Trump Janjikan Sebar Vaksin 3-4 Pekan Lagi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Trump Janjikan Sebar Vaksin 3-4 Pekan Lagi

Kamis, 17 September 2020 | 04:35 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Washington, Beritasatu.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan, pihaknya memiliki vaksin untuk melawan virus corona yang mematikan dalam tiga atau empat pekan lagi. Ia menggarisbawahi prediksi yang dibuat oleh pejabat kesehatan masyarakat AS dan Pfizer Inc awal bulan ini.

Trump, saat berbicara di balai kota yang diselenggarakan oleh ABC News di Philadelphia, membela langkah penanganannya terhadap krisis virus corona. Ia mengatakan, vaksin siap untuk didistribusikan.

“Kami sangat dekat dengan hadirnya vaksin. Jika Anda ingin mengetahui kebenarannya, pemerintah sebelumnya mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan vaksin karena melalui FDA dan semua persetujuan. Dan kami dalam beberapa pekan telah memperolehnya, Anda tahu bisa jadi tiga minggu, atau empat minggu,” tutur Trump pada Selasa (15/9/2020).

Sementara itu, Tiongkok akan menginokulasi puluhan ribu warganya dengan vaksin virus corona eksperimental. Hal itu menarik minat internasional terkait pengembangannya. Meskipun sejumlah ahli tetap mengkhawatirkan keamanan vaksi tersebut yang belum menuntaskan pengujian standar.

Tiongkok meluncurkan program penggunaan darurat vaksin pada Juli. Mereka menawarkan tiga suntikan eksperimental yang dikembangkan oleh satu unit perusahaan farmasi raksasa, China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di AS.

Vaksin Covid-19 keempat yang sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics telah disetujui untuk digunakan oleh militer Tiongkok pada Juni.

Vaksin juga menarik perhatian dalam pergolakan global oleh pemerintah untuk mengamankan pasokan. Itu berpotensi membantu mengubah peran Tiongkok dalam pandemi.

Hingga saat ini, Beijing belum merilis data resmi tentang serapan pengguna vaksi di kelompok sasaran domestik yang meliputi pekerja medis, pekerja transportasi, dan pedagang di pasar makanan.

Namun, China National Biotec Group (CNBG), unit Sinopharm yang mengembangkan dua vaksin untuk penggunaan darurat, serta Sinovac telah mengkonfirmasi bahwa setidaknya puluhan ribu orang telah diinokulasi.

Selain itu, CNBG menyatakan telah memberikan ratusan ribu dosis, salah satu vaksinnya mengharuskan seseorang menerima dua atau tiga suntikan untuk diinokulasi.



Sumber:CNA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jepang Siapkan Rp 2,45 Triliun untuk Program Vaksin WHO

Dana yang disiapkan Jepang itu merupakan bagian dari cadangan sebesar 1,64 triliun yen yang dicadangkan untuk kesiapan pemerintah menghadapi pandemi.

DUNIA | 17 September 2020

Bahrain dan Israel Siap Kerja Sama Telekomunikasi

Penandatanganan kesepakatan bernama Persetujuan Abraham (Abraham Accords) itu memicu kecaman dari warga Palestina.

DUNIA | 17 September 2020

Yoshihide Suga, PM Jepang yang Tak Terduga

Malah, hanya sedikit yang menduga Suga sebagai pengganti Shinzo Abe.

DUNIA | 17 September 2020

PM Suga Perlu Redakan Konflik AS dan Tiongkok

“Suga akan melanjutkan kebijakan ekonomi Abe sehingga tidak ada dampak jangka pendek terhadap pasar."

DUNIA | 17 September 2020

Terpilih Jadi PM Jepang, Suga Hadapi Tantangan Berat

Perekonomian negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu menyusut 27,8% sepanjang April hingga Juni jika dibandingkan kuartal sebelumnya.

DUNIA | 17 September 2020

India Beli Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Rusia

India menyepakati untuk membeli ratusan juta dosis vaksin Covid-19 Sputnik-V dari Rusia.

DUNIA | 16 September 2020

Seni dan Budaya Indonesia Bakal Hadir di Museum Moskwa

Museum Moskwa adalah salah satu museum tertua di Moskwa yang didirikan pada 1896 atau 124 tahun yang lalu.

DUNIA | 16 September 2020

Yoshihide Suga Terpilih sebagai PM Jepang yang Baru

Yoshihide Suga, pemimpin baru Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang, terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru.

DUNIA | 16 September 2020

Taiwan Berkomitmen Lindungi ABK Asal Indonesia

Saat ini, Taiwan meregistrasi 12.983 orang ABK asal Indonesia, dua pertiga direkrut agen di negara ketiga. Cara ini sangat rapuh terhadap praktik eksploitasi.

DUNIA | 16 September 2020

Penjualan Ritel Naik, Pemulihan Ekonomi Tiongkok Makin Nyata

Tiongkok adalah satu-satunya negara yang menurut IMF akan mencatat pertumbuhan ekonomi tahun ini.

DUNIA | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS