Pemerintah Didesak Belanjakan Anggaran Kesehatan Guna Atasi Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pemerintah Didesak Belanjakan Anggaran Kesehatan Guna Atasi Pandemi Covid-19

Kamis, 28 Mei 2020 | 17:48 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena, menyarankan agar Pemerintah melaksanakan percepatan pembelanjaan anggaran kesehatan yang efektif dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Melki menanggapi Pemerintah, yang melalui Kemkeu telah mengalokasikan anggaran Rp 75 triliun untuk intervensi penanggulangan Covid-19 bidang kesehatan. Dari jumlah tersebut, tak sampai Rp 5 triliun yang dibelanjakan.

Padahal, anggaran itu bisa dibelanjakan untuk meningkatkan kapasitas ruang gawat darurat (ICU) lengkap dengan ventilator, yang dibutuhkan ketika pasien corona tiba-tiba meningkat. Atau memperbanyak perekrutan tenaga medis khususnya bidang laboaratorium, yang dibutuhkan agar hasil tes corona segera diketahui.

Menurut Melki, belanja kesehatan untuk Covid-19 berdasar kebutuhan mendesak yang harus segera dibelanjakan, sebaiknya segera dilaksanakan. Kementerian Kesehatan, setelah membahasnya dengan Gugus Tugas penanganan Covid-19, segera melanjutkannya kepada Kementerian Keuangan sebagai bendahara negara.

"Apalagi Covid-19 diperkirakan berlangsung lama, kami terus mendorong Kemkes dan pihak terkait secara efektif dan berjangka panjang untuk terus melakukan percepatan pengadaan berbagai kebutuhan di pusat dan daerah," kata Melki, Kamis (28/5/2020).

Menurut dia, pembelanjaan itu harus berbasis pada kebutuhan riil penanganan Covid-19 yang selalu dinamis dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, pihaknya melihat sejauh ini Kemenkes sudah belanja APD, alat uji PCR dan reagen yang dibutuhkan. Lalu untuk insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, termasuk bagi yang meninggal.

"Lalu membayar klaim rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 dan kebutuhan lainnya terkait penanganan covid 19," kata Melki.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Cegah Penularan Covid-19, KPU Berencana Tambah Jumlah TPS

KPU berencana menambah jumlah TPS pada Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020.

POLITIK | 28 Mei 2020

KPU Gunakan Alat Coblos Sekali Pakai di Pilkada 9 Desember

Penggunaan alat coblos sekali pakai untuk menghindari penyebaran Covid-19 pada saat pelaksanaan Pilkada.

POLITIK | 28 Mei 2020

Puan Maharani Ingatkan Penyusunan Protokol New Normal Jangan Terburu-Buru

Harus ada skenario dan simulasi apa yang harus segera dilakukan jika tiba-tiba ada gelombang baru penyebaran virus corona.

POLITIK | 28 Mei 2020

Koalisi Masyarakat Sipil: Demi Keselamatan Publik, Tunda Pilkada

Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pilkada Sehat membuat petisi untuk Pilkada Serentak 2020

POLITIK | 27 Mei 2020

Pelibatan TNI-Polri Terapkan New Normal Diminta Tak Dipersoalkan

Langkah pemerintah melibatkan aparat TNI-Polri dalam menerapkan new normal atau tatanan baru tidak perlu dipersoalkan.

POLITIK | 27 Mei 2020

Komisi II DPR Setuju Pilkada Serentak Digelar 9 Desember

Seluruh tahapan Pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19.

POLITIK | 27 Mei 2020

KPU Jalankan Tahapan Pilkada Sesuai Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan akan ditetapkan oleh KPU secara ketat terhadap setiap proses tahapan pilkada.

POLITIK | 27 Mei 2020

Gugus Tugas Disebut Dukung Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Proses dan tahapan pilkada serentak 2020 tetap diminta menerapkan protokol kesehatan.

POLITIK | 27 Mei 2020

Pilkada Milik Rakyat, Elite Politik Diminta Jangan Mendominasi

Rakyat harus ikut terlibat dalam menentukan kapan pelaksanaan Pilkada.

POLITIK | 27 Mei 2020

Mendagri Paparkan Strategi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Tito menegaskan, pemerintah telah menyiapkan strategi terkait pelaksanaan pilkada serentak 2020.

POLITIK | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS