Warga Beirut Luapkan Kemarahan pada Penguasa
INDEX

BISNIS-27 434.406 (3.22)   |   COMPOSITE 4934.09 (30.11)   |   DBX 924.804 (2.98)   |   I-GRADE 130.838 (0.67)   |   IDX30 413.425 (2.85)   |   IDX80 108.094 (0.75)   |   IDXBUMN20 272.657 (0.57)   |   IDXG30 115.379 (0.99)   |   IDXHIDIV20 370.721 (1.78)   |   IDXQ30 120.916 (0.8)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (1.94)   |   IDXV30 102.468 (0.86)   |   INFOBANK15 776.883 (5.92)   |   Investor33 360.093 (2.51)   |   ISSI 144.765 (0.8)   |   JII 523.909 (2.81)   |   JII70 177.568 (0.96)   |   KOMPAS100 966.07 (6.52)   |   LQ45 756.376 (5.64)   |   MBX 1366.8 (8.92)   |   MNC36 270.277 (1.78)   |   PEFINDO25 258.891 (1.44)   |   SMInfra18 233.321 (1)   |   SRI-KEHATI 303.606 (1.81)   |  

Warga Beirut Luapkan Kemarahan pada Penguasa

Jumat, 7 Agustus 2020 | 10:57 WIB
Oleh : Natasa Christy Wahyuni / YS

Beirut, Beritasatu.com - Warga ibu kota Lebanon, Beirut, meluapkan kemarahan kepada penguasa setelah insiden ledakan mengerikan yang terjadi di pelabuhan kota itu. Ledakan ganda di Beirut telah menewaskan sedikitnya 137 orang dan melukai 5.000 orang, serta lebih dari 100 orang masih hilang ditambah sekitar 250.000 orang terpaksa harus mengungsi karena rumah mereka rusak atau hancur.

Banyak warga Lebanon menyalahkan pemerintah atas korupsi, penelantaran, dan salah kelola. Sebaliknya, Presiden Michel Aoun mengatakan, ledakan itu disebabkan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman di gudang dekat Pelabuhan Beirut.

“Beirut menangis, Beirut berteriak, orang-orang histeris dan lelah,” kata seorang pembuat film, Jude Chehab, kepada media penyiaran Inggris, BBC, Kamis (6/8/2020).

Penduduk Beirut lainnya yang dirawat di rumah sakit (RS), Chadia Elmeouchi Noun, mengatakan negaranya dipimpin orang-orang tidak kompeten.

“Saya sudah tahu sepanjang waktu kami dipimpin orang-orang tidak kompeten, pemerintah tidak kompeten. Tapi saya katakan kepada Anda, apa yang telah mereka lakukan saat ini benar-benar kejahatan,” ujarnya.

Pada Rabu (5/8), polisi mengumumkan sejumlah pejabat pelabuhan Beirut berada di bawah tahanan rumah dan menunggu penyelidikan atas ledakan pada Selasa (4/8) malam. Dewan Pertahanan Agung mendesak agar orang-orang yang bertanggung jawab menanggung hukuman maksimum.

Di pihak lain, Amnesti Internasional dan Human Rights Watch (HRW) menyerukan investigasi independen atas ledakan itu. Dalam pernyataannya, HRW menyatakan keprihatinan serius terhadap kemampuan peradilan Lebanon untuk melakukan investigasi yang kredibel dan transparan sendiri.

Warga Beirut lainnya, Walid Assi, mengatakan sedang memasak di kedai pizza saat gelombang ledakan besar menjatuhkannya. Tanah di bawahnya bergetar dan terlihat kilatan putih, serta atap kedai hancur.

“Kami tidak percaya bisa keluar dari semua ini dalam kondisi hidup. Orang-orang berdarah, tergeletak di tanah, berlari di jalanan. Itu seperti mimpi buruk,” kata Assi yang bekerja sebagai koki di Beirut, kepada Reuters, Rabu.



Sumber:Reuters/BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

AS Bayar Rp 14,5 Triliun untuk Vaksin J&J

Kontrak terakhir dihargai sekitar US$ 10 per dosis vaksin yang diproduksi oleh J&J, atau sekitar US$ 14,50 (Rp 210.426) per dosis.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Vietnam Ubah Stadium Da Nang Jadi RS Darurat

Langkah Vietnam menerapkan pelacakan kontak yang agresif, pengujian ditargetkan, dan karantina ketat telah membantu untuk menekan penularan awal Covid-19.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Polisi Singapura Akan Dilengkapi Mobil SUV Canggih

"Kami memiliki petugas yang cakap yang selalu memikirkan bagaimana teknologi baru dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi pekerjaan mereka."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Setelah TikTok, AS Akan Singkirkan Aplikasi Lain

“Dengan perusahaan induk yang berbasis di Tiongkok, aplikasi seperti TikTok, WeChat, dan lainnya merupakan ancaman signifikan terhadap data pribadi warga AS."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Amsterdam Wajibkan Penggunaan Masker di Daerah Ramai

“Kami memulai eksperimen ini karena kami khawatir dengan meningkatnya jumlah infeksi virus corona. Penggunaan masker wajah adalah wajib di daerah padat."

DUNIA | 7 Agustus 2020

Turki Sebarkan Edaran ke 81 Provinsi untuk Tekan Pandemi

Kementerian Dalam Negeri Turki mengirim surat edaran ke semua kantor gubernur di 81 provinsi di seluruh negeri agar lebih fokus pada penanganan Covid-19.

DUNIA | 7 Agustus 2020

Gilead Siap Memenuhi Permintaan Global akan Remdesivir

Gilead berencana untuk memproduksi lebih dari 2 juta paket pengobatan Covid-19 di akhir tahun dan menambah beberapa juta lagi tahun 2021.

DUNIA | 7 Agustus 2020

9 WNI di Uzbekistan Terinfeksi Covid-19

WNI yang terkonfirmasi Covid-19 bertambah 12 orang dibandingkan data Kemlu pada Rabu (5/8) sebanyak 1.264 orang.

DUNIA | 6 Agustus 2020

Banjir dan Longsor di Korsel, 14 Tewas

Para korban termasuk tiga warga Selandia Baru dari keluarga yang sama, yang ditemukan tewas pada Senin (3/8).

DUNIA | 6 Agustus 2020

Generasi Terakhir Korban Bom Jepang Serukan Abolisi Senjata Nuklir

“Apa yang kita hibakusha katakan adalah kita tidak bisa mengulangi (serangan nuklir)."

DUNIA | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS