Pendiri PAN Minta Amien Rais Tak Bikin Recok Kongres
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pendiri PAN Minta Amien Rais Tak Bikin Recok Kongres

Sabtu, 18 Januari 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha meminta agar Amien Rais tidak kembali ikut campur dengan urusan sistem demokrasi partai. Hal tersebut disampaikan oleh Toha saat menanggapi sikap Amien yang cenderung ikut campur terlalu dalam di PAN, di mana yang terakhir soal pelaksanaan kongres bulan depan.

"Ya sudahlah, yang lalu-lalu kan selalu ikut campur, itu kan urusan sistem demokrasi di partai. Sudah waktunyalah melepaskan ini ke yang muda-muda. Sudahlah Pak Amien jangan ikut campur lagi. Jangan ada tekanan-tekanan dari Pak Amien-lah, Pak Amien harus membiarkan, partai jangan tergantung ke Pak Amien," kata Abdillah, di Jakarta, Sabtu, (18/1/2020).

Baca juga:Bursa Ketum PAN, Pengamat Sebut Ada yang Dompleng Amien Rais

Abdillah mengungkapkan bahwa banyak pihak yang merasa keberatan dengan tekanan yang dilakukan Amien selama ini. Meskipun, dalam hal ini, dia tak menjelaskan apa saja tekanan tersebut.

"Ya tafsirkan sendiri ikut campurnya bagaimana? Banyak yang keberatan. Bikin ruwet," tegas Abdillah.

Rakernas PAN direncanakan akan berlangsung pada 12 Februari 2020 di Sulawesi Tenggara. Sejumlah nama Ketua Umum baru periode 2020-2025 sudah bermunculan yakni Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, dan Asman Abnur.

Baca juga:Pengamat: Tren Caketum Petahana Kembali Terpilih, PAN Diprediksi Aklamasi

Menariknya salah satu calon yakni Mulfachri Hararap akan berpasangan dan maju dengan Putra Amien Rais yakni Hanafi Rais sebagai Sekjen.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Universitas Al-azhar Ujang Komarudin menilai majunya Hanafi berpasangan dengan Mulfachri merupakan upaya Amien Rais untuk membangun dinasti politik.

"Kasus dinasti politik di Indonesia masih banyak diwarnai dinasti politik yang buruk. Karena banyak pejabat yang dihasilkan dari dinasti politik itu korup dan cenderung membangun oligarki," tegas Ujang.

Ujang menambahkan dinasti politik biasanya juga akan menyebabkan kinerja partai tersebut melempem alias tidak berkembang.

"Jika yang diangkat dari kalangan keluarganya tak punya kemampuan, lalu kinerjanya melempem," tandas Ujang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ernest Prakasa Berharap Seleksi Terbuka PSI Ditiru Partai-partai Lain

Politik uang mengacaukan atau menjadi parasit yang luar biasa merusak demokrasi.

POLITIK | 18 Januari 2020

Hilangkan Politik Uang, PSI Gelar Seleksi Terbuka Kepala Daerah

Dalam konvensi ini, kandidat yang lolos akan mendapatkan dukungan resmi PSI tanpa harus membayar satu rupiah pun.

POLITIK | 18 Januari 2020

Bursa Ketum PAN, Pengamat Sebut Ada yang Dompleng Amien Rais

Guna melawan keunggulan Zulkifili Hasan yang didukung DPW dan DPD, ada calon Ketum yang mendompleng nama besar Amien Rais untuk mempengaruhi suara pemilih.

POLITIK | 18 Januari 2020

Sandi Tak Mendukung Menantu Presiden di Pilwalkot Medan 2020

Sandiaga Uno menentukan pilihan untuk mendukung Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga (kader Gerindra), maju sebagai calon Wali Kota Medan.

POLITIK | 18 Januari 2020

Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa, Lima Tokoh Diberi Penghargaan oleh Wartawan Katolik

Billy Mambrasar mengatakan, perbedaan bukan sesuatu yang membatasi dan satu-satunya yang membatasi perbedaan itu adalah cinta kasih.

POLITIK | 18 Januari 2020

Asman Abnur Maju Jadi Calon Ketum PAN

Asman juga menyatakan, dirinya memiliki hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

POLITIK | 17 Januari 2020

Peluang Sandiaga Jadi Kandidat Capres 2024 Tergantung Sikap Parpol

Direktur Presidential Studies-Decode UGM Nyarwi Ahmad berpendapat, peluang Sandiaga S Uno menjadi kandidat calon presiden 2024 tergantung sikap parpol

POLITIK | 15 Januari 2020

Langkah Sandiaga Uno Jadi Capres 2024 Bakal Tak Mudah

Jokowi mau menitip pesan, bahwa perjuangan dan langkah Sandiaga Uno tidak mudah, karena Sandiaga punya pesaing berat di 2024.

POLITIK | 15 Januari 2020

Pebisnis Miliki Peluang Jadi Presiden

Director Institute for Democracy, Security, and Strategic Studies Universitas Indonesia Reni Suwarso berpendapat, pebisnis memiliki peluang untuk menjadi presiden.

POLITIK | 15 Januari 2020

KPU Jadikan Putusan DKPP soal Wahyu Sebagai Bahan Introspeksi Diri

Pertemuan dengan pihak-pihak sedang bermasalah terkait persoalan pemilu atau pilkada akan dilakukan di kantor KPU.

POLITIK | 17 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS