PM Lebanon Mundur karena Penolakan Partai Kubu Syiah
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

PM Lebanon Mundur karena Penolakan Partai Kubu Syiah

Senin, 28 September 2020 | 09:45 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Beirut, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Lebanon Mustapha Adib mengumumkan pengunduran dirinya setelah upayanya membentuk kabinet non-partisan mengalami masalah. Terutama mengenai siapa yang akan menjalankan jabatan menteri keuangan. Demikian dilansir Aljazeera, Minggu (27/9/2020).

Disebutkan, Adib mengaku mundur dari "tugas membentuk pemerintah" setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Michel Aoun.

Adib adalah mantan duta besar Lebanon untuk Berlin. Ia dipilih sebagai PM Lebanon pada 31 Agustus untuk membentuk kabinet setelah pemerintah terakhir yang dipimpin oleh Hassan Diab. Sebelumnya, Diab mengundurkan diri setelah ledakan pelabuhan Beirut pada 4 Agustus yang menewaskan sekitar 200 orang dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Para pemimpin Syiah takut diabaikan karena Adib adalah seorang Muslim Sunni. Beberapa politisi mengatakan, Adib berusaha melakukan terobosan untuk penunjukan kementerian. Padahal, posisi menteri selama bertahun-tahun telah dikendalikan oleh faksi yang sama.

Pengunduran diri Adib terjadi beberapa hari setelah Presiden Aoun kepada wartawan mengatakan bahwa Lebanon akan “masuk neraka” jika pemerintah baru tidak segera dibentuk.

Langkah Adib itu merupakan pukulan telak bagi upaya Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memecahkan kebuntuan politik saat Lebanon menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak perang saudara 1975-1990.

Al Jazeera melaporkan, “partai politik yang berbeda (telah) berjanji kepada Macron bahwa pemerintah yang baru akan ada pada pertengahan September.”

“Partai Syiah, Hizbullah dan Amal, sangat gigih dan bersikeras menginginkan portofolio menteri keuangan. Mereka bilang itu milik kelompok mereka,” katanya.

Dilaporkan, Adib “mencoba menciptakan pemerintahan yang profesional, untuk menangani krisis ekonomi dan keuangan yang mengerikan di negara itu.”

Namun, Adib menghadapi hambatan besar dalam sistem pemerintahan berbasis sektarian di Lebanon.

Pekan lalu, Aoun memperingatkan bahwa tidak ada solusi yang jelas untuk mengurai kemacetan politik yang telah mencegah pembentukan pemerintahan baru.



Sumber:Aljazeera/CNA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Terungkap, 10-15 Tahun Terakhir Trump Tidak Bayar Pajak Penghasilan

Trump telah melanggar tradisi kepresidenan dengan menolak merilis keuangannya.

DUNIA | 28 September 2020

Pengadilan AS Batalkan Perintah Blokir TikTok

TikTok tadinya akan diblokir di AS mulai Senin karena divestasi mereka belum juga selesai.

DUNIA | 28 September 2020

New York Times: Berutang Ratusan Juta Dolar, Trump Cuma Bayar Pajak Secuil

Donald Trump hanya membayar pajak US$ 750 (Rp 11 juta) pada tahun 2016 dan US$ 750 pada tahun berikutnya

DUNIA | 28 September 2020

Ribuan Warga London Demo Tolak Pembatasan Baru Covid-19

Mereka mengatakan bahwa reaksi pemerintah terhadap Covid dengan menerapkan pembatasan sosial adalah berlebihan, mengekang hak asasi dan kebebasan berpendapat.

DUNIA | 28 September 2020

Jumlah Kematian Global Akibat Covid-19 Tembus 1 Juta

Jumlah kematian global akibat Covid-19, yang muncul kurang dari setahun di Tiongkok dan telah melanda seluruh dunia, melampaui satu juta pada Minggu (27/9).

DUNIA | 28 September 2020

PM Togo Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Togo Komi Selom Klassou dan pemerintahnya telah mengundurkan diri dalam perombakan politik yang diperkirakan tertunda oleh pandemi virus corona.

DUNIA | 27 September 2020

WHO: Kematian Global Bisa 2 Juta Orang Sebelum Tersedia Vaksin

WHO memperingatkan jumlah kasus kematian global akibat Covid-19 bisa naik dua kali lipat menjadi 2 juta orang sebelum tersedia vaksin.

DUNIA | 27 September 2020

PM Adib Mundur, Krisis Lebanon Makin Dalam

Lebanon kehilangan perdana menteri ketiganya dalam delapan bulan terakhir setelah pada Sabtu (25/9), Mustapha Adib mengundurkan diri.

DUNIA | 27 September 2020

Tiongkok Punya MRT Berkecepatan 160 Km Per Jam

MRT tersebut bakal melayani penumpang di line 18 dan 22 Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan, pada Oktober.

DUNIA | 27 September 2020

Arab Saudi Akan Buka Kembali Visa Turis pada Awal 2021

Pariwisata merupakan pilar utama strategi reformasi ambisius Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak.

DUNIA | 27 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS