Jokowi Tegaskan UU Cipta Kerja Sediakan Lapangan Kerja Baru
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Jokowi Tegaskan UU Cipta Kerja Sediakan Lapangan Kerja Baru

Jumat, 9 Oktober 2020 | 17:55 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dalam rapat terbatas yang digelar tadi pagi, ia menegaskan alasan sangat dibutuhkannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Indonesia. Keberadaan UU tersebut untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi pengangguran dan pencari kerja.

“Dalam rapat terbatas tersebut, saya tegaskan, mengapa kita membutuhkan UU Cipta Kerja,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020).

Jokowi memaparkan setiap tahunya ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru, terutama anak muda yang masuk ke pasar kerja. Sehingga kebutuhan atas lapangan kerja baru sangat-sangat mendesak.

“Apalagi di tengah pandemi, terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19,” ujar Jokowi.

Dan, lanjut Jokowi, sebanyak 87 persen dari total penduduk bekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah, dimana 39 persen diantaranya berpendidikan sekolah dasar (SD). Sehingga perlu mendorong penciptaan lapangan kerja baru khususnya di sektor padat karya.

“Jadi UU Cipta Kerja bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para pencari kerja serta para pengangguran,” tegas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membenarkan dirinya menggelar rapat terbatas yang membahas Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang baru disahkan DPR beberapa hari lalu. Rapat terbatas tersebut diikuti selain oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, juga dihadiri oleh para gubernur seluruh Indonesia dan jajaran kementerian/lembaga pemerintahan.

“Pagi tadi, saya telah memimpin rapat terbatas secara virtual tentang UU Cipta Kerja bersama jajaran pemerintahan dan para gubernur,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demo UU Cipta Kerja, Presiden Jokowi Soroti Hoax dan Disinformasi

Jokowi menyatakan bahwa unjuk rasa terjadi karena adanya disinformasi serta hoax yang terjadi di media sosial.

POLITIK | 9 Oktober 2020

Ketua Fraksi Gerindra Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Ketua Fraksi Gerindra MPR Soepriyatno meninggal dunia.

POLITIK | 9 Oktober 2020

Ketua Fraksi Gerindra MPR Meninggal Akibat Covid-19

Habiburrokhman menyebut Soepriyatno sebelumnya terpapar Covid-19 sejak akhir September 2020.

POLITIK | 9 Oktober 2020

Puan Ajak Parlemen Dunia Gotong Royong Atasi Pandemi Covid-19

Ketua DPR Puan Maharani mengajak parlemen dunia yang tergabung dalam Inter-Parliamentary Union untuk terus bergotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.

POLITIK | 9 Oktober 2020

Puan Dorong Pemerintah Gandeng Buruh Bahas Aturan Turunan UU Ciptaker

Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah menggandeng buruh dalam membahas aturan turunan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

POLITIK | 9 Oktober 2020

Sekjen PDIP: Prioritaskan Tindakan Hukum Pelaku Anarkistis dan Aktor di Belakangnya

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meminta aparat penegak hukum menindak pelaku anarkistis dan aktor di belakangnya.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ketua Fraksi Gerindra MPR Soepriyatno Meninggal Dunia

Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) MPR Soepriyatno meninggal dunia.

POLITIK | 9 Oktober 2020

Hadar: Aturan Pilkada Tidak Kokoh Memberikan Kenyamanan 

Berbagai aturan PKPU dinilai hanya tambal-sulam agar bisa memenuhi kondisi pandemi.

POLITIK | 8 Oktober 2020

Jumlah Klaster Covid-19 DPR Bisa Jadi Lebih dari Laporan

Tidak semua anggota dewan itu melaporkan dan berkenan dilaporkan positif Covid-19.

POLITIK | 8 Oktober 2020

5 Versi UU Cipta Kerja Beredar, Baleg DPR Sebut Masih Lakukan Perbaikan

"Perbaikan merupakan hal biasa dan wajar, karena naskah RUU Cipta Kerja hampir 1.000 halaman," kata Achmad Baidowi.

POLITIK | 8 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS