Pakar: Pidato Kenegaraan Berisi Gagasan-gagasan Besar
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Pakar: Pidato Kenegaraan Berisi Gagasan-gagasan Besar

Jumat, 14 Agustus 2020 | 13:58 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Pakar hukum tata negara dari Universitas Indonesia Fitra Asril menyebut pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sidang tahunan MPR di gedung MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020) berisikan gagasan-gagasan besar soal kenegaraan. Pidato tidak hanya melaporkan kinerja lembaga-lembaga negara, tetapi berisikan mau dibawa ke mana bangsa ini ke depan, terutama selama Jokowi menjadi presiden.

“Apa yang disampaikan adalah gagasan-gagasann besar bangsa dan sesuai kondisi bangsa saat ini. Ini memang sebagai implikasi bahwa presiden bukan lagi mandaratis MPR,” kata Fitri saat sebagai narasumber dengan Beritasatu TV khusus menanggapi pidato kenegaraan Jokowi.

Ia menjelaskan pidato Jokowi sebagai implikasi presiden bukan lagi dipilih MPR. Jika masih dipilih MPR maka pidato kenegaraan lebih banyak melaporkan hasil kerja-kerja lembaga negara. Namun karena Presiden dipilih langsung, presiden bisa menyampaikan gagasan, pikiran dan pendapat terkait pembangunan bangsa dalam pidato di depan MPR.

Namun dia meminta agar dalam situasi krisis seperti sekarang, hal-hal yang tidak bersifat strategis dan segera tidak perlu dilakukan. Undang-Undang (UU) yang tidak dibutuhkan saat krisis tidak perlu dilanjutkan karena hanya menghabiskan tenaga dan anggaran. Dia memberi contoh seperti UU Cipta Kerja yang masuk program Omnibus law agar ditangguhkan sementara pembahasannya.

“Ini untuk menunjukkan bahwa fokus sekarang adalah krisis. Tindakan sekarang adalah kedaruratan. Maka yang tidak bersifat strategis, ditangguhkan saja,” ujar Fitri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Misbakhun: Pidato Jokowi Inspirasi untuk Bangkit

Presiden ingin melahirkan kreativitas baru, dan melahirkan pemikiran baru ke depan.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Pidato Jokowi Dianggap Sesuai dengan Kebijakan Gerindra

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus dapat bangkit dari pandemi Covid-19.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Ombudsman: Pidato Presiden Jokowi Visioner

Pidato Presiden dinilai to the point dan rill.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Menuju Satu Abad Merdeka, Indonesia Harus Setara Negara Maju

Langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Ini Kutipan Pidato Jokowi di Sidang Tahunan MPR

Presiden Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Jokowi Ingatkan Jangan Ada yang Merasa Paling Benar

Jokowi mengaku sangat beruntung mayoritas rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, menjunjung tinggi kebersamaan.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Main-main dalam Pemberantasan Korupsi

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan penegakan nilai-nilai demokrasi juga tidak bisa ditawar.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Jokowi: Pemerintah Terus Bangun Kemandirian Energi dan Industri

“Kita ingin semua harus bekerja. Kita ingin semua sejahtera,” tegas Jokowi.

POLITIK | 14 Agustus 2020

MPR Ingatkan RI Mengenai Peringatan FAO soal Krisis Pangan Global

Mayoritas petani Indonesia adalah petani kecil, maka fasilitas dan bantuan sangat dibutuhkan agar mereka terbantu untuk meningkatkan kinerja produksinya.

POLITIK | 14 Agustus 2020

Ini Pantun-pantun Bambang Soesatyo di Sidang Tahunan MPR

Bambang Soesatyo kembali menyampaikan sejumlah pantun sebagai sebuah kebiasaan yang dimulainya sejak menjabat ketua DPR periode 2014-2019.

POLITIK | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS