Basarah: Kami Memang Kecewa, Tetapi Takkan Terprovokasi
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.54)   |   COMPOSITE 4870.04 (49.07)   |   DBX 940.805 (-0.47)   |   I-GRADE 127.855 (2.45)   |   IDX30 401.317 (7.5)   |   IDX80 105.56 (1.71)   |   IDXBUMN20 265.398 (6.32)   |   IDXG30 112.997 (1.91)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.59)   |   IDXQ30 117.699 (2.06)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.14)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.69)   |   IDXV30 100.238 (0.88)   |   INFOBANK15 757.481 (12.51)   |   Investor33 352.266 (5.51)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.54)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.23)   |   LQ45 737.154 (13.13)   |   MBX 1342.99 (15.69)   |   MNC36 264.429 (3.91)   |   PEFINDO25 260.033 (1.63)   |   SMInfra18 229.972 (4.74)   |   SRI-KEHATI 296.897 (5.09)   |  

Basarah: Kami Memang Kecewa, Tetapi Takkan Terprovokasi

Jumat, 26 Juni 2020 | 16:21 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menyatakan pihaknya merasa kecewa dengan dugaan tindak pidana pembakaran bendera partainya dalam demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

"Sebagai partai politik yang sah dan mendapatkan mandat rakyat terbesar dalam dua kali pemilu 2014 dan 2019 merasa kecewa dan diperlakukan dengan tidak adil serta tidak berprikemanusiaan atas insiden pembakaran bendera partai dan berbagai fitnah kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," ungkap Basarah, Jumat (26/6/2020).

"Masih juga menuduh PDI Perjuangan sebagai partai komunis dan sebagainya yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa," tambahnya.

Bagi PDIP, lanjut Wakil Ketua MPR itu, terjadinya perbedaan pendapat dan pandangan dalam masyarakat adalah sebuah rahmat. Apalagi menyangkut pembahasan rancangan undang-undang.

"Itu adalah suatu hal yang wajar terjadi. Sebab regulasi juga telah mengatur adanya hak dan kewajiban elemen masyarakat luas untuk memberikan kritik, saran dan perbaikan atas sebuah RUU," katanya.

PDIP pun mengucapkan terima kasih atas segala kritik dan masukan serta koreksi yang telah disampaikan oleh semua pihak atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Namun, bagi pihaknya, yang tidak dibenarkan adalah pengunaan hak demokrasi dilakukan dengan cara kekerasan dan fitnah yang tidak dapat dibuktikan.

"Fitnah yang berpotensi menjadi suatu perbuatan tindak pidana dan dapat mengaburkan substansi permasalahan yang sedang kita bahas," ujarnya.

Basarah lalu mengingatkan lagi perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto, bahwa meski telah difitnah, pihaknya akan tetap arif. Jadi kendatipun sebagai partai politik, PDIP telah difitnah dan diperlakukan tidak berperikemanusiaan, serta berusaha dipancing emosi massa keluarga besarnya, namun senantiasa mawas diri dan tidak terpancing terhadap berbagai upaya provokasi dan adu domba.

"Kami meminta perlindungan hukum atas tindakan kekerasan dan berbagai fitnah yang telah dilakukan oleh oknum-oknum yang telah membakar bendera partai kami serta memfitnah dan merugikan nama baik Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hari Anti Narkoba, Puan Minta Indonesia Perkuat Kerja Sama Global Berantas Narkoba

Puan mengatakan, kejahatan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, atau narkoba, umumnya bersifat lintas negara.

POLITIK | 26 Juni 2020

Pembakaran Bendera, Sekjen PDIP: Jangan Coba-coba Menguji Kesabaran Revolusioner Kami

"Kami Nasionalis-Soekarnois yang selalu berjuang untuk bangsa dan negara," kata Hasto.

POLITIK | 26 Juni 2020

Tjahjo Kumolo Tegaskan ASN Terlibat Narkoba Langsung Dipecat

Menpan RB Tjahjo Kumolo berterima kasih kepada BNN yang sudah membuat portal aduan narkoba sebagai media pelaporan.

POLITIK | 26 Juni 2020

Jadi Embrio Perpecahan Bangsa, Pembakaran Bendera PDIP Harus Diusut Tuntas

Pancasila pun menuntun kita untuk bermusyawarah dan mufakat. Ini penting agar bangsa ini tidak punah karena perang saudara akibat adu domba.

POLITIK | 26 Juni 2020

AHY: Partai Boleh Beda, Persatuan Bangsa Tetap yang Utama

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengemukakan pilihan partai politik (Parpol) boleh beda, namun persatuan dan kesatuan bangsa diutamakan.

POLITIK | 26 Juni 2020

Djarot Saiful Hidayat Ditunjuk Sebagai Plt Ketua DPD PDIP Sumut

DPP PDIP menunjuk Djarot Saiful Hidayat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut menggantikan Japorman Saragih

POLITIK | 25 Juni 2020

Airlangga: Golkar dan Demokrat Punya Banyak Kesamaan

Golkar dan Demokrat bertekad meningkatkan kerja sama dan selalu membangun komunikasi untuk pembangunan bangsa.

POLITIK | 25 Juni 2020

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kecam Pembakaran Bendera PDIP

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Muhammad Sukron mengutuk keras pembakaran bendera PDI Perjuangan

POLITIK | 25 Juni 2020

Bertemu PBNU, AHY Ungkap PD Tolak RUU HIP

Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersilaturahmi dengan Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj

POLITIK | 25 Juni 2020

AHY Ungkap Banyak Kemiripan PBNU dan Partai Demokrat

AHY menyebut banyak kemiripan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Demokrat.

POLITIK | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS