PDIP Sebut Tudingan Politik Dinasti untuk Gibran Tidak Berdasar
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

PDIP Sebut Tudingan Politik Dinasti untuk Gibran Tidak Berdasar

Jumat, 24 Juli 2020 | 20:02 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya menilai tudingan politik dinasti yang disuarakan kelompok tertentu terhadap Gibran Rakabuming Raka tak mendasar. Sebab, masyarakat yang akan menentukan keterpilihan sosok berdasarkan kinerja, pengalaman, dan kepemimpinannya.

Hal itu disampaikan Hasto dalam diskusi virtual bertema Calon Kepala Daerah Muda Bicara Politik Dedikasi, Motivasi, Hingga Respons Politik Dinasti yang digelar DPP PDIP, Jumat (24/7/2020). Hadir juga Gibran sebagai narasumber dan Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Selain itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sebagai penanggap.

Menurut Hasto, dalam era demokrasi dimana pelaksanaan Pemilu adalah secara langsung, proses pendidikan politik rakyat berjalan cepat. Dampaknya, proses demokrasi meningkatkan rasionalitas publik.

"Masyarakat pada akhirnya melihat rasional. Yang dilihat adalah aspek kepemimpinan, aspek kinerja, aspek terhadap berbagai program yang ditawarkan oleh calon pemimpin, itu yang tetap menjadi dominan, dan menjadi referensi dari masyarakat untuk memilih," kata Hasto.

Oleh karena itu, Hasto menganggap tudingan dinasti politik itu hanya menjadi bagian dari dialektika politik yang menyempurnakan seluruh rasionalitas publik.

Selain itu, politikus asal Yogyakarta itu meyakini kaderisasi politik memang dimulai dari keluarga. Dan pendidikan itu bukan menjadi fenomena tunggal.

"Bagi PDI Perjuangan itu terjadi di banyak partai. Hampir di seluruh partai politik. Yang penting di dalam proses menyiapkan seseorang menjadi pemimpin itulah yang dilakukan PDI Perjuangan," kata Hasto.

Hasto juga menekankan pihaknya mewajibkan setiap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk mengikuti Sekolah Partai. Di sana, setiap cakada akan diberikan materi tentang pengelolaan anggaran yang prowong cilik, geopolitik, dan ideologi Pancasila. Hal itu demi menjawab tudingan bahwa sosok seperti Gibran tak memiliki pengalaman di pemerintahan.

"Karena di situlah kualitas pemimpin itu kami kedepankan melalui sekolah partai," tegas Hasto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gibran dan Dhito Dicibir Bakal Lawan Kotak Kosong, Ini Respons PDIP

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, bahwa sebenarnya ini menunjukkan bahwa basis legitimasi yang dimiliki Gibran dan Dhito kuat.

POLITIK | 24 Juli 2020

Bawaslu: Proses Pencoblosan di Setiap TPS Butuh Waktu 16 Jam

Waktu 16 jam berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh Bawaslu dengan jumlah pemilih di setiap TPS mencapai 500 orang.

POLITIK | 24 Juli 2020

Rutin Jalani Tes Kesehatan, Presiden Tunggu Hasil Swab Test

Presiden Jokowi langsung menjalani swab test usai mendengar berita bahwa Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo positif Covid-19.

POLITIK | 24 Juli 2020

Ini Jawaban Gibran Soal Tuduhan Politik Dinasti

Menjawab pertanyaan diskusi di Kantor DPP PDIP, Gibran menjawab soal politik dinasti yang banyak ditanyakan kepadanya.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Majunya Gibran, Dhito, dan Kembang Bukti Keterbukaan PDIP untuk Kepemimpinan Muda

Sosok seperti Gibran, Dhito, dam Kembang, seharusnya menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia agar berpolitik. Bahwa politik itu luas, tidak hanya kekuasaan.

NASIONAL | 24 Juli 2020

KIPP Usulkan Satu TPS Maksimal 350 Pemilih

Pembatasan jumlah pemilih untuk mengurangi waktu antrean dan disesuaikan dengan jangka waktu pencoblosan.

POLITIK | 24 Juli 2020

Legislator KPP-RI Diminta Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Ratu Hemas berharap legislator yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen RI (KPP-RI) dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pada pandemi Covid-19 ini.

POLITIK | 24 Juli 2020

Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus KPP-RI 2020-2024

Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) 2020-2024 resmi dikukuhkan pada Kamis (23/7/2020).

POLITIK | 24 Juli 2020

AHY Bertemu Sohibul Siang Ini, Apa yang Dibahas?

AHY dan Sohibul bersama jajaran pengurus inti Partai Demokrat dan PKS akan bertemu di Kantor DPP PKS pukul 14.00 WIB.

POLITIK | 24 Juli 2020

PDIP Akan Gelar Diskusi Interaktif dengan Tokoh Muda Pilkada 2020

Tokoh-tokoh yang dihadirkan adalah Gibran Rakabuming. Hanindhito Himawan Pramana, dan I Made Kembang Hartawan.

POLITIK | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS