Bahaya Tumpukan Sampah Plastik Khawatirkan Eropa Saat Pandemi
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Bahaya Tumpukan Sampah Plastik Khawatirkan Eropa Saat Pandemi

Minggu, 16 Agustus 2020 | 22:43 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / YS

Brussel, Beritasatu.com - Kekhawatiran meningkat di seluruh Eropa bahwa penurunan harga minyak yang dipicu oleh virus corona dapat menurunkan permintaan untuk plastik daur ulang. Bahaya tumpukan sampah plastik mulai mengkhawatirkan Eropa.

Seperti dilaporkan Reuters, kepala lingkungan Uni Eropa mulai mencermati bagaimana pandemi telah memengaruhi jumlah sampah yang menumpuk.

“Kami prihatin dengan potensi gangguan pasar untuk plastik daur ulang yang disebabkan oleh rendahnya harga minyak mentah, dan juga tentang masker dan sarung tangan sekali pakai yang mengotori,” kata Komisaris Lingkungan Uni Eropa Virginijus Sinkevicius kepada Reuters dalam wawancara tertulis, awal pekan ini.

Karantina wilayah di seluruh dunia menyebabkan penurunan permintaan bahan bakar fosil, pun harga minyak anjlok tahun 2020. Hal itu membuat plastik baru bahkan lebih murah daripada plastik versi bahan daur ulang.

Kondisi ini bisa menimbulkan masalah bagi rencana UE untuk meningkatkan tingkat daur ulang. UE menghasilkan sekitar 26 juta ton sampah plastik setiap tahun. Namun hanya 30% yang didaur ulang.

“Pada tahap ini, kami belum memiliki data agregat yang cukup untuk membuat kesimpulan yang dapat diandalkan tentang dampak krisis virus corona pada timbunan sampah plastik, pengumpulan, pemilahan, daur ulang, atau pembuangan sampah secara terpisah,” katanya.

Pabrik daur ulang plastik di seluruh Eropa telah dipaksa untuk menghentikan operasi selama pandemi, dan beberapa mengatakan permintaan telah anjlok, karena klien telah menangguhkan tujuan ramah lingkungan karena penurunan ekonomi.

“Namun, sejauh ini, perusahaan masih tampak di jalur untuk memenuhi tujuan sukarela yang ditetapkan oleh UE untuk menggunakan 10 juta ton plastik daur ulang dalam produk baru pada tahun 2025,” katanya.

Sinkevicius mengatakan Komisi telah menerima "relatif sedikit" permintaan untuk memberikan pengecualian atau perpanjangan aturan lingkungan UE karena krisis Covid-19. Tetapi beberapa negara menghadapi kesulitan memenuhi target daur ulang, bahkan sebelum pandemi.

UE akan melarang beberapa plastik sekali pakai tahun 2021. Pada Juli, para pemimpin UE setuju untuk memperkenalkan pajak seluruh blok pada limbah kemasan plastik yang tidak dapat didaur ulang. Pajak ini dipungut untuk membantu mengumpulkan dana bagi pemulihan Eropa dari kekacauan ekonomi yang ditimbulkan oleh virus corona.

Sinkevicius mengatakan dana pemulihan virus corona 750 miliar euro (US$ 881 miliar) dari Uni Eropa dapat membantu mendukung sektor daur ulang.

“Jika tidak ada pemulihan cepat yang datang dari UE dan otoritas negara anggota, mencapai target daur ulang UE berada dalam bahaya. Harga minyak yang rendah akan tetap bersama kami selama lebih dari beberapa bulan, sehingga memengaruhi lebih jauh bisnis daur ulang. Oleh karena itu, memisahkan harga plastik fosil dari plastik daur ulang adalah suatu keharusan,” kata Direktur Pelaksana Plastik Eropa Antonino Furfari kepada Reuters.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Corona Jadi Lahan Basah Korupsi di Afrika

Sejumlah perusahaan dan individu di Afrika dituduh meraup keuntungan selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Tepat HUT Ke-75 RI, Aplikasi Batik Digital Diluncurkan di Swiss

iWareBatik diluncurkan dalam bentuk laman iwarebatik.org dan aplikasi ponsel pintar.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Adik Presiden AS Robert Trump Meninggal

Robert Trump, yang berusia 71 adalah eksekutif bisnis dan pengembang real estate.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Modi: India Akan Produksi Massal Vaksin Covid-19

Sebanyak tiga vaksin virus corona sedang diuji di India.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Rusia Produksi Paket Pertama Vaksin Covid-19

Rusia telah memproduksi paket pertama Sputnik V atau vaksin baru untuk Covid-19.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Kasus Covid-19 3.000 Sehari, Prancis Wajibkan Masker di Tempat Kerja

Kenaikan kasus Covid-19 mendorong Inggris memberlakukan karantina 14 hari bagi orang-orang yang datang dari Prancis.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Presiden Bolsonaro Tidak Sepenuhnya Salah atas Kematian Akibat Covid-19 di Brasil

Hingga Jumat, Brasil memiliki 106.523 kematian dan 3.275.520 kasus Covid-19.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Bagaimana Presiden Amerika Dipilih? Ini Panduan Mudahnya

Belum tentu calon presiden yang mendapat suara terbanyak nasional otomatis menjadi pemenang.

DUNIA | 16 Agustus 2020

Vietnam Akan Beli Vaksin Covid-19 dari Rusia

Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan akan membeli vaksin Covid-19 buatan Rusia.

DUNIA | 15 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Tertinggi dalam 2 Bulan, Inggris Berlakukan Karantina

Kasus harian di atas 1.000 tercatat lima hari dalam enam hari terakhir.

DUNIA | 15 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS