WHO: 120 Juta Tes Covid Akan Disalurkan untuk Negara Miskin
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

WHO: 120 Juta Tes Covid Akan Disalurkan untuk Negara Miskin

Selasa, 29 September 2020 | 17:12 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

London, Beritasatu.com - Sekitar 120 juta tes diagnostik cepat untuk virus corona akan disalurkan untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan harga tiap tes maksimal hanya US$ 5 atau sekitar Rp 75.000. Demikian keterangan resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (28/9/2020).

Disebutkan, ketersediaan pengujian cepat yang lebih luas, andal, dan murah akan membantu 133 negara untuk melacak infeksi dan menekan penyebaran. Hal itu juga untuk menutup kesenjangan dengan negara kaya.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, perusahaan Abbott dan SD Biosensor telah sepakat dengan Bill & Melinda Gates Foundation untuk “membuat 120 juta tes diagnostik cepat Covid-19 yang baru, sangat portabel, dan mudah digunakan. Alat tes ini tersedia selama periode enam bulan.”

Dalam konferensi pers di Jenewa, Ghebreyesus mengatakan, harga tes itu saat ini maksimal US$ 5, namun diharapkan harga itu bisa turun.

“Ini akan memungkinkan perluasan pengujian, terutama di daerah yang sulit dijangkau yang tidak memiliki fasilitas laboratorium atau petugas kesehatan yang terlatih untuk melakukan pengujian,” kata Tedros.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan tambahan penting untuk meningkatkan kapasitas pengujian, terutama di area dengan transmisi tinggi.

Sementara itu, Catharina Boehme, kepala eksekutif Foundation for Innovative New Diagnostics (FIND), organisasi nirlaba berbasis di Jenewa yang ikut proyek itu mengatakan, kesepakatan tersebut merupakan “tonggak penting” karena melihat perlunya peningkatan pengujian di negara-negara miskin.

“Ini garis pertahanan pertama kami, penting bagi negara-negara untuk melacak dan melakukan isolasi guna menghentikan penyebaran virus dan untuk memastikan bahwa kami tidak pergi secara buta,” katanya.

Ia menambahkan, “Kami sekarang memiliki dua tes berkualitas tinggi, sebagai yang pertama dalam rangkaian tes yang tengah dikembangkan dan dinilai WHO untuk penggunaan darurat,” katanya.



Sumber:CNA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekjen PBB Minta Armenia dan Azerbaijan Lakukan Gencatan Senjata

Sekjen PBB sudah berbicara dengan Presiden Republik Azerbaijan Ilham Aliyev dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan.

DUNIA | 29 September 2020

Laporan Pajak Trump Bisa Jadi Amunisi Biden untuk Debat Capres

The Times melaporkan Trump ternyata hanya membayar US$ 750 (Rp 11,1 juta) untuk pajak pendapatan federal pada 2016 dan 2017 saat terpilih sebagai presiden.

DUNIA | 29 September 2020

Jika Pemenang Debat Capres AS Jelas, Pergerakan Pasar Besar

Analis mengatakan ada lebih banyak yang dipertaruhkan untuk pasar pada Selasa (29/9) ketika Presiden Donald Trump memperdebatkan mantan wakil presiden Joe Biden daripada di kebanyakan debat presiden lainnya.

DUNIA | 29 September 2020

Debat Perdana Trump dan Biden Bahas 6 Topik

Dalam perdebatan yang dipandu moderator Chris Wallace, yaitu pembawa acara Fox News Sunday, akan diangkat enam topik.

DUNIA | 29 September 2020

Infeksi Covid-19 pada Remaja AS Hampir Dua Kali Lipat Dibandingkan Anak

Penting bagi sekolah dan komunitas untuk memantau berbagai indikator Covid-19 pada anak usia sekolah dan strategi pencegahan berlapis.

DUNIA | 29 September 2020

Trump Mengaku Sudah Bayar Pajak

Presiden AS Donald Trump mengaku pada Senin (28/9),sudah membayar jutaan dolar dalam bentuk pajak setelah tuduhan surat kabar New York Times.

DUNIA | 29 September 2020

Pence: Kasus Covid-19 di AS Diperkirakan Melonjak Tajam ke Depan

Tingkat tes Covid-19 meningkat di 10 negara bagian di Midwest dan Barat.

DUNIA | 29 September 2020

Kasus Korupsi, Pemimpin Oposisi Pakistan Ditangkap

Pihak berwenang Pakistan telah menangkap Shehbaz Sharif, pemimpin oposisi dan presiden partai oposisi utama negara itu, atas tuduhan korupsi.

DUNIA | 28 September 2020

Kasus Covid-19 Belanda Cetak Rekor Harian

Jumlah kasus infeksi virus corona baru di Belanda mencapai rekor harian yakni 2.995 kasus. Angka tertinggi sebelumnya yakni 2.777 kasus.

DUNIA | 28 September 2020

Korsel Laporkan Kasus Covid-19 Terendah

Wabah corona telah mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Termasuk larangan makan malam di restoran.

DUNIA | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS