Presiden Afganistan Minta Pengiriman Bantuan Dipercepat
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

122 Tewas Akibat Banjir Bandang

Presiden Afganistan Minta Pengiriman Bantuan Dipercepat

Jumat, 28 Agustus 2020 | 10:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / YS

Kabul, Beritasatu.com - Presiden Afganistan Ashraf Ghani memerintahkan jajarannya untuk segera mengirim bantuan ke Parwan dan provinsi lainnya untuk membantu korban banjir bandang. Ghani juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Banjir besar di Afganistan utara dan timur telah menewaskan sedikitnya 122 orang dan melukai 250 orang, saat banjir bandang melanda sebagian besar kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan. Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (27/8/2020), banjir juga menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di sebelah utara, Kabul.

"Situasinya sangat suram, skala kerugiannya intens. Banyak orang masih hilang,” kata Ahmad Tamim Azimi, juru bicara Kementerian Manajemen Bencana.

Wahida Shahkar, juru bicara provinsi Parwan, mengatakan jumlah korban mungkin meningkat karena tim penyelamat bekerja untuk menemukan orang yang terkubur di bawah rumah yang hancur.

Kementerian Manajemen Bencana menyatakan banyak anak di antara yang tewas di Charikar, yang dilanda hujan lebat semalam.

Ahmad Jan, seorang warga desa Shahrak-Malimin di provinsi Parwan, mengatakan kebanyakan orang masih terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka.

“Lebih dari 50 rumah di wilayahnya rusak total. Tidak tahu berapa banyak yang meninggal tetapi kebanyakan orang berada di bawah atap rumah mereka. Saat itu masih dini hari, sehingga sebagian besar orang sedang tidur. Tim penyelamat membantu mengambil jenazah dan luka-luka,” papar Jan.

Polisi dan tim penyelamat telah dikerahkan di tengah bencana terburuk yang melanda Parwan.

“Saat itu, dini hari ketika banjir melanda daerah kami. Kebanyakan orang tertidur. Banyak orang yang meninggal termasuk perempuan dan anak-anak. Petugas mengatakan 50-60 orang tewas tapi lebih banyak dari itu,” ujar Ismatullah, warga Dasht distrik -e-Opyan di Parwan.

Menurut Azimi, kementerian telah memperingatkan penduduk tentang kemungkinan banjir di wilayah tersebut dengan peringatan media sosial pada Selasa malam.

“Ratusan hektare lahan pertanian telah hancur, dengan hujan lebat memusnahkan semua tanaman di provinsi timur Nuristan. Rumah dan jalan hancur di provinsi Kapisa, Panjshir dan Paktia,” paparnya.



Sumber:Reuters/Aljazeera


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gaza Perpanjang Penguncian

Infeksi baru itu menambah kekhawatiran bagi organisasi kesehatan lokal dan internasional tentang beban kemiskinan yang berpotensi menjadi bencana di Gaza.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Korsel Minta Pelaku Usaha Tetap Izinkan Karyawan Kerja di Rumah

"Harap lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap faktor risiko di tempat kerja, di mana lingkungan kerja sangat rentan terhadap infeksi."

DUNIA | 28 Agustus 2020

Infeksi Menyebar ke Suku Terpencil India

Penularan virus corona di India juga telah sampai kepada masyarakat suku terpencil di kepulauan Andaman.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Mike Pence Terima Nominasi sebagai Cawapres Partai Republik

Mike Pence menerima nominasi sebagai Wakil Presiden AS untuk masa jabatan kedua dari partai Republik.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Militer Filipina Sebut Pengebom di Jolo Bukan WNI

Militer Filipina menyebut pelaku pemboman di Jolo bukanlah warga negara Indonesia (WNI).

DUNIA | 28 Agustus 2020

Teroris Penembakan Masjid Christchurch Divonis Penjara Seumur Hidup

Brenton Tarrant (29), pria pelaku penembakkan massal di dua masjid Christchurch, Selandia Baru, divonis hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Banjir Bandang di Afganistan, 122 Orang Tewas

Banjir besar di Afganistan utara dan timur telah menewaskan sedikitnya 122 orang dan melukai 250 orang, saat melanda sebagian besar kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Walmart Bergabung dengan Microsoft untuk Akuisisi TikTok

Kesepakatan itu akan membantu Walmart menjangkau pelanggan di seluruh saluran penjualan virtual dan fisik serta mengembangkan pasar online dan bisnis iklan.

DUNIA | 28 Agustus 2020

WHO: Anak Berperan Sebarkan Covid-19, tetapi Sekolah Bukan Kontributor Utama

Anak-anak berperan dalam penularan corona.

DUNIA | 28 Agustus 2020

Hari Terakhir Konvensi, 360 Anggota Partai Republik “Membelot” ke Biden

Mereka adalah para mantan staf yang pernah bekerja untuk George W Bush, John McCain, dan Mitt Romney.

DUNIA | 28 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS