Terpilih Jadi PM Jepang, Suga Hadapi Tantangan Berat
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Terpilih Jadi PM Jepang, Suga Hadapi Tantangan Berat

Kamis, 17 September 2020 | 04:03 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Tokyo, Beritasatu.com - Parlemen Jepang memilih Yoshihide Suga sebagai perdana menteri baru di negara itu, menggantikan Shinzo Abe yang sudah mundur karena alasan kesehatan.

Setelah menang di pemilihan ketua umum partai berkuasa awal pekan ini, pada pemungutan suara di parlemen, Rabu (16/9), mantan sekretaris kabinet ini mendapat posisi barunya, sebagai Perdana Menteri Jepang.

Sebagai PM Jepang, orang dekat Abe ini diharapkan melanjutkan kebijakan pendahulunya.

Pada Rabu pagi, Abe menghadiri rapat kabinet terakhirnya dan mengatakan kepada wartawan bahwa dia bangga atas pencapaiannya selama hampir delapan tahun berkuasa.

Suga menang mudah pada pemungutan suara di Diet, majelis rendah parlemen Jepang, dengan meraih 314 suara dari total 462 suara di parlemen.

Berkat koalisi yang dipimpin partai konservatif Partai Demokrat Liberat (LDP) dengan mayoritas kursi di parlemen, kemenangannya itu sudah diperkirakan sebelumnya.

Bersama kabinet barunya, Suda akan dilantik oleh kaisar dalam upacara resmi di Istana Kekaisaran Jepang.

Dalam jabatannya sebagai Kepala Sekretaris Kabinet, Suga menghabiskan nyaris delapan tahun menjadi tangan kanan PM Shinzo Abe.

Sekarang, Suga bersiap untuk menjalankan tugas tertinggi di negara itu, dengan garansi mayoritas suara di parlemen. Dia butuh mengkapitalisasi kemampuannya untuk membuat kesepakatan politik, termasuk pengetahuannya soal birokrasi Jepang yang sangat kompleks. Hal itu perlu untuk membantunya mengatasi tantangan berat negara.

“Tidak ada yang memiliki masa jabatan selama Suga,” ujar Direktur Pelaksana BowerGroup Asia di Tokyo Kiyoaki Aburaki kepada Al Jazeera.

Aburaki menambahkan, Suga mengetahui segalanya. Suga dinilai mengetahui cara kerja pemerintah. Dia tahu bagaimana membagi per bidang sebelum melakukan perubahan. “Itu adalah aset besar baginya,” katanya.

Putra petani stroberi berusia 71 tahun ini mengambil alih kepemimpinan saat ekonomi Jepang sudah bertahun-tahun mengalami stagnasi dan terus berjuang menangani persoalan besar yakni populasi kaum lanjut usia tertinggi di dunia, termasuk menghadapi hantaman pandemi Covid-19.

Beban kasus Jepang mungkin jauh lebih kecil ketimbang banyak negara lainnya. Namun, perekonomian negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu menyusut 27,8% sepanjang April hingga Juni jika dibandingkan kuartal sebelumnya.

Penurunan itu merupakan sebuah rekor yang pernah terjadi di Jepang. Diperkirakan, hal itu akibat kebijakan penguncian terkait pandemi yang baru dilonggarkan pada akhir Mei.



Sumber:Aljazeera/BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

India Beli Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Rusia

India menyepakati untuk membeli ratusan juta dosis vaksin Covid-19 Sputnik-V dari Rusia.

DUNIA | 16 September 2020

Seni dan Budaya Indonesia Bakal Hadir di Museum Moskwa

Museum Moskwa adalah salah satu museum tertua di Moskwa yang didirikan pada 1896 atau 124 tahun yang lalu.

DUNIA | 16 September 2020

Yoshihide Suga Terpilih sebagai PM Jepang yang Baru

Yoshihide Suga, pemimpin baru Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang, terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru.

DUNIA | 16 September 2020

Taiwan Berkomitmen Lindungi ABK Asal Indonesia

Saat ini, Taiwan meregistrasi 12.983 orang ABK asal Indonesia, dua pertiga direkrut agen di negara ketiga. Cara ini sangat rapuh terhadap praktik eksploitasi.

DUNIA | 16 September 2020

Penjualan Ritel Naik, Pemulihan Ekonomi Tiongkok Makin Nyata

Tiongkok adalah satu-satunya negara yang menurut IMF akan mencatat pertumbuhan ekonomi tahun ini.

DUNIA | 16 September 2020

WTO: Tarif AS Atas Produk Tiongkok Langgar Aturan

Tiongkok saat ini juga menerapkan tarif atas barang-barang dari AS, tetapi Amerika tidak mengajukan gugatan resmi.

DUNIA | 16 September 2020

UEA Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok untuk Kondisi Darurat

Sebanyak 31.000 relawan telah berpartisipasi dalam uji klinis vaksin, termasuk 1.000 partisipan dengan penyakit kronis.

DUNIA | 16 September 2020

Jika Diplomat AS Diserang Iran, Trump Balas 1.000 Kali

Presiden AS Donald Trump pada Senin (14/9) berjanji bahwa setiap serangan Iran akan ditanggapi dengan balasan "1.000 kali lebih besar".

DUNIA | 15 September 2020

PBB: 500.000 Orang Terkena Dampak Banjir di Sudan Selatan

Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan pada Senin (14/9) bahwa sekitar 500.000 orang telah terkena dampak banjir di seluruh Sudan Selatan.

DUNIA | 15 September 2020

Urung Jual Bisnis di AS, TikTok Harap Trump Restui Kesepakatan Gandeng Oracle

Proposal yang dikirim ByteDance dan Oracle ke pemerintah AS akan membuat TikTok tetap di bawah kendali operasional ByteDance.

DUNIA | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS