Partai Baru Mahathir Dianggap Kendaraan untuk Ambisi Pribadi

Partai Baru Mahathir Dianggap Kendaraan untuk Ambisi Pribadi

Senin, 10 Agustus 2020 | 11:28 WIB
Oleh : Natasa Christy Wahyuni / YS

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad telah mengumumkan peluncuran partai politik baru yang dianggap sebagai usaha untuk mengejar peluang dalam pemilihan awal untuk menggulingkan PM Muhyiddin Yassin. Terkait hal itu, sejumlah pengamat politik menilai partai baru Mahathir tidak lebih dari kendaraan untuk ego dan ambisi pribadi tokoh berusia 95 tahun itu.

Para pengamat menilai ruang politik Melayu sudah terlalu jenuh dengan setidaknya lima partai mapan di kedua sisi spektrum politik yang secara aktif bersaing untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Menurut pengamat politik Dr Ahmad Fauzi Abdul Hamid, partai Mahathir yang masih belum memiliki nama, akan sulit meyakinkan pemilih Melayu yang sudah didekati di satu sisi oleh Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Partai Islam Se-Malaysia (PAS), dan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), serta di sisi lain oleh Partai Keadilan Rakyat (PKR) dan Partai Amanah Negara.

“Saya pikir partai baru ini tidak akan membuat kemajuan berarti karena banyak warga Melayu menyadari fakta bahwa suara Melayu telah terpecah terlalu banyak sehingga merugikan politik mereka sebagai komunitas,” kata Ahmad Fauzi kepada Malay Mail, Minggu (9/8/2020).

Menurutnya, Dr Mahathir sepertinya bertekad untuk mengulangi prestasinya pada 1988 dengan UMNO baru dan mengalahkan Tengku Razaleigh beserta sekutunya. Tapi sayangnya, waktu telah berubah.

“Namun partai baru lainnya adalah cerminan dari ego Mahathir, tidak mau memainkan peran yang kurang dari peran utama dalam peran apa pun, yang harus dia lakukan jika bergabung dengan partai-partai berbasis Melayu yang sudah ada,” ujar Ahmad Fauzi.

Mahathir, Jumat (7/8/2020), mengumumkan akan memimpin partai baru yang belum diberi nama, sedangkan putranya, Mukhriz Mahathir, akan menjadi presiden. Menurutnya, surat pendaftaran yang diperlukan belum dimasukkan, tapi dia akan secepatnya melakukan langkah itu.

Mahathir membentuk Bersatu pada 2016 setelah dia meninggalkan UMNO karena kampanyenya yang gagal untuk mengganti Najib Razak sebagai PM. Mahathir akhirnya mencetak sejarah lewat Bersatu dengan memenangkan pemilu tahun 2018 bersama koalisi Pakatan Harapan (PH). Kemenangan itu menjadikan Mahathir sebagai PM tertua di dunia.

Namun, Mahathir kehilangan kendalinya di Bersatu setelah krisis politik pada Februari memicu pembelotan dan pengunduran dirinya sebagai PM.



Sumber:Straits Times/Nikkei Asian Review


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Redakan Kemarahan Demonstran, PM Lebanon Usulkan Pemilu Dini

“Kita tidak bisa keluar dari krisis struktural negara ini tanpa menggelar pemilu parlemen dini."

DUNIA | 10 Agustus 2020

Terbelit Korupsi, Juan Carlos Hidup Mewah di Abu Dhabi

Sang mantan raja mengasingkan diri pada Senin (3/8/2020) dengan jet pribadi sewaan Global 6500 senilai 50 juta euro (Rp 860 miliar).

DUNIA | 10 Agustus 2020

UE Coret Maroko dari Daftar Aman Berkunjung

Uni Eropa hanya mengizinkan para pelancong dari sebelas negara non-UE untuk memasuki perbatasan luar negeri negara-negara UE.

DUNIA | 10 Agustus 2020

Senin Ini Paris Mewajibkan Penggunaan Masker

Perintah itu berlaku untuk setiap orang berusia di atas 11 tahun di “zona tertentu yang sangat padat.”

DUNIA | 10 Agustus 2020

Pakistan Buka Kembali Penerbangan Internasional

Langkah itu diambil setelah beberapa pekan sebelumnya Pakistan secara parsial membuka kembali bandara untuk penerbangan komersial domestik dan internasional.

DUNIA | 10 Agustus 2020

11 Tahun Berlalu, Belum Ada Kejelasan Soal Pencemaran Laut Timor

Australia ikut bertanggung jawab.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Rekor! Selandia Baru 100 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Lokal

Warga Selandia Baru telah kembali ke kehidupan normal.

DUNIA | 10 Agustus 2020

Bukan Menakuti! Keefektifan Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Bisa 100%

Pejabat kesehatan masyarakat berharap bisa mengetahui apakah setidaknya satu vaksin Covid-19 potensial di seluruh dunia aman pada Desember 2020.

DUNIA | 10 Agustus 2020

Tembus Lima Juta Kasus, AS Catatkan Rekor Positif Covid-19

Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 160.000 kematian, hampir seperempat dari total kematian global.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Ledakan Lebanon, Video Serangan Rudal Dipastikan Hoax

Video rudal tersebut dipastikan hoax dan telah dihapus atau ditandai di media sosial.

DUNIA | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS