh sederhana. Indonesia merupakan produsen terbesar sarang burung walet. Potensi nilai ekspor 2500 ton pertahun bila penyeludupan dihilangkan dengan 300 ribu tenaga kerja, dan nilai produksi lebih dari USD 3 miliar (sekitar Rp41,9 triliun dengan kurs Rp13.990 per USD).

"Ini sumber protein dan sekaligus sangat baik untuk kesehatan. Pasar internasional, khususnya Jepang dan Tiongkok sangat besar," imbuh Hasto.

Demikian pula umbi porang, nilai ekspor sudah mencapai triliunan rupiah. Pemanfaatannya luar biasa untuk obat-obatan, karena kandungan glukomanan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Pendeknya, kata Hasto, dengan lebih dari 300 ribu kekayaan hayati, jika Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengedepankan riset dan inovasi sebagai budaya bangsa, maka bisa membuat loncatan kemajuan. "Syaratnya harus percaya diri, berdikari, dan konsisten untuk mengembangkan apa yang Indonesia miliki," tegasnya.

Di rakernas, gelar kebudayaan juga akan ditampilkan guna menunjukkan kepribadian bangsa yang berakar kuat sejak ribuan tahun yang lalu. Indonesia begitu berwarna, dan kaya dengan nilai spiritualitas yang hidup dalam kebudayaan bangsa. Karena itulah PDI Perjuangan juga akan menghadirkan kaum muda itu dengan pesan kebudayaan yang begitu kental.

"Jalan kebudayaan bertumpu pada kepribadian bangsa. Di sinilah Pancasila tidak hanya menjadi meja statis, namun juga leitstar, suatu pemandu yang dinamis agar Indonesia hadir kembali sebagai pemimpin diantara bangsa-bangsa di dunia," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Parpol Diminta Ikut Bertanggung Jawab atas Temuan Rekening Kasino

Kepala daerah merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan parpol yang merekrutnya.

POLITIK | 14 Desember 2019

Anggota DPR dari Partai Nasdem Diminta Tuntaskan Janji Politik

"Bagi anggota DPR, yang pertama dilakukan adalah penuhi janji politik. Kalau sekali anggota DPR berbohong, akan menjadi berbohong itu nikmat dalam hidupnya."

POLITIK | 14 Desember 2019

Kontroversi Gurita Bisnis di BUMN, PDIP: Gebuk Siapa Pun yang Rugikan Negara

Mencuatnya sejumlah BUMN seperti Garuda dan Pertamina yang memilki unit bisnis di luar core bisnisnya ke publik saat ini, ibarat puncak gunung es.

NASIONAL | 14 Desember 2019

Transparansi Keuangan Harus Jadi Syarat Partai Ikut Pemilu

Partai diminta mengumumkan laporan pengelolaan keuangan mereka secara terbuka kepada publik luas.

POLITIK | 14 Desember 2019

Nasdem Tidak Paksakan Kader Ikuti Pilkada Serentak 2020

Pilkada merupakan ajang tanding partai politik dalam mencari pemimpin yang mendapatkan hati di masyarakat.

POLITIK | 14 Desember 2019

Jabat Ketua Wantimpres, Wiranto Miliki Harta Rp 542,4 Miliar

Wiranto terakhir kali melaporkan LHKPN ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018.

POLITIK | 13 Desember 2019

Puan: Gibran dan Bobby Akan Mengikuti Mekanisme di PDIP

Puan membantah munculnya kerabat presiden itu merusak citra PDIP sebagai partai kader.

POLITIK | 13 Desember 2019

PKB Usul Parpol Boleh Punya Badan Usaha Legal

Badan usaha parpol ini bisa mengurangi ketergantungan parpol kepada pemerintah dan APBN.

POLITIK | 13 Desember 2019

Haluan Negara Harus Berbasis Kekayaan Budaya Nusantara

Candi Borobudur contoh sebuah perwujudan dan bukti bahwa pada masa lalu leluhur bangsa Indonesia begitu luar biasa.

POLITIK | 13 Desember 2019

Maju Pilkada, Bobby Daftar ke Golkar Kota Medan

Bobby menjelaskan, pendaftaran dirinya maju menjadi calon wali kota untuk memperbaiki Kota Medan.

POLITIK | 13 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS